Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Bupati Bener Meriah Diberondong OTK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
  • print Cetak


ACEH-
Aksi teror mengunakan senjata api kembali terjadi di wilayah Aceh. Kali ini menimpa mobil Bupati Bener Meriah, Ir H Tagore Abubakar. Mobil yang ditumpangi bupati bersama sopirnya, Gempar, diberondong orang tak dikenal (OTK) dari jarak berlawanan yang mengendarai Toyota Avanza hitam di kawasan jembatan totor besi Uning Bersah, Kecamatan Bukit, Bener Meriah pukul 21.30 WIB, kemarin malam (1/6).

Akibat penembakan, kaca depan sebelah kiri mobil bupati pecah serta sisi kiri bamper depan mobil ditembus dua peluru. Tidak ada korban jiwa dalam insinden tersebut. Tagore dan sopirnya selamat meski Gempar terkena serpihan amunisi yang menembus kaca mobil. Setelah mengumbar empat peluru, pelaku teror langsung tancap gas ke arah jalan Tritit–Bireuen.

Tagore Abubakar kepada Metro Aceh (grup Sumut Pos) menceritakan kronologis kejadian. Pukul 21.20 WIB, dirinya bersama supir, Gempar, pulang dari rumah pribadinya, di kawasan Komplek Non Perumnas, Takengon menuju rumah dinas di Pendopo Bener Meriah, menggunakan mobil jenis Honda CR-V, Nopol BL 1 YA, warna silver.
Di tengah perjalanan, Tagore sempat melihat dua unit mobil Avanza berwarna hitam berhenti di sisi kiri jalan, “Saat (mobil kami) belok melintasi jembatan, kami langsung diberondong,” sebut Tagore di rumah dinasnya Kamis pagi (2/6).

Meski demikian, Tagore tidak panik. Apalagi dia sering diancam terror. Tagore sempat mengatakan kepada supirnya agar tetap tenang. “Ancaman sering, tapi selama dua bulan terakhir tidak ada, bentuknya macam-macam,” terang Putra Gayo asal kampung Bintang Takengon ini.

Tagore menduga, ancaman ini terkait keinginannya kembali maju dalam pemilihan bupati Bener Meriah periode berikutnya. Hanya dia agak takjub, ternyata Tuhan masih melindunginya. Menurutnya, melihat proses penembakan, wajar bila dia dan sopirnya terkena peluru. “Kalau dihitung-hitung anak-anak yang belajar menggunakan senjata pun pasti kena. Alhamdulillah saya selamat karena kebesaran Allah,” cetus Tagore bersyukur.

Pasca kejadian itu, terlihan puluhan personel polisi dan TNI AD, berjaga ketat di Pendopo Bupati Bener Meriah. Di hadapan Kapolres Bener Meriah, AKBP Hari Apriyono, Danyon 114 SM, Letkol Inf Muhammad Hasan dan unsur Muspida, Tagore menyampaikan kepada pemerintah pusat melalui media masa bahwa kondisi Aceh yang selama ini telah dijaga dengan rapi, ada oknum yang ingin memperkeruhnya.

Hingga kemarin, petugas Polres Bener Meriah masih melakukan penyisiran di lokasi TKP untuk mencari selongsong peluru yang digunakan pelaku. Sedangkan mobil milik Bupati diamankan sementara di Mapolres Bener Meriah, guna penyelidikan lebih lanjut.

“Dari tadi malam, personel kami masih melakukan penyisiran di TKP untuk mencari selongsong peluru, yang sejauh ini belum ditemukan, terang Kapolres Bener Meriah AKBP. Hari Apriyono kepada Metro Aceh (grup Sumut Pos) seraya menambahkan jadi kita belum mengetahui jenis senjata apa, yang pasti senjata laras panjang.
Kapolres menduga, aksi OTK itu telah direncanakan untuk menakut-nakuti, bahkan ingin menghilangkan nyawa korban. Kapolres belum bisa memastikan motif teror OTK tersebut..

Kapolres juga mengakui ada upaya memperkeruh suasana perdamaian di Aceh, apalagi Aceh dalam waktu dekat akan mengadakan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada). “Peristiwa ini merupakan bukti bahwa di beberapa tempat masih menyimpan dan menggunakan senjata api ilegal,” kata Hari.

Pengguna senjata api itu dapat dikatakan semi professional, telah dapat mengenai sasaran yang dituju. Sebab, menurut Kapolres, bila pengguna senjata amatir, tidak mungkin dapat mengenai mobil karena suasana gelap.

Di Bireuen, pasca mendapat informasi terjadinya penembakan mobil Bupati Bener Meriah yang dilakukan OTK, sejumlah personil Polres Bireuen dikerahkan untuk melakukan penjagaan ketat dan penyisiran di kawasan perbatasan Bireuen–Bener Meriah.

“Setiap mobil yang melintas dilakukan pemeriksa baik kendaraan roda empat dan roda dua, langkah itu dilakukan untuk mengempung pelaku agar tidak melarikan diri ke luar daerah, demikian diungkapkan Kapolres Bireuen AKBP H.R. Dadik Junaedi S.H melalui Kasat Reskrim Iptu Novi Edyanto kepada wartawan Metro Aceh di Bireuen.

Pantauan Koran ini di pendopo Bupati Bener Meriah, dari tadi padi, terlihat ratusan warga berdatangan ke Pendopo Bener Meriah. Mereka ingin memastikan dengan melihat langsung keadaan Bupati Bener Meriah. Tampak juga sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda serta seluruh pejabat teras kebupaten setempat. Bahkan sebagian warga rela duduk dilantai, demi kepastian kabar sang pemimpin wilayah Tugu Radio Rimba Raya itu.(ra/smg)
Sumber : Sumutpos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saipullah-Atika Beber Raihan 100 Hari Kerja, ini 8 Poin Capaian

    Saipullah-Atika Beber Raihan 100 Hari Kerja, ini 8 Poin Capaian

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution membeberkan capaian 100 hari kerja, Selasa (8/7/2025) di aula kantor bupati. Rentang 100 hari kerja itu sejak keduanya dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Maret lalu. Secara garis besar, terdapat delapan poin penting yang ditetapkan sebagai target penyelesaian […]

  • Setelah Di Demo Guru, DPRD Akan Bahas 11 Ranperda

    Setelah Di Demo Guru, DPRD Akan Bahas 11 Ranperda

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah didesak aksi unjuk rasa ribuan guru bersertifikasi, kini DPRD Mandailing Natal (Madina) segera menjadwalkan pembahasan 11 Rancangan Peraturan Daerah (ranperda). Salah satu ranperda itu adalah Ranperda Biaya Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Perda Bosda itu sangat dibutuhkan sebagai payung hukum pencairan Bosda yang sudah tertahan lama di APBD 2013 akibat belum […]

  • AS dan Australia akui sadap RI

    AS dan Australia akui sadap RI

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa telah menyatakan kedua negara tidak menyangkal dan tidak membenarkan terkait penyadapan terhadap Indonesia. “Jawaban yang diperoleh dari kepala perwakilan Kedubes AS dan Australia di Jakarta sama dengan yang diterima negara-negara lain dengan situasi serupa: AS dan Australia tak dapat mengonfirmasi atau menyangkal kabar tersebut,” katanya, tadi […]

  • Harga Naik di Panyabungan

    Harga Naik di Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua hari terakhir harga kebutuhan merangkak naik di pasar Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pantaun wartawan di pasar lama Panyabungan, Rabu (19/6/2013) harga beras yang seharga 240.000 per sak menjadi 250.000 rupiah. Minyak goreng curah dari 10.000 menjadi 11.000 rupiah per kilo gram. Telur ayam ras dari 28.000 rupiah menjadi […]

  • 49 Rumah di Tagilang Julu Wajib Relokasi

    49 Rumah di Tagilang Julu Wajib Relokasi

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sebanyak 49 rumah di Desa Tagilang Julu Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal wajib direlokasi pasca banjir. Itu dikatakan  Camat Muara Batang Gadis, Sahrul Matondang, Kamis (18/10/2018). Rumah wajib relokasi itu diharuskan karena berada di sepanjang jalur rawan banjir yang berasal dari arus Sungai Tagilang. Banjir melanda pemukiman desa […]

  • Hindari Kecurangan, Tabung Gas Diberi Kondom Warna

    Hindari Kecurangan, Tabung Gas Diberi Kondom Warna

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemprov Sumut dalam waktu dekat akan segera menentukan harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram. Selain harga HET, berdasarkan hasil tim kajian, tabung gas untuk wilayah Sumatera Utara akan ditandai dengan plastik wrap berwarna di setiap Kabupaten/Kota. Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Bondaharo Siregar menegaskan, saat ini proses penetapan harga HET Sumut, sudah melewati […]

expand_less