Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Dinas Ketahanan Pangan Madina Konsisten di Asta Cita Prabowo

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

Taufik Zulhandra

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) konsisten melaksanakan program ketahanan pangan sesuai Asta Cita Presiden RI Prabowo.

Juga sesuai visi dan misi Bupati Madina Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution.

Salah satu program yang bergulir adalah Gerakan Pangan Murah (GPM).

“​Untuk Dinas Ketahanan Pangan, apa yang menjadi program Pak Prabowo, yaitu adanya GPM atau Gerakan Pangan Murah. Di Mandailing Natal, sebelumnya pun memang sudah kita laksanakan. Namun, mulai bulan Agustus sampai hari ini, menjadi perhatian penuh pemerintah daerah,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taufik Zulhandra menjawab Mandailing Online, pekan lalu.

Selain menekan inflasi, program GPM juga membantu dan menolong masyarakat dari sisi harga untuk pembelian daripada beras.

Harga beras di Gerakan Pangan Murah lebih rendah sekitar 4.000 per kg dibanding harga pasar.

“​Ini (GPM) sudah kita laksanakan dari 1 Agustus, sampai hari ini sudah 51 ton yang sudah kita realisasi,” ujarnya.

Selain pemerintah daerah, beberapa lembaga lain seperti Polri dan TNI juga melaksanakan GPM.

“Kemudian ada di situ juga bantuan Bulog walaupun tidak banyak. Ini sampai hari ini sudah kita totalkan mencapai—kalau tidak salah 242 ton sampai dengan hari ini. Yang kita salurkan terkait Gerakan Pangan Murah. Dan ini sudah kita laksanakan baik di tingkat kecamatan, di tingkat desa, dan di tingkat kabupaten”, ungkapnya.

Di sisi lain, Dinas Ketahanan Pangan Madina juga menggulirkan gerakan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

“Dinas Ketahanan Pangan dalam rangka menyahuti bagaimana rumah tangga bisa memenuhi sayurnya, walaupun tidak 100%, tapi minimal bisa mengurangi belanja rumah tangganya,” ujar Taufik yang juga Plt Kepala Dinas Pertanian Madina.

“Sehingga kalau kita perhitungkan, itu bisa mengurangi perbelanjaan Rp 15.000 per hari. Kalau Rp 15.000 per hari hitungan kami hampir Rp 600.000 sampai Rp 700.000 per bulan. Itu sudah luar biasa. Rp 600.000 sampai Rp 700.000 per bulan itu dari sayur saja,” imbuh Taufik.

Sebanyak lima kelompok telah dibina dalam program KRPL tahun ini.

Kendati pun itu hanya 5 kelompok, namun diharapkan bisa dicontoh oleh desa-desa tetangga lainnya.

Program ini sejatinya menjadi perhatian dan berkelanjutan karena menyentuh langsung masyarakat dari sisi Cadangan Pangan Masyarakat, terutama dampak positifnya mengurangi sampai Rp 700.000 pengeluaran belanja dapur ibu rumah tangga.

Di sisi Cadangan Pangan Pemerintah, tahun ini ada pembelian beras sekitar 6 ton.

“Tahun ini kalau tidak salah ada pembelian kita sekitar 6 ton dan di Bulog dari sisa tahun kemarin ada sekitar 9,2 ton sekarang cadangan pangan kita,” ungkapnya.

Cadangan pangan ini bisa untuk masyarakat miskin ekstrim, bisa untuk masyarakat yang terkena bencana.

Di sisi lain, Taufik berharap cadangan pangan itu harus mencapai 50 sampai 100 ton sebagai angka yang relatif ideal cadangan beras. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Seharusnya Membatalkan Penetapan Ali makmur Nasution

    KPU Seharusnya Membatalkan Penetapan Ali makmur Nasution

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    foto: As Imran Khatamy Daulay SH PANYABUNGAN (Mandailing Online)- KPU Mandailing Natal (Madina) harusnya segera membatalkan penetapan Ir.Ali Makmur Nasution sebagai calon terpilih anggota DPRD Madina dikarenakan keputusan KPU batal demi hukum sesuai dengan pasal 220 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 tahun 2012 dan pasal 53 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 29 Tahun 2013. Itu […]

  • Irwan Daulay dan Percepatan Pembanguna Ekonomi Madina

    Irwan Daulay dan Percepatan Pembanguna Ekonomi Madina

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Kabupaten Mandailing Natal adalah daerah yang sebenarnya memiliki kekayaan alam yang luar biasa jika dikelola dengan baik serta dengan visi jauh ke depan. Untuk itu, pembangunan ekonomi Madina harus dibangkitkan yang diwujudkan melaui pendirian institusi-institusi ekonomi melibatkan seluruh kalangan. Bahwa institusi-institusi politik biarkan berjalan mencari jalannya, tetapi institusi-institusi ekonomi harus mampu menjadi gerbong […]

  • BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 1)

    BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Di Mandailing, berbagai macam bentuk ornamen (hiasan) tradisional dapat kita temukan pada bagian Tutup Ari dari Sopo Godang (Balai Sidang Adat) dan Bagas Godang (Rumah Besar Raja). Dalam bahasa Mandailing, ornamen-ornamen tersebut disebut bolang yang juga berfungsi sebagai simbol atau lambang memiliki makna-makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Mandailing. Di dalamnya terkandung […]

  • Lahan PT GPL Kurang, Masyarakat Sinunukan Meradang

    Lahan PT GPL Kurang, Masyarakat Sinunukan Meradang

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Masyarakat Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), meradang. Kebun plasma kelapa sawit yang dijanjikan PT Gruti Pratama Lestari (GPL), hingga kini tak kunjung terealisasi. Warga meradang, anggota dewan tak tinggal diam. Komisi II DPRD Madina lantas memanggil pihak perkebunan, kenapa kebun plasma untuk masyarakat tak kunjung direalisasikan. Pada pertemuan di Kantor DPRD Madina, Panyabungan, […]

  • Fahrizal Efendi Nasution: Umaro dan Ulama Harus Tetap Sejalan

    Fahrizal Efendi Nasution: Umaro dan Ulama Harus Tetap Sejalan

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H.Fahrizal Efendi Nasution menyatakan umaro dan ulama harus tetap sejalan dalam mengayomi rakyat serta penyelenggaraan kebutuhan umat. Itu dikatakan politisi Hanura ini saat melakukan reses di Mandailing Natal, Selasa (6/7/2021). Reses ini adalah Reses III Tahun Sidang II 2020-2021Daerah Pemilihan Sumut VII (Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang […]

  • Kementerian Datang, Nasib Pasar Baru Panyabungan Belum Jelas

    Kementerian Datang, Nasib Pasar Baru Panyabungan Belum Jelas

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat kementerian perdagangan Indonesia meninjau Pasar Baru Panyabungan, Rabu (27/3/2019). Pejabat yang datang ini adalah Sihar Hadjopan Pohan, Direktur Sarana Distribusi dan Logistik, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan. Ini kunjungan pejabat Kementerian Perdagangan RI kali pertama setelah pasar ini terbakar bulan Juni 2018 lalu. Dan, di depan Direktur […]

expand_less