Kamis, 8 Okt 2026
light_mode

Rumput Laut Strategis sebagai Bahan Bakar Utama

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak


Jakarta. Komoditas rumput laut dinilai sangat strategis dijadikan sebagai bahan bakar nabati utama dan Indonesia harus menetapkan strategi penggunaan rumput laut sebagai bahan bakar nabati utama.
Kepala Pusat Data, Statistik dan Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Soen`an H Poernomo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat menyebutkan, rumput laut harus dijadikan prioritas antara lain karena bahan bakar fosil dipastikan akan habis.

Selain itu, tenaga surya terkena dampak perubahan iklim di wilayah tropis dengan semakin banyak hujan. Adapun bahan bakar biofuel dari tanaman darat, akan bersaing dengan program ketahanan pangan dan persaingan penggunaan lahan tanah dengan pemukiman.

“Di lain hal, negeri kita jelas merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki pantai terpanjang di dunia,” kata Soen`an.

Menurut dia, Indonesia dapat mencontoh strategi politik energi Korea Selatan yang menyadari keterbatasan kepemilikan bahan bakar fosil, maka mereka mengandalkan energi dari rumput laut untuk masa depannya.

Korean Institute of Technology (Kitech), lanjutnya, juga telah menginginkan untuk bekerja sama dalam membuat model pemanfaatan rumput laut sebagai bahan bakar di Sulawesi Barat atau di Bangka Belitung.

Selama ini, ujar Sien`an, rumput laut kebanyakan digunakan hanya untuk makanan dan sebagian kecil untuk produk kosmetik. Pemerintah optimistis bahwa target peningkatan produksi rumput laut dapat meningkat dari sekitar 2,6 juta ton pada 2010 menjadi sekitar 10 juta ton 2014.

Terkait dengan rumput laut, Wakil Presiden Boediono dijadwalkan menyerahkan bantuan rumput laut kepada masyarakat pesisir di Maluku Tenggara Barat dalam rangkaian kunjungannya ke wilayah itu pada 5-6 November.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku, Poli Kayhattu, di Ambon, Rabu (3/11) mengatakan, bantuan rumput laut itu merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Penyaluran bantuan tersebut berdasarkan evaluasi pengembangan rumput laut di Maluku Tenggara Barat yang ternyata prospeknya strategis,” katanya. (ant)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Kerumuni Cabup Harun Mustafa Nasution di Pasar Baru, Mereka Keluhkan Kondisi Pasar

    Pedagang Kerumuni Cabup Harun Mustafa Nasution di Pasar Baru, Mereka Keluhkan Kondisi Pasar

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pedagang dan pengunjung Pasar Baru Panyabungan dikagetkan kedatangan Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) Harun Mustafa Nasution. Senin 14/10/2024. Harun Mustafa Nasution didampingi abangnya Mustafa Bakri Nasution dan sejumlah tim pemenang hendak makan makanan khas Mandailing yakni Toge Taing Tumpat. Mendengar kedatangan Harun ke Pasar Baru, pedagang dilantai satu dan […]

  • Panyabungan Timur Juara Umum MTQ Madina

    Panyabungan Timur Juara Umum MTQ Madina

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Kontingen Kecamatan Panyabungan Timur meraih Juara Umum MTQ ke 20 Tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2021. MTQ diikuti kafilah dari 23 kecamatan itu berlangsung di Batahan, Kecamatan Batahan itu berakhir hari Minggu (21/3/2021). Penutupan MTQ dilakukan Sekretaris Daerah, Ghozali Pulungan. Kepala Kementrian Agama Kabupaten Mandailing Natal, H Ahmad Qosbi membacakan […]

  • Proyek Panas Bumi Tidak Akan Habiskan Air Masyarakat

    Proyek Panas Bumi Tidak Akan Habiskan Air Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pengeboran dan keseluruhan rangkaian kegiatan proyek Panas Bumi yang dikerjakan oleh PT. SMGP tidak akan menghabiskan air permukaan, yang biasa digunakan masyarakat. Demikian disampaikan tokoh masyarakat Madina yang juga mantan anggota DPRD Madina, Ir. Ali Mutiara Rangkuti dalam keterangan pers, Kamis (14/1) sebagai bantahan terkait banyaknya isu yang muncul tentang habisnya […]

  • Sidang Bupati Nias ditunda

    Sidang Bupati Nias ditunda

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sidang Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Bupati Nias Binahati Benediktus Baeha ditunda hingga Minggu depan. Rencanya persidangan Tipikor pertama kali di Pengadilan Negeri (PN) Medan ini diselenggarakan pada Senin (16/5) hari ini. Tetapi dikarenakan keputusan pemerintah yang menetapkan hari ini sebagai hari libur bersama, maka persidangan ditunda. Kepala Humas PN, Johny Sitohang sampai saat […]

  • Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Berita): Satpol Pamong Praja Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at (8/10) merazia kafe-kafe dan warung-warung yang di duga tempat maksiat. Sat Pol PP melakukan pembonghkaran di kafe-kafe dan waryng yang pondoknya tertutup Plt Kakan Satpol PP, Nur Kholis, saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (8/10) mengukapkan, razia ini di lakukan atas dasar perintah Bupati Madina Ir Aspan Sofian […]

  • THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa pengusaha wajib membayar tunjangan hari raya (THR) paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. “THR keagamaan merupakan pendapatan upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” kata Ida dalam konferensi pers […]

expand_less