Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

DPRD Madina Minta Audit Investigatif Defisit Keuangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
  • print Cetak

Panyabungan. Enam fraksi di DPRD Mandailing Natal (Madina) mengusulkan dilakukan audit investigatif oleh BPK terkait terjadinya defisit keuangan pemkab tahun anggaran 2010. Hal tersebut disampaikan dalam pandangan fraksi-fraksi pada sidang paripurna pengesahaan Perubahan APBD 2010 yang dipimpin Ketua DPRD As Imran Khatamy Daulay SH dan dihadiri Pj Bupati Aspan Sopian Batubara, di gedung dewan, Panyabungan, Senin (8/11).
Fraksi mengatakan, audit ini untuk membongkar bagaimana sampai terjadi defisit anggaran hingga mencapai Rp 43 miliar. Apalagi, pihak pemkab selama ini terkesan menutup-nutupi penyebab defisit. Selain itu, juga bertujuan untuk mewujudkan asas transparansi dan bertanggung jawab.

Fraksi Demokrat lewat juru bicaranya Rahmat Risky mengatakan, langkah-langkah yang diambil untuk menutupi defisit anggaran ini harus tetap mengacu pada pasal 57 ayat 7 Permendagri No 13/ 2006.

Dalam peraturan itu disebutkan bahwa defisit anggaran hanya dapat ditutupi dengan dana yang bersumber dari Silpa (sisa lebih penggunaan anggaran), pencairan dana cadangan, hasil penjualan kekayaan yang dipisahkan, penerimaan pinjaman atau penerimaan piutang.

“Kami tegaskan bahwa penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan tidak dapat disamakan dengan penjualan asset daerah sebagaimana langkah yang ditawarkan oleh Pemkab Madina,” ungkap Rizky.

Fraksi Demokrat menolak rencana Pemkab untuk menututpi defisit anggaran itu dengan mengambil dana dari anggaran biaya Pilkada dari KPUD dan pos-pos anggaran lainnya. Dana Pilkada merupakan alokasi belanja hibah yang digunakan dalam rangka pelaksanaan Pilkada sebagaimana agenda nasional di daerah.

“Dana Pilkada harus tetap pada posnya dan digunakan untuk memulai tahapan pemungutan suara ulang sesuai dengan amar putusan MK No,41/PHPU.D-VII/2010,” tandas Rizky.

Seluruh fraksi juga sepakat mengesahkan PAPBD 2010 dengan catatan harus dibentuk tim untuk melakukan audit investigatif guna mengetahu fakta apakah memang telah terjadi defisit atau memang ada anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Namun yang sangat disayangkan dari seluruh fraksi dalam pandangannya tidak ada satupun yang menyinggung tentang realisasi pengembalian anggaran berdasarkan rekomendasi BPK.

“Yang sangat kita sayangkan banyak anggaran yang belum dikembalikan ke kas daerah berdasarkan temuan dari BPK. Harusnya ini menjadi sorotan setiap fraksi guna mengetahui sejauh mana pengembaliannya atau merekomendasikan ke proses hukum,” kata Khoirullah Lubis, dari Front Komunitas Indonesia Satu ( FKI -1 ) Madina. (zamharir rangkuti)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Satpol PP Pemkot Binjai Membakar Kantornya Sendiri

    Ratusan Satpol PP Pemkot Binjai Membakar Kantornya Sendiri

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI : Ratusan petugas Satpol PP Pemkot Binjai mengamuk dan membakar kantornya sendiri di Jl Jambi, Kelurahan Rambung Timur, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Kamis sore, 10 Maret 2011. Aksi ini merupakan buntut kemarahan ratusan anggota Satpol PP akibat dipecat oleh Pemkot Binjai dengan alasan tidak mampu membayar gaji pegawai honorer dilingkungan […]

  • Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

    Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG : Wakil Bupati Agam, Sumatera Barat, Umar, terdakwa dugaan penyelewengan dana pemeliharaan jalan rutin tahunan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Agam tahun 2008 dituntut 2 tahun penjara. Tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardi dan Quarta, secara bergantian di Pengadilan Negeri Padang, Selasa, perbuatan terdakwa, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PU Agam, diancam dengan […]

  • Lagi, 3 Hektar Ladang Ganja Ditemukan

    Lagi, 3 Hektar Ladang Ganja Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga hektar ladang ganja kembali ditemukan di perbukitajn Panyabungan Timur, Mandailing Natal. Ladang itu ditemukan tim gabungan TNI dan Polres Madina dan FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri), Kamis (2/6/2016). Sehari sebelumnya, 37,5 hektar ladang ganja ditemukan di kawawan perbukitan Tor Sihite dan Tor Antarsa oleh pihak TNI yang […]

  • Poldasu Tahan 3 Pemilik SPBU di Madina, Labuhanbatu dan Nisel

    Poldasu Tahan 3 Pemilik SPBU di Madina, Labuhanbatu dan Nisel

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Polda Sumatera Utara menahan 3 pemilik SPBU di Sumut karena diduga kuat mempermainkan BBM jenis solar bersubsidi. Salah satunya SPBU di Mandailing Natal. Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengungkap hal itu saat mendampingi Menteri ESDM RI, Arifin Tasrif, meninjau salah satu SPBU di Medan Amplas, Kota Medan, […]

  • Pemkab Madina korupsi cetak sawah?

    Pemkab Madina korupsi cetak sawah?

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian dan Peternakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina diduga korupsi melalui anggaran program belanja cetak sawah pada Tahun Anggaran (TA) 2011 dan 2012. Ini merupakan sebuah bukti tidak profesionalnya kedua dinas tersebut. Pasalnya, sebagai pihak pengguna anggaran, kedua dinas itu sangat jelas mengabaikan program kesejahteraan rakyat. Kordinator Aliansi Mahasiswa Masyarakat Peduli […]

  • Pengukuhan Pengurus Dekranasda Jangan Hanya Seremonial dan Kamuflase

    Pengukuhan Pengurus Dekranasda Jangan Hanya Seremonial dan Kamuflase

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengukuhan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) periode 2021-2024 diharapkan bukan hanya sebatas seremonial dan kamuflase. Hal itu disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memberikan arahan pada acara pengukuhan Dekranasda di aula kantor Bupati Madina, Kamis (10/2). “Jangan hanya seremonial dan kamuflase. Saya harap Dekranasda […]

expand_less