Senin, 14 Sep 2026
light_mode

Rumput Laut Strategis sebagai Bahan Bakar Utama

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak


Jakarta. Komoditas rumput laut dinilai sangat strategis dijadikan sebagai bahan bakar nabati utama dan Indonesia harus menetapkan strategi penggunaan rumput laut sebagai bahan bakar nabati utama.
Kepala Pusat Data, Statistik dan Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Soen`an H Poernomo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat menyebutkan, rumput laut harus dijadikan prioritas antara lain karena bahan bakar fosil dipastikan akan habis.

Selain itu, tenaga surya terkena dampak perubahan iklim di wilayah tropis dengan semakin banyak hujan. Adapun bahan bakar biofuel dari tanaman darat, akan bersaing dengan program ketahanan pangan dan persaingan penggunaan lahan tanah dengan pemukiman.

“Di lain hal, negeri kita jelas merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki pantai terpanjang di dunia,” kata Soen`an.

Menurut dia, Indonesia dapat mencontoh strategi politik energi Korea Selatan yang menyadari keterbatasan kepemilikan bahan bakar fosil, maka mereka mengandalkan energi dari rumput laut untuk masa depannya.

Korean Institute of Technology (Kitech), lanjutnya, juga telah menginginkan untuk bekerja sama dalam membuat model pemanfaatan rumput laut sebagai bahan bakar di Sulawesi Barat atau di Bangka Belitung.

Selama ini, ujar Sien`an, rumput laut kebanyakan digunakan hanya untuk makanan dan sebagian kecil untuk produk kosmetik. Pemerintah optimistis bahwa target peningkatan produksi rumput laut dapat meningkat dari sekitar 2,6 juta ton pada 2010 menjadi sekitar 10 juta ton 2014.

Terkait dengan rumput laut, Wakil Presiden Boediono dijadwalkan menyerahkan bantuan rumput laut kepada masyarakat pesisir di Maluku Tenggara Barat dalam rangkaian kunjungannya ke wilayah itu pada 5-6 November.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku, Poli Kayhattu, di Ambon, Rabu (3/11) mengatakan, bantuan rumput laut itu merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Penyaluran bantuan tersebut berdasarkan evaluasi pengembangan rumput laut di Maluku Tenggara Barat yang ternyata prospeknya strategis,” katanya. (ant)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukhairi, Anak Pramuka Yang Jadi Bupati Madina

    Sukhairi, Anak Pramuka Yang Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) ” saya adalah anak Pramuka yang di didik disiplin,  dari ke Pramukaan, saya diajari disiplin. Untuk mendapatkan kedisiplinan, tidak hanya cukup dari pembelajaran di kelas saja, Pramuka lah tempatnya peserta di ajari berbagai hal yang baik mulai dari takwa kepada Tuhan, cinta alam, sopan kesatria, suka bermusyawarah, sosial, rajin, dan […]

  • Tambang Emas Ilegal Kotanopan Berkedok Reklamasi

    Tambang Emas Ilegal Kotanopan Berkedok Reklamasi

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – Ketua Dewan Penasehat Korps Advokat Alumni UMSU (KOUM), Zakaria Rambe menganggap reklamasi ambang emas ilegal di Kecamatan Kotanopan hanya kedok. Ketelibatan pemerintahbdan aparat justru menguatkan dugaan pelegalan yang ilegal. Hal ini kata Zakaria juga terbukti tidak adanya ketegasan Polisi dalam menindak para pelaku tambang emas ilegal meski perintah itu […]

  • Dua Pejabat PU Madina Ditangkap

    Dua Pejabat PU Madina Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Dua pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditangkap Polres Madina, Rabu petang (20/5). Kedua pejabat yang ditangkap itu masing-masing SF dan ZN. Keduanya diduga melakuan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan gedung dan aula sekretariat daerah Madina Tahun Anggaran 2012. Kapolres Madina AKBP Andry Setiawan, melalui kasat Reskrim […]

  • Brigjend TNI (Purn) Sofwat Nasution

    Brigjend TNI Sofwat Nasution Nyatakan Maju di Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Menyusul banyanya dorongan dan dukungan, akhirnya Brigjend TNI (Purn) Sofwat Nasution menyatakan siap maju sebagai bakal calon bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut. Dihadapan sejumlah tokoh Mandailing Julu di Kotanopan, Senin sore (15/7), dia menyatakan siap bertarung pada Pilkada Madina 2020. “Jika masyarakat menghendaki,  saya siap maju menjadi calon bupati Madina,” kata […]

  • Madina Gelar Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor Mandailing

    Madina Gelar Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor Mandailing

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal menggelar Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor. Pembukaan dilakukan hari ini, Rabu (27/9/2017) di Taman Raja Batu, Panyabungan oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhair Nasution. Festival ini diikuti oleh utusan-utusan kecamatan dari wilayah Mandailing Godang dan Mandailing Julu. Total peserta sebanyak 10 grup gordang dan 10 grup […]

  • Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Hingga saat ini dana insentif dan tujangan profesi tahun anggaran 2011, belum ada diterima para guru di Kota Pematangsiantar. Harusnya triwulan pertama dan kedua (Januari-Juli), dana itu sudah dicairkan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemko Pematangsiantar, untuk segera membayarkan hak para guru yang telah mendapat sertifikasi tersebut. Untuk mempertanyakan kejelasan […]

expand_less