Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Bentrok, Anggota OKP Kena Tikam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
  • print Cetak

8 Luka-luka, 3 Kritis

BINJAI-
Bentrok dua kubu Organisasi Kepemudaan (OKP) yang sama terjadi di Kota Binjai, Minggu (3/4) sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibat kejadian ini, delapan orang luka-luka dan tiga diantaranya kritis. Dari delapan orang yang luka-luka, lima diantaranya kelompok OKP yang diserang yakni, Usman, Syamsul, Joni, Martin Bangun, dan Syahrijal.
Sementara, tiga orang luka-luka dari kelompok lainnya yang juga menggunakan seragam OKP diantaranya Julianta.
Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan koran ini, kejadian itu berawal saat, salah satu kelompok yang saat itu mengadakan Musyawarah Cabang yang ke IX, di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Binjai Kota , ingin menjemput teman-temannya yang ada di Jalan Samanhudi, Kecamatan Binjai Selatan.

Dengan menggunakan mobil pick up warna hitam BK 8005 PH, sepeda motor mio warna hitam BK 6307 SY dan becak bermotor (betor), rombongan ini pun tiba di lokasi tempat dimana menjemput teman-temannya. Sehingga, dari angkutan yang dibawa, mereka seluruhnya berjumlah 15 orang.

Selanjutnya mereka bergegas kembali ke Pendopo Umar Baki, guna mengikuti jalannya Muscab yang ke IX. Namun, di tengah perjalanan, rombongan pemuda ini bertemu dengan sekelompok pemuda yang menggunakan dua angkot dan satu mobil Taf.

Sebelum terjadi keributan, rombongan yang ingin menuju ke Pendopo Umar Baki tadi, mengira sekelompok pemuda yang menggunakan dua unit angkot dan satu unit mobil Taf t itu adalah teman mereka.

Sebab, mereka juga menggunakan seragam yang sama. Bahkan, lengkap sampai ke sepatunya. Namun, secara tiba-tiba, dua unit mobil angkot tersebut menabrak salah seorang anggota mereka yang menggunakan sepeda motor.
Setelah adanya tabrakan itu, romobongan yang berjumlah 15 orang ini akhirnya bentrok dengan rombongan pemuda yang juga menggunakan seragam yang sama dengan jumlah sekitar 70-an orang. Sehingga, lima orang dari kubu yang diserang terluka dan tiga dari kubu lainnya juga dikabarkan terluka.

Setelah bentrok usai, korban luka-luka langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan klinik yang ada di Kota Binjai. Seperti Joni (37) sempat dirawat di RSU dr Djoelham Binjai. Namun, karena luka di bagian tangan kanan dan kepalanya cukup parah dan ia sempat kritis, akhirnya ia dilarikan ke RSU Adam Malik Medan.

Selain Joni, dua korban kritis lainnya yakni, Martin Bangun (41), sebelumnya dirawat di RS Artha Medica, dan akhirnya dilarikan ke RS Adam Malik, disebabkan luka tikam di bagian belakangnya, dan Syahrijal (23), mengalami luka tikaman di bagian perut, dan kaki.

Sementara, dua korban lagi Usman dan Syamsul, kondisinya tidak terlihat begitu mengkhawatirkan. Bahkan, Syamsul dan Usman, sempat dimintai keterangan di Polres Binjai.

Hanya saja, Syamsul dan Usman, selalu merintih kesakitan. Sebab, Syamsul juga mengalami luka di bagian kepala dan kuping, serta sakit didadanya.

Menurut keterangan Syamsul di Polres Binjai, mereka memang bertemu dengan sejumlah kelompok pemuda yang juga menggunakan seragam sama. “Kami kira mereka itu teman-teman yang lain, ternyata teman kami yang menggunakan sepeda motor mio langsung ditabrak mereka sampai terjatuh. Sehingga, tejadi bentrok. Waktu bentrok, saya sudah kenak lempar pakai batu bata dan mengenai kening saya. Sehingga, saya pening dan tidak dapat mengenali mereka lagi,” katanya seraya menambahkan, mereka juga menggunakan sebo.

Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting membenarkan, bentrok tersebut. “Iya, menurut keterangan saksi-saksi yang kita periksa, orang yang melakukan penyerangan juga menggunakan seragam sama. Untuk sementara ini, kita belum dapat menerangkan apa motf dari penyerangan, sebab kita belum mendapatkan pelakunya,”ujar Dra Rina.
Terpisah, Hj Erni Yanti, salah seorang panitia pelaksanaan Muscab OKP tersebut yang ke IX, kepada wartawan koran ini mengatakan, bahwa Muscab ditunda sampai satu bulan ke depan. “Muscab ditunda bukan karena kisruh yang terjadi. Melainkan, kurangnya korum dari Binjai Timur, Selatan dan Kota. Untuk kandidat Muscab ini, ada tiga orang yakni, Busrikal, Heri dan Bagus,” ujar Erni.(dan)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Ini, Arus Mudik Lebaran Turun 50 Persen

    Tahun Ini, Arus Mudik Lebaran Turun 50 Persen

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah arus mudik lebaran ke Mandailing Natal (Madina) tahun ini turun sekitar 50 persen dibanding lebaran tahun lalu. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Madina, Palit Nasution menjawab wartawan, Rabu (14/8/2013) di panyabungan. Palit mengatakan, jika melihat dari lebaran tahun kemarin, tiga hari lebaran para pengusaha angkutan telah disibukkan […]

  • Godaan suap masih menghantui hakim

    Godaan suap masih menghantui hakim

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Ternyata masih banyak godaan hakim ketika menjalankan tugasnya, seperti dugaan penyuapan untuk mempengaruhi putusan yang akan dilakukan penegak hukum itu sendiri. Hal itu diungkapkan analis hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung Sitepu, tadi sore. Menurutnya. Terkadang upaya penyuapan yang dilakukan oknum pejabat, maupun pencari keadilan, serta yang berkepentingan dengan perkara itu, menghadapi kegagalan. […]

  • Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tahun 2012 lalu saya dikontrak satu lembaga, menyurvey kebutuhan daging di Mandailing Natal (Madina), hasilnya : dalam sepekan Madina membutuhkan 25 ekor lembu. Lembu itu didatangkan dari Sumbar atau Bengkulu (beberapa tahun sebelumnya didatangkan dari kawasan Padang Lawas, tetapi karena tambah mahal akhirnya pedagang beralih ke Sumbar dan Bengkulu). Itu bukan sapi impor, melainkan sapi […]

  • BUKU MUATAN LOKAL MADINA, ADA APA?

    BUKU MUATAN LOKAL MADINA, ADA APA?

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wawancara dengan Askolani Nasution Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) telah memakai buku “Mengenal Lebih Dekat Mandailing Natal” dalam menerapkan kurikulum Muatan Lokal di sekolah-sekolah dasar kelas IV,V,VI se-Madina tahun 2012 lalu sesuai dengan amanat undang-undang. Buku ini dinilai para kalangan sebagai buku yang paling memenuhi syarat sebagai buku pegangan murid untuk pelajaran muatan lokal. Bahkan […]

  • Bank Sumut Buka Capem di Pasar Baru Panyabungan

    Bank Sumut Buka Capem di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bank Sumut Buka Capem di Pasar Baru Panyabungan MedanBisnis – Panyabungan. Pembukaan kantor cabang pembantu (capem) Bank Sumut Pasar Baru Panyabungan yang diresmikan Pj Bupati Mandailing Natal, Aspan Sopyan Batubara, Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution SH, Senin (25/4) bertujuan memperluas jangkauan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat atas jasa perbankan . “Ini merupakan komitmen kami […]

  • Tuan Nalomok Doakan Gus AMI Terpilih Jadi Presiden

    Tuan Nalomok Doakan Gus AMI Terpilih Jadi Presiden

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPR RI Marwan Dasopang berkunjung ke Majelis Ta’lim Baitul Bukhori di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (11/3/2022). Politisi PKB itu disambut Syekh H. Muhammad Yusuf Amirul Nasution atau lebih dikenal dengan panggilan Tuan Nalomok. Dalam silaturahim itu, Marwan Dasopang yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VIII […]

expand_less