Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

Aksi Pagelaran Seni menyambut kemerdekaan RI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
  • print Cetak


Bulan Agustus tahun 2011 merupakan bulan yang sangat istemewa. Bulan Agustus
yang merupakan bulan keramat dan penuh cerita perjuangan bagi rakyat
Indonesia, tahun ini bersamaan pula ritual umat Islam masuk ramadhan. Bila
kita sejenak kembali pada sejarah bangsa Indonesia, kondisi tersebut hampir
sama dengan bulan Agustus 1945, di mana saat di Proklamasikanya kemerdekaan
Indonesia, waktu umat Islam Indonesia juga sedang memasuki bulan Ramadhan.

Dalam rangka peringatan 66 tahun Revolusi Kemerdekaan Indonesia itulah, kami
dari Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga (*FAM Unair*), Serikat
Buruh Kerakyatan-Komite Persiapan Konfederasi Serikat Nasional (*SBK-KP KSN*),
Serikat Kedaulatan Mahasiswa untuk Rakyat (*SKMR*), dan Ikatan Keluarga
Orang Hilang Indonesia (*IKOHI*) Jatim berinisiatif mengadakan pagelaran
seni rupa sederhana. Kegiatan pagelaran seni rupa ini kami gelar sore hingga
waktu buka puasa pada tanggal 1 Agustus 2011 di depan gedung Grahadi
Surabaya.

Dalam pagelaran ini kami menggelar dan memajang 45 gambar seni rupa yang
bertemakan tentang kemerdekaan, dan tempat untuk menggambarnya kami
mengggunakan kardus-kardus berkas. Dalam gambar-gambar sederhana ini
menceritakan bagaimana mulai awal masuknya kolonialisme Belanda karena
terbuai dengan kekayaan alam nusantara akan hasil rempah-rempah. Selanjutnya
menceritakan bagaimana kejamnya penghisapan Kolonial Belanda pada waktu di
berlakukanya sistem tanam paksa, masa bangkitnya pergerakan nasional
Indonesia, masa perjuangan fisik dalam mempertahankan kemerdekaan, masa
rezim Orde baru yang menggandeng IMF dan Bank Dunia hingga penggambaran
kondisi masa pemerintahan SBY-Boediono yang penuh dengan korupsi, pendidikan
dan kesehatan semakin. Gambar sejumlaj 45 sendiri merupakan simbolisasi
terhadap tahun di proklamasikanya kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun
1945..

Melalui gambar-gambar sederhana inilah kami hanya sekedar ingin mengingatkan
kembali kepada rakyat Indonesia bahwa kemerdekaan yang dulu dengan gigih di
perjuangkan oleh para pejuang kemerdekaan dengan berkorban darah dan nyawa
telah semakin kehilangan arah. Bangsa Indonesia saat ini nyata bukan menjadi
bangsa yang berdaulat lagi baik dalam bidang ekonomi, politik dan budaya.
Merajalelanya perilaku korupsi, perampasan tanah rakyat oleh kaum pemodal,
pendidikan dan kesehatan mahal, perbuadakan modern terhadap buruh dengan
politik upah murah, kerja kontrak dan Outsoourcing serta berbagai persoalan
lainnya adalah gambaran bagamaina kemerdekaan saat ini semu. Neoliberalisme
(Penjajahan Gaya Baru) saat ini nyata telah hadir dan mencengkeram bumi
Indonesia.
Sumber: Fam Unair

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Pelaku Jambret, Korban Tewas Ditabrak Mini Bus

    Kejar Pelaku Jambret, Korban Tewas Ditabrak Mini Bus

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Seorang korban jambret di Padangsidimpuan tewas ditabrak mini bus ketika mengejar pelaku. Peristiwa penjambretan ini terjadi di Jalan Rajainal Siregar Batunadua Kota Padangsidimpuan, Minggu (16/1) siang. Berdasarkan informasi dari warga setempat, korban awalnya sedang mengendarai sepeda motor lalu tiba-tiba dipepet pelaku yang berboncengan dan menjambret tas milik korban. Korban kemudian mengejar […]

  • Agar Tak Terkorupsi, Bansos Pemprovsu di Madina Sebaiknya Uang Tunai

    Agar Tak Terkorupsi, Bansos Pemprovsu di Madina Sebaiknya Uang Tunai

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bantuan sosial dari Pemprov Sumut di Kabupaten Madina sebaiknya diedarkan dalam bentuk uang tunai. “Harus bentuk uang tunai agar tidak menjadi ajang korupsi,” ujar Irwansyah Nasution, pengamat Madina kepada Mandailing Online, Rabu (20/5/2020). Sebab kalau dalam bentuk bahan pangan akan mudah dikorupsi dari sisi kuantitas barang. “Hak orang yang mustahaq termasuk […]

  • Malaysia Usulkan Lembaga Komunikasi Budaya

    Malaysia Usulkan Lembaga Komunikasi Budaya

    • calendar_month Kamis, 5 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pasca Ribut Tor-tor Mandailing (TEMPO.CO, Jakarta) – Malaysia mengusulkan pembentukan lembaga komunikasi budaya. Melalui lembaga ini Indonesia-Malaysia bisa berkomunikasi lebih bersahabat dan intensif soal masalah budaya. Ide ini disampaikan Wakil Perdana Menteri Malaysia Y.A.B Tan Sri Dato’ Muhyiddin Haji Mohd. Yassin kepada Wakil Presiden Boediono di Istana Wakil Presiden, Selasa, 3 Juli 2012. “Jadi tidak […]

  • Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim kuasa hukum Henri Husein Nasution mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agar mendiskualifikasi atau membatalkan pencalonan Harun Mustafa Nasution sebagai calon bupati Madina nomor urut 1 pada Pilkada Madina 2024. Alasannya, Harun Mustafa Nasution dinilai tidak memenuhi persyaratan calon sesuai dengan Pasal 14 ayat (2) huruf […]

  • Saipullah-Atika Ajak Masyarakat Bergandeng Tangan Bangun Madina

    Saipullah-Atika Ajak Masyarakat Bergandeng Tangan Bangun Madina

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) terpilih, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Madina bergandeng tangan membangun kabupaten ini ke arah yang lebih baik. “Alhamdulillah robbilalamin atas putusan yang diberikan MK (Mahkamah Konstitusi) yang betul-betul luar biasa dengan segala pertimbangan yang sangat konkrit […]

  • Seleksi Calon Kepala Sekolah di Madina, 482 Orang Lulus

    Seleksi Calon Kepala Sekolah di Madina, 482 Orang Lulus

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 482 dari 553 orang peserta dinyatakan “layak” dalam uji kelayakan guru sebagai kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut. Plt Kepala Dinas Pendidikan Madina, Dollar Hafriyanto kepada ANTARA, Senin (21/11), menyampaikan, hasil uji kelayakan guru tahun anggaran 2022 ini berupa integrasi nilai dari tiga tahapan seleksi […]

expand_less