Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

Aksi Pagelaran Seni menyambut kemerdekaan RI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
  • print Cetak


Bulan Agustus tahun 2011 merupakan bulan yang sangat istemewa. Bulan Agustus
yang merupakan bulan keramat dan penuh cerita perjuangan bagi rakyat
Indonesia, tahun ini bersamaan pula ritual umat Islam masuk ramadhan. Bila
kita sejenak kembali pada sejarah bangsa Indonesia, kondisi tersebut hampir
sama dengan bulan Agustus 1945, di mana saat di Proklamasikanya kemerdekaan
Indonesia, waktu umat Islam Indonesia juga sedang memasuki bulan Ramadhan.

Dalam rangka peringatan 66 tahun Revolusi Kemerdekaan Indonesia itulah, kami
dari Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga (*FAM Unair*), Serikat
Buruh Kerakyatan-Komite Persiapan Konfederasi Serikat Nasional (*SBK-KP KSN*),
Serikat Kedaulatan Mahasiswa untuk Rakyat (*SKMR*), dan Ikatan Keluarga
Orang Hilang Indonesia (*IKOHI*) Jatim berinisiatif mengadakan pagelaran
seni rupa sederhana. Kegiatan pagelaran seni rupa ini kami gelar sore hingga
waktu buka puasa pada tanggal 1 Agustus 2011 di depan gedung Grahadi
Surabaya.

Dalam pagelaran ini kami menggelar dan memajang 45 gambar seni rupa yang
bertemakan tentang kemerdekaan, dan tempat untuk menggambarnya kami
mengggunakan kardus-kardus berkas. Dalam gambar-gambar sederhana ini
menceritakan bagaimana mulai awal masuknya kolonialisme Belanda karena
terbuai dengan kekayaan alam nusantara akan hasil rempah-rempah. Selanjutnya
menceritakan bagaimana kejamnya penghisapan Kolonial Belanda pada waktu di
berlakukanya sistem tanam paksa, masa bangkitnya pergerakan nasional
Indonesia, masa perjuangan fisik dalam mempertahankan kemerdekaan, masa
rezim Orde baru yang menggandeng IMF dan Bank Dunia hingga penggambaran
kondisi masa pemerintahan SBY-Boediono yang penuh dengan korupsi, pendidikan
dan kesehatan semakin. Gambar sejumlaj 45 sendiri merupakan simbolisasi
terhadap tahun di proklamasikanya kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun
1945..

Melalui gambar-gambar sederhana inilah kami hanya sekedar ingin mengingatkan
kembali kepada rakyat Indonesia bahwa kemerdekaan yang dulu dengan gigih di
perjuangkan oleh para pejuang kemerdekaan dengan berkorban darah dan nyawa
telah semakin kehilangan arah. Bangsa Indonesia saat ini nyata bukan menjadi
bangsa yang berdaulat lagi baik dalam bidang ekonomi, politik dan budaya.
Merajalelanya perilaku korupsi, perampasan tanah rakyat oleh kaum pemodal,
pendidikan dan kesehatan mahal, perbuadakan modern terhadap buruh dengan
politik upah murah, kerja kontrak dan Outsoourcing serta berbagai persoalan
lainnya adalah gambaran bagamaina kemerdekaan saat ini semu. Neoliberalisme
(Penjajahan Gaya Baru) saat ini nyata telah hadir dan mencengkeram bumi
Indonesia.
Sumber: Fam Unair

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengkarut Sengketa Lahan di Sumut Makin Kusut

    Sengkarut Sengketa Lahan di Sumut Makin Kusut

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah Pegiat Literasi Islam Kota Medan Sengkarut sengketa lahan di Sumut tak ada habis-habisnya. Setelah daerah Helvetia, kini berlanjut daerah Selambo di Kecamatan Percut Sei Tuan. Negara butuh solusi tuntas untuk sengketa lahan dimanapun berada. Bagaimanapun keamanan dan kenyamanan adalah hal utama bagi warga di tempat tinggalnya. Beredar video singkat di media […]

  • Terkait 17 Rumah dan 3 Kendaraan Dibakar

    Terkait 17 Rumah dan 3 Kendaraan Dibakar

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    41 Warga jadi Tersangka 8 Ditahan TAPSEL– Polres Tapsel menetapkan 41 tersangka kasus pembakaran dan pengrusakan 17 rumah dan kantor serta 3 kendaraan PT Tanjung Siram. Dari 41 tersangka, 8 ditahan, sementara 33 tersangka lainnya tidak ditahan. Kapolres Tapsel, AKBP Subandriya SH MH melalui Kasat Reskrim, AKP Lukmin Siregar mengatakan, pihaknya menetapkan 41 tersangka yang […]

  • Polda Sumut dan Polres Madina Sisir Mompang Julu

    Polda Sumut dan Polres Madina Sisir Mompang Julu

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Personel Polres Mandailing Natal (Madina) bersama Tim Inafis dan Ditreskrimum Polda Sumatera Utara melakukan penyisiran di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Jum’at sore (3/7/2020). Sekitar 70 personel turun menyisir lokasi, yaitu dari Polres Madina serta Ditreskrimum, Tim Inafis dan Batalyon C Brimob Polda Sumut. “Hari ini kami bisa turun […]

  • Polisi Dalami 4 Peran Pelaku Tamang Emas Ilegal yang Ditangkap di Kotanopan

    Polisi Dalami 4 Peran Pelaku Tamang Emas Ilegal yang Ditangkap di Kotanopan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Natal ): penangkapan pelaku tambang emas ilegal di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) oleh tim Polda Sumatera Utara dari Dirkrimsus pada senin kemaren masih pada tahap pendalaman. Hal ini diungkapkan Kadib Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan pada wartawan selasa 27/5/2025 “Anggota masih dilapangan, dan masih dalam […]

  • Al Washliyah Madina Peringati Milad ke-91

    Al Washliyah Madina Peringati Milad ke-91

    • calendar_month Minggu, 5 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Al Jam’iyatul Washliyah Madina mengggelar peringatan milad ke-91 organisasi Islam itu di Gedung Dakwah Al Washliyah Madina Jl. Sutan Soripada Mulia No 19, Kelurahan Kayujati, Minggu (5/12). Ketua PR Al Washliyah Madina Drs. H. Amir Hasibuan dalam arahannya menjelaskan, mendekati usia satu abad Al Washliyah harus punya peran penting dalam memberikan […]

  • Peringati Sumpah Pemuda, Ima Madina Tolak Sekularisme di Indonesia

    Peringati Sumpah Pemuda, Ima Madina Tolak Sekularisme di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Dalam memperingati Sumpah Pemuda, di Medan tanggal 28 Oktober kemarin Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP Ima Madina) menelurkan 4 poin sikap terkait kondisi bangsa Indonesia terkini. Dalam rilis pers tertanggal 28 Oktober 2014 ditandatangani Ketua Umum, Ahmad Irwandi Nasution dan Sekretaris Umum, Rahmad Riski Rangkuti yang […]

expand_less