Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Bupati Bener Meriah Diberondong OTK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
  • print Cetak


ACEH-
Aksi teror mengunakan senjata api kembali terjadi di wilayah Aceh. Kali ini menimpa mobil Bupati Bener Meriah, Ir H Tagore Abubakar. Mobil yang ditumpangi bupati bersama sopirnya, Gempar, diberondong orang tak dikenal (OTK) dari jarak berlawanan yang mengendarai Toyota Avanza hitam di kawasan jembatan totor besi Uning Bersah, Kecamatan Bukit, Bener Meriah pukul 21.30 WIB, kemarin malam (1/6).

Akibat penembakan, kaca depan sebelah kiri mobil bupati pecah serta sisi kiri bamper depan mobil ditembus dua peluru. Tidak ada korban jiwa dalam insinden tersebut. Tagore dan sopirnya selamat meski Gempar terkena serpihan amunisi yang menembus kaca mobil. Setelah mengumbar empat peluru, pelaku teror langsung tancap gas ke arah jalan Tritit–Bireuen.

Tagore Abubakar kepada Metro Aceh (grup Sumut Pos) menceritakan kronologis kejadian. Pukul 21.20 WIB, dirinya bersama supir, Gempar, pulang dari rumah pribadinya, di kawasan Komplek Non Perumnas, Takengon menuju rumah dinas di Pendopo Bener Meriah, menggunakan mobil jenis Honda CR-V, Nopol BL 1 YA, warna silver.
Di tengah perjalanan, Tagore sempat melihat dua unit mobil Avanza berwarna hitam berhenti di sisi kiri jalan, “Saat (mobil kami) belok melintasi jembatan, kami langsung diberondong,” sebut Tagore di rumah dinasnya Kamis pagi (2/6).

Meski demikian, Tagore tidak panik. Apalagi dia sering diancam terror. Tagore sempat mengatakan kepada supirnya agar tetap tenang. “Ancaman sering, tapi selama dua bulan terakhir tidak ada, bentuknya macam-macam,” terang Putra Gayo asal kampung Bintang Takengon ini.

Tagore menduga, ancaman ini terkait keinginannya kembali maju dalam pemilihan bupati Bener Meriah periode berikutnya. Hanya dia agak takjub, ternyata Tuhan masih melindunginya. Menurutnya, melihat proses penembakan, wajar bila dia dan sopirnya terkena peluru. “Kalau dihitung-hitung anak-anak yang belajar menggunakan senjata pun pasti kena. Alhamdulillah saya selamat karena kebesaran Allah,” cetus Tagore bersyukur.

Pasca kejadian itu, terlihan puluhan personel polisi dan TNI AD, berjaga ketat di Pendopo Bupati Bener Meriah. Di hadapan Kapolres Bener Meriah, AKBP Hari Apriyono, Danyon 114 SM, Letkol Inf Muhammad Hasan dan unsur Muspida, Tagore menyampaikan kepada pemerintah pusat melalui media masa bahwa kondisi Aceh yang selama ini telah dijaga dengan rapi, ada oknum yang ingin memperkeruhnya.

Hingga kemarin, petugas Polres Bener Meriah masih melakukan penyisiran di lokasi TKP untuk mencari selongsong peluru yang digunakan pelaku. Sedangkan mobil milik Bupati diamankan sementara di Mapolres Bener Meriah, guna penyelidikan lebih lanjut.

“Dari tadi malam, personel kami masih melakukan penyisiran di TKP untuk mencari selongsong peluru, yang sejauh ini belum ditemukan, terang Kapolres Bener Meriah AKBP. Hari Apriyono kepada Metro Aceh (grup Sumut Pos) seraya menambahkan jadi kita belum mengetahui jenis senjata apa, yang pasti senjata laras panjang.
Kapolres menduga, aksi OTK itu telah direncanakan untuk menakut-nakuti, bahkan ingin menghilangkan nyawa korban. Kapolres belum bisa memastikan motif teror OTK tersebut..

Kapolres juga mengakui ada upaya memperkeruh suasana perdamaian di Aceh, apalagi Aceh dalam waktu dekat akan mengadakan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada). “Peristiwa ini merupakan bukti bahwa di beberapa tempat masih menyimpan dan menggunakan senjata api ilegal,” kata Hari.

Pengguna senjata api itu dapat dikatakan semi professional, telah dapat mengenai sasaran yang dituju. Sebab, menurut Kapolres, bila pengguna senjata amatir, tidak mungkin dapat mengenai mobil karena suasana gelap.

Di Bireuen, pasca mendapat informasi terjadinya penembakan mobil Bupati Bener Meriah yang dilakukan OTK, sejumlah personil Polres Bireuen dikerahkan untuk melakukan penjagaan ketat dan penyisiran di kawasan perbatasan Bireuen–Bener Meriah.

“Setiap mobil yang melintas dilakukan pemeriksa baik kendaraan roda empat dan roda dua, langkah itu dilakukan untuk mengempung pelaku agar tidak melarikan diri ke luar daerah, demikian diungkapkan Kapolres Bireuen AKBP H.R. Dadik Junaedi S.H melalui Kasat Reskrim Iptu Novi Edyanto kepada wartawan Metro Aceh di Bireuen.

Pantauan Koran ini di pendopo Bupati Bener Meriah, dari tadi padi, terlihat ratusan warga berdatangan ke Pendopo Bener Meriah. Mereka ingin memastikan dengan melihat langsung keadaan Bupati Bener Meriah. Tampak juga sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda serta seluruh pejabat teras kebupaten setempat. Bahkan sebagian warga rela duduk dilantai, demi kepastian kabar sang pemimpin wilayah Tugu Radio Rimba Raya itu.(ra/smg)
Sumber : Sumutpos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hati-Hati, Jalur Roburan-Sirambas Berbahaya

    Hati-Hati, Jalur Roburan-Sirambas Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sudah 3 Tahun Lamanya, Pemerintah Tatap Membiarkan     PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) : Jalur Kayu Laut-Roburan-Sirambas  sangat berbahaya dilalui kenderaan akibat satu titik tebing jalan yang longsor. Titik longsor tepat di Desa Aek Ngali, Kecamatan Panyabungan Selatan. Panjang badan jalan yang longsor sekitar 8 meter. Berada di tikungan badan jalan. Kasus longsor ini […]

  • Halimah Yacob, Wanita Melayu Akan Jadi Presiden Singapura

    Halimah Yacob, Wanita Melayu Akan Jadi Presiden Singapura

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Singapura – Halimah Yacob akan mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang menjabat sebagai Presiden Singapura. Tidak hanya itu, Halimah yang berhijab ini juga akan menjadi pemimpin Singapura pertama dari etnis Melayu dalam 47 tahun terakhir. Seperti dilansir media Singapura, Channel News Asia dan Reuters, Selasa (12/9/2017), Halimah akan dilantik menjadi Presiden Singapura pada Rabu […]

  • Detik Pertemuan yang Mungkin Tak Dapat Dilupakan

    Detik Pertemuan yang Mungkin Tak Dapat Dilupakan

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JEJAK KASIH 100 TAHUN (2) Catatan : RAMLI BIN ABDUL KARIM HASIBUAN – Kuala Lumpur, Malaysia   SEKITAR pukul 3.20 petang, Datuk Habibah Zon Lubis terpaksa mengucapkan selamat tinggal kepada sanak saudaranya di Pakantan Dolok untuk memberi laluan pula pencarian keluarga Datuk Mohd. Shuhaili Mohd. Taufek Nasution. Selepas 50 kilometer menuruni perbukitan, Mohd. Shuhaili dan […]

  • Madina Kejadian Luar Biasa Diare, Sumut Turunkan Tim

    Madina Kejadian Luar Biasa Diare, Sumut Turunkan Tim

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Dinas Kesehatan Sumatera Utara mengirimkan tim ke Kabupaten Mandailing Natal terkait Kejadian Luar Biasa Diare yang terjadi di daerah itu dalam beberapa hari belakangan ini. Kepala Seksi Wabah dan Bencana Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Suhadi, Senin, 28 Maret 2011, mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan tim ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina), guna meneliti penyebab […]

  • Muspika Jaring Puluhan Pelajar

    Muspika Jaring Puluhan Pelajar

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lubuk Pakam. Muspika Lubuk Pakam terdiri dari pihak kecamatan, Polsek dan Danramil serta dibantu personil Satpol PP Deliserdang sedikitnya menjaring 27 pelajar SMK/SMA dan SMP yang bolos pada jam belajar pada razia operasi kasih sayang, Kamis (4/10). Para pelajar terjaring di lokasi warnet dan bilyar. Dengan menggunakan mobil pickup Satpol PP dan Trantib serta mobil […]

  • DPRD Madina Upayakan Bank Untuk Rakyat

    DPRD Madina Upayakan Bank Untuk Rakyat

    • calendar_month Rabu, 25 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Belajar dari Bank Sleman di Yogyakarta, Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) melihat bahwa sudah saatnya Madina mendirikan bank yang dikelola pemkab untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. Bank Sleman telah terbukti mampu menggenjot laju pertumbuhan produksi di tingkat masyarakat bawah dalam berbagai sektor usaha sehingga kehadiran Bank Sleman telah menjadi […]

expand_less