Senin, 17 Agu 2026
light_mode

Rumput Laut Strategis sebagai Bahan Bakar Utama

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak


Jakarta. Komoditas rumput laut dinilai sangat strategis dijadikan sebagai bahan bakar nabati utama dan Indonesia harus menetapkan strategi penggunaan rumput laut sebagai bahan bakar nabati utama.
Kepala Pusat Data, Statistik dan Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Soen`an H Poernomo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat menyebutkan, rumput laut harus dijadikan prioritas antara lain karena bahan bakar fosil dipastikan akan habis.

Selain itu, tenaga surya terkena dampak perubahan iklim di wilayah tropis dengan semakin banyak hujan. Adapun bahan bakar biofuel dari tanaman darat, akan bersaing dengan program ketahanan pangan dan persaingan penggunaan lahan tanah dengan pemukiman.

“Di lain hal, negeri kita jelas merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki pantai terpanjang di dunia,” kata Soen`an.

Menurut dia, Indonesia dapat mencontoh strategi politik energi Korea Selatan yang menyadari keterbatasan kepemilikan bahan bakar fosil, maka mereka mengandalkan energi dari rumput laut untuk masa depannya.

Korean Institute of Technology (Kitech), lanjutnya, juga telah menginginkan untuk bekerja sama dalam membuat model pemanfaatan rumput laut sebagai bahan bakar di Sulawesi Barat atau di Bangka Belitung.

Selama ini, ujar Sien`an, rumput laut kebanyakan digunakan hanya untuk makanan dan sebagian kecil untuk produk kosmetik. Pemerintah optimistis bahwa target peningkatan produksi rumput laut dapat meningkat dari sekitar 2,6 juta ton pada 2010 menjadi sekitar 10 juta ton 2014.

Terkait dengan rumput laut, Wakil Presiden Boediono dijadwalkan menyerahkan bantuan rumput laut kepada masyarakat pesisir di Maluku Tenggara Barat dalam rangkaian kunjungannya ke wilayah itu pada 5-6 November.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku, Poli Kayhattu, di Ambon, Rabu (3/11) mengatakan, bantuan rumput laut itu merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Penyaluran bantuan tersebut berdasarkan evaluasi pengembangan rumput laut di Maluku Tenggara Barat yang ternyata prospeknya strategis,” katanya. (ant)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Pejabat Terlibat di Eskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung Madina

    Mantan Pejabat Terlibat di Eskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    foto Binsar Nasution PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) mencium adanya permainan dalam proses penetapan nilai eskalasi harga lanjutan pembangunan mesjid agung Nur Ala Nur. Permaianan ini melibatkan pejabat pemkab dan juga pejabat yang sudah pensiun serta oknum-oknum di pengadilan. “Saya melihat ada dugaan yang melakukan pemerasan terhadap negara melalui Mesjid Nur Alan […]

  • Keterangan Saksi Tidak Sesuai BAP

    Keterangan Saksi Tidak Sesuai BAP

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sidang lanjutan empat terdakwa pengisap ganja, Heriansyah Hanzali Dalimunthe (PNS), Dedek Ispansyah (PNS), Edi Syahputra (wiraswasta) dan Samsuddin Batubara alias Manambin kembali (pemilik warung), kembali digelar di Pengadilan Negeri Panyabungan, Kamis (02/12/2010). Agenda persidangan mendengarkan keterangan saksi. Dua orang saksi yang dimintai keterangan yaitu Dedi dan Fahri. Keduanya termasuk dalam kedelapan orang yang diciduk […]

  • Melebinihi Tonase

    Melebinihi Tonase

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Truk melebihi tonase melintasi Jalan Lintas Pantai Barat penyebab perusakan jalan pada jalur ini. Jalan lintas pantai barat merupakan jalan kelas 3 B dengan kapasitas 8 ton.(hol)

  • Kandidat dan Jargon

    Kandidat dan Jargon

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ini dia masing-masing pasangan calon bupati/wakil bupati Mandailing Natal untuk Pilkada 2015. Nomor urut 1 pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis mengusung jargon “Berhasil”. Nomor urut 2 pasangan Dahlan Hasan-Jakfar Sukhairi berjargon “Lanjutkan”. Nomor urut 3 pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay mencuatkan jargon “Sahabat Muda”. Desain/grafis   : Dahlan Batubara  

  • PGRI Keluhkan Belum Meratanya Penyebaran Guru

    PGRI Keluhkan Belum Meratanya Penyebaran Guru

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia Dr Sulistyo M.Pd mengatakan, penyebaran guru sampai saat ini masih belum merata terutama di daerah pedalaman, sehingga berdampak pada pemerataan kualitas pendidikan. “Memang kalau di perkotaan ataupun daerah padat, hal itu tidak terjadi. Tapi di pedesaan, pedalaman, daerah pinggiran hutan, dan pegunungan kenyataan kekurangan guru itu sangat terasa,” […]

  • Pemda Dilarang Angkat Guru jadi Pejabat Struktural

    Pemda Dilarang Angkat Guru jadi Pejabat Struktural

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah daerah dilarang keras melakukan mutasi terhadap tenaga pendidik. Kepala daerah (Kada) juga diminta tidak menempatkan guru di jabatan struktural kecuali masih dalam ruang lingkup pendidikan seperti kadis pendidikan. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto menyikapi minimnya tenaga guru di daerah-daerah. “Bagaimana tidak […]

expand_less