Senin, 2 Mar 2026
light_mode

BLSM Salah Sasaran, Sultan Minta Warga Mampu Sadar Diri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
  • print Cetak

Jakarta, – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sultan Hamengku Buwono X, Selasa 16 Juli 2013 meminta masyarakat mampu, tetapi mendapat Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) untuk sadar diri bahwa mereka tidak berhak menerima uang kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak. Sultan meminta, mereka yang mampu menyerahkan hak menerima BLSM itu kepada warga miskin.

“Berikan kepada warga miskin tanpa disuruh,” kata Ngarso Dalem panggilan akrab dari Sri Sultan HB X ini disela-sela Peringatan Hari Keluarga Nasional XX tingkat Provinsi DIY di Pasar Seni Gabusan (PSG) Kabupaten Bantul, DIY.

Dia menilai, salah sasaran BLSM ini disebabkan data utama yang digunakan untuk memilih warga miskin penerima BLSM ini adalah data 2010. Selain lawas, data ini tidak diverifikasi. “Sehingga banyak yang salah,” jelasnya.

Lebih lanjut Sultan mengaku sudah bertemu para kepala dusun atau dukuh. Dalam pertemuan itu, dukuh mengaku sudah menyosialisasikan ke warga bahwa mereka tidak ikut dalam menentukan penerima BLSM. “Namun tetap saja warga protesnya kepada para dukuh.”

Hal yang sama juga diakui Bupati Bantul Sri Suryawidati. Sri tengah mengusahakan warga miskin yang tak kebagian BLSM dari pusat, mendapatkan haknya itu melalui dana APBD. Untuk mengupayakan hal ini, dia mengaku akan bertemu Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. “Jika diizinkan, kami akan gunakan APBD Kabupaten untuk mengganti BLSM bagi warga miskin yang tidak masuk sebagai penerima BLSM dari pusat,”katanya.

Posko pengaduan
Pemerintah Kabupaten Bantul membuka posko pengaduan BLSM di tingkat desa dan kecamatan. Dari data pengaduan yang masuk tersebut, nantinya akan diverifikasi untuk segera ditindaklanjuti.

“Bisa saja ada penerima BLSM yang meninggal, pindah penduduk, PNS atau pensiunan PNS ataupun justru orang yang mampu,” kata bupati yang biasa disapa Ida ini. Dalam kondisi khusus seperti itu, kata dia, dana BLSM bisa dialihkan ke warga miskin lain yang tidak terdaftar sebagai penerima.

Meski demikian, pihaknya tidak bisa memaksa kalau warga kaya penerima BLSM tak mau menyerahkan haknya. “Ya kita cuma berdoa saja, semoga mereka jadi miskin benar. Karena mereka yang mampu itu telah mengambil haknya warga miskin.”

Lebih lanjut dia menjelaskan, kuota BLSM Kabupaten Bantul dari pusat bisa disalurkan ke sekitar 88 ribu warga. Sementara, jumlah warga miskin di Bantul hanya sekitar 78 ribu, ada selisih Rp10 ribu penerima. “Ini bisa dialihkan ke warga miskin yang berhak,” kata dia. (viva)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suamiku Hanya Mencari Sesuap Nasi, Bukan Cari Kaya

    Suamiku Hanya Mencari Sesuap Nasi, Bukan Cari Kaya

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Suamiku hanya mencari nafkah, untuk sesuap nasi, bukan cari kaya,” kata Anna (34) lesu menjawab wartawan di Mapolres Mandailing Natal (Madina), Senin (27/1/2014). Itu dikatakanya sebelum membesuk suaminya salah satu dari 6 orang yang ditangkap polisi atas tuduhan menambang emas secara illegal di bukit Huta Bargot, pekan lalu. “Suamiku pergi mencari […]

  • Soal Sekeluarga Tinggal di Samping Kandang Kambing

    Soal Sekeluarga Tinggal di Samping Kandang Kambing

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pj Bupati Madina akan Bantu Husin MADINA- Husin alias Jaidup (50) warga miskin di Desa Sarakmatua, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal merasa lega. Soalnya, ayah yang tinggal di samping kandang kambing bersama anaknya itu akan menerima bantuan dari pemerintah. Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara MM berjanji dalam waktu dekat akan memberikan bantuan kepada […]

  • Kinerja Pemkab Madina harus didukung

    Kinerja Pemkab Madina harus didukung

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Wakil Sekeretaris Jenderal (Wasekjen) GM FKPPI Sumut, Alex A Kawilarang mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di kalangan pemuda di Madina agar menjaga suasana kondusifitas untuk menyukseskan pembangunan di Madina. Hal itu disampaikan Alex menanggapi adanya isu-isu negatif yang berkembang di Madina terkait persoalan politik yang sedang bergulir saat ini. Alex menegaskan, agar seluruh […]

  • Si Balkom Manjalaki Rongkap (1)

    Si Balkom Manjalaki Rongkap (1)

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen Mandailing Malaysia Na isuratkon : Ramli Hasibuan Bele-bele mangaligin surat kobar si Balkom i jukjugukan na i toru batang tarutung kulando na i lambungni tangga pudi bagasni ia i, ompot ia mantak na munduk-munduk mambaco i. Bulus tu gincat  ipaimbar ia ligionni ia. Inda maronding parnidani ia tu ombun an. Songon na adong na […]

  • Calon Panwaslu Kab/Kota Ditutup

    Calon Panwaslu Kab/Kota Ditutup

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Setelah Tim Seleksi Calon Panwaslu Pilkada Kabupaten/Kota se Sumatera Utara memperpanjang waktu pendaftaran calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum dalam rangka Pemilihan Umum Gubernur Sumut di 32 Kabupaten/Kota se Sumut yang dimulai pada 19 Juli hingga 26 Juli 2012 pukul 17.00 WIB, akhirnya mayoritas daerah sudah memenuhi target. Penjelasan itu disampaikan Ketua Tim Seleksi […]

  • Energy Geothermal : Energi Masa Depan atau Masalah Besar?

    Energy Geothermal : Energi Masa Depan atau Masalah Besar?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Al-Khotib Alumni Teknik Pertanian, Universitas Padjadjaran Sekretaris Umum HMI Cabang Sumedang   Konsumsi minyak dunia semakin hari semakin bertambah, ini akibat kebutuhan manusia akan energi yang terus bertambah. Berdasarkan data International Energy Agency (IEA), permintaan minyak dunia tahun 2015 ini jumlahnya meningkat 1,5 persen dari tahun sebelumnya. Padahal kondisi cadangan minyak dunia […]

expand_less