Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Elpiji Mulai Langka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
  • print Cetak

12 Kg Dijual Rp130 Ribu

PALUTA- Dua pekan terakhir, warga Gunung Tua, Padang Bolak, Paluta mengeluhkan stok gas elpiji ukuran 12 kilogram (kg) yang mengalami kelangkaan. Jikapun ada, harganya mencapai Rp130.00 per kg.
Biasanya gas elpiji tabung 12 kg dijual dengan harga Rp85.000, tapi karna keberadaannya langka, harganya mencapai Rp100.000 hingga Rp130.000 per tabung. Warga terpaksa membeli gas 3 kg yang harganya lebih murah.
Tina Siregar (25), warga Gunung Tua, mengaku kaget meningkatnya harga Gas Elpiji berukuran 12 kg, dirinya harus membayar sedikitnya Rp100.000 per tabung “ Saya sudah keliling Kota Gunung Tua untuk mencari gas ukuran 12 kg, namun semua stok di agen kosong dan bahkan tabung kosong menumpuk di setiap agen. Jikapun ada didapat, harganya melambung tinggi,” ujarnya kepada METRO, Senin (30/1).
Ibu satu anak ini menyebutkan, dirinya kesulitan mendapatkan gas 12 kg yang biasa digunakan untuk keperluan memasak, dan saat ini dia terpaksa menggunakan gas elpiji 3 kg untuk sementara waktu menjelang mendapat gas tersebut.
“Dari kemarin gas di rumah saya sudah kosong dan saya kesulitan untuk mengisi tabung gas yang sudah kosong serta kebetulan sekali tabung gas yang saya gunakan adalah tabung gas yang berukuran 12 kg, terpaksalah beralih ke ukuran 3 kg,” sebutnya.
Senada juga diungkapkan, Indah Harahap (34), ibu rumah tangga di Jalan Merdeka Gunung Tua ini mengeluhkan hal itu. Akibat sulit mendapatkan gas elpiji, ia mengaku terpaksa beralih menggunakan kayu bakar.
“Memang memasak pakai gas gampang dan mudah didapat. Tapi sekarang sulit didapat dan haganyapun sudah mahal. Terpaksalah kembali beralih kami ke kayu bakar,” ungkapnya.
Beberapa toko yang menjual gas elpiji juga mengeluhkan atas kelangkaan gas elpiji 12 kg tersebut. Sebut saja H Hasibuan (34). Menurutnya, kelangkaan gas elpiji 12 kg ini sudah terjadi sepekan terakhir ini, sehingga ia tidak lagi menjual gas elpiji ukuran 12 kg karena pasokan tidak ada lagi.
“Kalaupun ada, harganya terpaksa kami naikkan karena kami tidak mencari di Pertamina (SPBU), tetapi mengumpulkan juga dari pada pedagang di Medan, yang mau kami beli gasnya,” terangnya.
Ia mengaku para pedagang terpaksa menjual dengan harga yang lebih mahal Rp100.000 hingga Rp140.000 per tabung ukuran 12 kg. ‘Sekarang kami terpaksa tidak menjual gas elpiji 12 kg karena mahal dan menunggu saja mudah-mudahan bulan Februari nanti (harga) sudah bisa normal. Jika kelangkaan gas ini jika tidak segera diantisipasi harga jualnya akan naik dan bahkan naiknya akan sangat drastis,” pungkasnya mengairi. (thg/mer.metrotbagasel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pejabat di Pemkab Mandailing Natal (Madina) tidak perlu terlalu sering ke Jakarta untuk setorkan muka kepada Bupati Madina Hidayat Batubara yang saat ini menjadi tahanan KPK di rutan Guntur. “Pejabat Madina harus loyal kepada Madina, bukan loyal kepada individual. Terlalu seringnya pejabat Madina setor muka kepada Bupati Madina maka dikhawatirkan […]

  • PENDIDIKAN YANG MERAKYAT

    PENDIDIKAN YANG MERAKYAT

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Refleksi Hari Pendidikan Nasional)   Oleh:  Abdul Mujib Nasution Dosen STAIM dan IAIN Padang Sidimpuan   Willem Iskandar, tokoh pendidikan berskala nasional jauh sebelum Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa, beliau sudah mendirikan lembaga pendidikan untuk menghasilkan guru yang berbasis kerakyatan di tahun 1862. Selain seorang seniman, penulis dan tokoh publik pada masa itu, […]

  • 2011, Sumut Target Dirikan SMK Internasional

    2011, Sumut Target Dirikan SMK Internasional

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Dinas Pendidikan Sumatera Utara memasang target untuk mendirikan SMK bertaraf internasional, pada 2011 mendatang. Kalau hal ini diamini, maka Sumut merupakan daerah pertama yang akan memiliki SMK bertaraf internasional di Indonesia. Untuk realisasi hal itu, Kabid Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi Disdik Sumut Ilyas S Sitorus, mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu SK Gubernur. […]

  • Wakil Bupati Madina : Kopi Mandailing Masih Seribuan Hektar

    Wakil Bupati Madina : Kopi Mandailing Masih Seribuan Hektar

    • calendar_month Jumat, 27 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandailing Natal sebagai titik pusat Mandheling Coffe saat ini belum memiliki kebun kopi yang luas. Kondisi itu berdampak pada mandegnya upaya ekspor Kopi Mandailing dari Madina. Sebab, kerjasama ekspor terkendala dengan kuota yang diminta pihak importir. “Saat ini kita belum punya kebun yang luas, idealnya di Mandailing Natal ini kebun […]

  • Sungai Barumun dan Sosa Meluap, Ratusan Rumah Terendam

    Sungai Barumun dan Sosa Meluap, Ratusan Rumah Terendam

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Dua sungai besar di Palas yaitu sungai Barumun dan Sosa, serta sungai kecil sungai Galanggang, sungai Sihoping meluap secara bersamaan Kamis malam (14/2) sekitar pukul 23.00 WIB. Akibatnya, ratusan rumah di sekitar aliran sungai terendam. Pantauan wartawan Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB, pasca hujan turun deras yang mengguyur Palas sekitar 3 […]

  • Tujuh Pejabat Pemkab Madina Dilantik

    Tujuh Pejabat Pemkab Madina Dilantik

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 7 pejabat eselon III Pemkab Mandailing Natal (Madina) dilantik, Rabu (3/11/2021). Pelantikan dilakukan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution di aula setdakab Madina. Tujuh pejabat itu, Parmonangan Hutasuhut, ST,MM dilantik untuk jabatan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Arbiuddin Syhaputra Hakim Harahap SSTP,MM (Sekretaris Dinas Pendidikan);  Rahmad Daulay, ST […]

expand_less