Selasa, 18 Agu 2026
light_mode

Ketua Satma PP Madina Kecam Arogansi Polisi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan,
Tindakan refresif aparat Polres Mandailing Natal (Madina) terhadap Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Madina Tan Gozali yang juga Ketua Satma PP Madina pada saat unjuk rasa di Kantor Bupati Madina, Selasa (12/10/2010) lalu, akan dilaporkan ke Prompam Polda Sumatera Utara dan Mabes Polri.

Tindakan refresif yang dilakukan aparat kepolisian terhadap Tan Gozali saat melakukan demo di depan Kantor Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Madina, dianggap Tan Gozali sebagai bentuk kekerasan dan sudah melanggar hak-hak demokrasi.

“Saya mengutuk keras sikap Polisi Madina yang terlalu arogan menghadapi pendemo, padahal kami tidak ada niat untuk membuat keribuatan kalau tidak ada orang yang memancing keributan,” ujar Tan Gozali kepada wartawan di Panyabungan, Jumat (15/10/2010).

Jelas Tan, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Madina berdemo bukan untuk berhadapan dengan polisi, melainkan untuk menyampaikan aspirasi guna menegakkan keadilan dan penjelasan dari Pemkab Madina tentang defisit kas daerah yang cukup beser.

“Namun sikap Polisi Madina yang terlalu arogan sampai-sampai menodongkan senjata laras panjang kepada saya, sehingga membuat massa pendemo marah,” paparnya.

Saat melakukan orasi di daerah Perkantoran Bupati tepatnya di depan Kantor Dinas Keuangan dan Aset Daerah, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Madina mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari aparat Polres Madina. Peristiwa kekerasan tersebut dapat dilihat dari tendangan kaki dari beberapa anggota aparat Polres Madina.

“Padahal kita yang berdemo sudah sesuai dengan prosudur yang ada, mana mungkin kami melakukan tindakan anarkis, jadi kami menilai polisilah yang memancing kami membuat anarkis. Tindakan Polres Madina itu sudah melanggar dan mengangkangi hak-hak demokrasi, apalagi seharusnya dalam unjuk rasa aparat keamanan tidak dibolehkan membawa senjata api dan sejenisnya,” terangnya.

Hal senada dikatakan Koordinator Lapangan Khoirul Nasri Nasution dan Ahmad Iswadi Batubara. Mereka mengutuk keras tindakan aparat Polres Madina pada saat Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina melakukan aksi unjuk rasa.

Padahal tujuan mereka melakukan aksi unjuk rasa atau demo tersebut untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. “Kami bukan separatis maupun teroris,” ungkap Khoirul. (BS-026)
sumber:beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Kejar Target Vaksinasi, Ketua DPRD: Kita Siap Dukung

    Pemkab Madina Kejar Target Vaksinasi, Ketua DPRD: Kita Siap Dukung

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) sedang berlomba dengan waktu untuk mencapai target minimal vaksinasi agar keluar dari PPKM level 4. Imbauan vaksinasi pun digalakkan. Tak mau ketinggalan, DPRD Madina pun turut serta menyukseskan target tersebut. Selain mengajak dan mengimbau masyarakat agar mengikuti vaksinasi, kalangan internal DPRD pun menggelar vaksinasi. Ketua […]

  • Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Forum NGO lingkungan se-Kabupaten Mandailing Natal menilai laporan SLP Conservation International Indonesia tak masuk akal. Forum NGO lingkungan di Madina menilai bahwa laporan Conservation International Indonesia (CII) yang mengklaim sebanyak 4.700 petani Madina mendapatkan manfaat ekonomi dari peningkatan praktik-praktik pertanian yang dilakukan dalam program Sustainable Landscapes Partnership (SLP) CII. “Mereka membuat laporan […]

  • Tak Sediakan Plasma Untuk Rakyat, Pemkab Harus Tuntut PT.Palmaris ke Ranah Hukum

    Tak Sediakan Plasma Untuk Rakyat, Pemkab Harus Tuntut PT.Palmaris ke Ranah Hukum

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Hak-Hak Warga Selama Ini Tidak Diberikan, Malah Mereka Harus Dipenjara” PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina didesak menuntut PT. Palmaris ke jalur hukum karena perusahaan itu tidak melaksanakan kewajiban kebun plasma untuk rakyat Batahan I. Desakan itu diutarakan Ketua KNPI Mandailing Natal (Madina) Onggara Lubis didampingi ketua MPI KNPI Madina, Panisean di sekretariat KNPI Madina, […]

  • Memaknai Sumpah Pemuda. Ini Kata Cabup Madina Harun Mustafa Nasution

    Memaknai Sumpah Pemuda. Ini Kata Cabup Madina Harun Mustafa Nasution

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina ( Mandailing Online) : memaknai Peringatan hari Sumpah Pemuda tahun 2024 bagi Calon Bupati Madina nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution adalah momen dimana pemuda harus mampu berkontribusi untuk pembangunan daerah. Oleh karena itu, untuk memaknai Sumpah Pemuda di era milenial yang serba digital ini, generasi muda menjadi ujung tombak. Tantangan yang dihadapi pemuda […]

  • Anggota DPRD Madina Dapil I

    Anggota DPRD Madina Dapil I

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Nama Lengkap                : M. DAUD LUBIS Tempat/ Tgl Lahir/Umur   : Tambangan Pasoman, 08 Januari 1963/50 Tahun Jenis Kelamin                    : Laki-laki Agama                              : Islam Status […]

  • Dua Pejabat PU Madina Ditangkap

    Dua Pejabat PU Madina Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Dua pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditangkap Polres Madina, Rabu petang (20/5). Kedua pejabat yang ditangkap itu masing-masing SF dan ZN. Keduanya diduga melakuan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan gedung dan aula sekretariat daerah Madina Tahun Anggaran 2012. Kapolres Madina AKBP Andry Setiawan, melalui kasat Reskrim […]

expand_less