Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Dana Perjalanan Dinas di Kesbangpol Madina capai 841 Jutaan Termasuk Kunker ke IKN

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • print Cetak

Kantor Badan Kesbangpol Pemkab Madina ( fikri )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2025 ini dana perjalanan dinas di badan kesatuan bangsa dan politik ( kesbangpol ) pemkab madina mencapai Rp.841.284.000 termasuk kunjungan kerja ke Ibukota Nusantara ( IKN ) di Provinsi Kalimantan Timur.

Dari data yang didapat Mandailing Online diantara Rp. 841.284.000 itu ada biaya uang harian perjalanan dinas ke Kalimantan Timur. Total pagu Senilai Rp. 43.430.000. Lalu biaya uang harian Perjalanan Dinas ke D.K.I Jakarta dengan angaran Rp. 53.530.000. Seterusnya biaya taksi Perjalanan Dinas Luar Daerah di DKI Jakarta senilai Rp. 10.240.000.

Kepala Badan Kesbangpol DR.Kapsan Usman Nasution melalui Bendaharanya membenarkan alokasi anggaran tersebut.

” sejatinya paket perjalanan dinas tersebut telah include (termasuk) dengan uang harian, tiket pesawat, makan dan minum, biaya hotel dan lainnya,” kata Bendahara Kesbangpol Senin 2/6/2025.

Lebih spesifik ia menjelaskan, realisasi perjalanan dinas ke Kalimantan Timur merupakan kunjungan kerja ke kantor Ibukota Nusantara (IKN). Sub dari total pagu ada uang harian, untuk hotel, tiket pesawat dan lainnya.

Dana lainnya juga Ia benarkan, yakni biaya uang harian perjalanan Dinas ke D.K.I Jakarta Rp. 53.530.000. Uang perjalanan dinas itu untuk 5 sampai 7 orang.

Sumber dana keseluruhan perjalanan dinas  sepanjang tahun 2025 di Kesbangpol senilai Rp. 841.284.000 itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun tahun 2025.

Dijelaskan dalam data itu realisasi digunakan untuk berbagai kegiatan. Seperti dilakukan untuk kepentingan dinas, Administrasi Umum Perangkat Daerah, menghadiri rapat, melakukan kunjungan kerja, serta lainnya.

Selain perjalanan dinas ke IKN dan DKI jakarta ada juga dana perjalanan dinas dalam kota untuk kegiatan Administrasi Umum Perangkat Daerah senilai Rp. 59.550.000. Tak hanya itu ada juga biaya uang harian perjalanan dinas lain, yakni ke Sumatera Barat senilai Rp.45.600.000. sumber dana APBD. Serta berbagai kegiatan lainnya.

Pekan lalu seperti diberitakan ada juga alokasi anggaran senilai Rp.1000.000.000 untuk pengadaan mobiler yang diposkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemkab Madina. Setelah ditelusuri karena janggal ternyata anggaran 1 miliar itu hibah untuk TNI dalam hal ini Kodim sesuai pernyataan Kaban Kesbangpol Kapsan Usman Nasution.( fikri )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 1)

    Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 22 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara   Menu bulung gadung naiduda (daun ubi tumbuk) termasuk satu dari sekian ragam gulai khas Mandailing. Satu etnis yang bermukim di kawasan selatan Sumatera Utara. Bulung gadung naiduda ini dimasak memakai santan kelapa dan biasanya ditambah dengan perancah berupa udang kering atau ikan asin atau ikan salai. Tetapi apakah Anda pernah […]

  • Pembebasan Lahan Masih Membayangi Proyek PLTA Simarboru

    Pembebasan Lahan Masih Membayangi Proyek PLTA Simarboru

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembebasan Lahan Warga Masih Membayangi Proyek PLTA Simarboru TAPSEL (Mandailing Online) – Proyek PLTA Simarboru, Tapanuli Selatan masih diselimuti sengketa lahan. Pasalnya, sejumlah data mencuat bahwa masih ada pemilik lahat yang melakukan komplain. Bahkan, ketika tim DPRD Sumut melakukan rapat dengar pendapat dengan pihak terkait di Kantor Bupati Tapsel di Sipirok pada tanggal 14 September […]

  • Itak Poul-Poul Makanan Khas Mandailing Mulai Hilang

    Itak Poul-Poul Makanan Khas Mandailing Mulai Hilang

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Itak poul-poul salah satu makanan khas Mandailing yang dulunya sangat terkenal dan diminati, namun belakangan ini mulai hilang. Itak Poul-Poul terdiri dari dua kata, Itak (tepung beras), sedangkan poul-poul (dikepal-kepal). Jadi, Itak poul-poul adalah makanan yang terbuat dari tepung beras dan campuran lainnya yang kemudian cara pembuatannya di-poul-poul (dikepal-kepal/digenggam) sehingga menimbulkan bekas jari tangan di […]

  • Dua Santri Tewas Tenggelam di kolam PT.SMGP

    Dua Santri Tewas Tenggelam di kolam PT.SMGP

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Dua santri pesantrern Mustofawiyah Purba Baru meninggal dunia akibat tenggelam di kolam milik PT. SMGP, Sabtu (29/9/2018). Kedua santri itu bernama Irsanul Mahya (15) dan Muhammad Musawi (15). Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal di kolam penampungan air milik PT. Sorik Marapai Geothermal Power di Desa Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak […]

  • Calon Panwaslu Kab/Kota Ditutup

    Calon Panwaslu Kab/Kota Ditutup

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Setelah Tim Seleksi Calon Panwaslu Pilkada Kabupaten/Kota se Sumatera Utara memperpanjang waktu pendaftaran calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum dalam rangka Pemilihan Umum Gubernur Sumut di 32 Kabupaten/Kota se Sumut yang dimulai pada 19 Juli hingga 26 Juli 2012 pukul 17.00 WIB, akhirnya mayoritas daerah sudah memenuhi target. Penjelasan itu disampaikan Ketua Tim Seleksi […]

  • Buang Sampah Tanpa Dipilah, Siap-Siap Didenda Rp100 Ribu

    Buang Sampah Tanpa Dipilah, Siap-Siap Didenda Rp100 Ribu

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALANG-: Warga Kota Malang, Jawa Timur, sekarang harus berhati-hati jika ingin membuang sampah. Membuang sampah rumah tangga dan industri tanpa dipilah antara sampah basah dan kering, siap-siaplah menerima denda sebesar Rp100 ribu. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang Wasto, Rabu (10/11), di Malang, mengatakan, meski belum memiliki tong sampah yang sudah terpilah bukan […]

expand_less