Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Direktur RSU Panyabungan Perang Mulut Dengan Ibu Kandung Korban

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
  • print Cetak

Komisi IV Masih Gagal Mediasi Kasus Mal Praktek

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mediasi yang dilakukan Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina) terhadap kasus dugaan mal praktek di RSU Panyabungan, masih gagal mendamaikan keluarga korban dengan pihak rumah sakit.

Pertemuan antara Komisi IV, pihak keluarga korban dan pihak RSU Panyabungan di ruang komisi IV, Selasa (7/1/2014) itu tidak saja gagal mencapai titik temu, malah terjadi perang mulut antara Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari dengan ibu kandung korban menyebabkan situasi pertemuan menjadi panas.

Acara mediasi ini dipimpin Ketua Komisi IV, Martua Nasution,Lc dihadiri anggota komisi Fakhri Batubara, Sofyan Edi Saputra dan Aisah Nafsa. Sementara pihak keluarga koraban dihadiri ibu kandung korban, Hj. Isniar lubis didampingi sejumlah keluarga. Pihak RSU Panyabungan dihadiri Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari dan dokter pelaku dugaan mal praktik Dr. Ely Juli Suryani Nasution,Sp.P serta tiga petugas RSU Panyabungan.

Pantauan Mandailing Online, perang mulut itu dipicu ucapan Drg.Bidasari dengan tekanan emosi dan keras “pasien miskin, kan pasien miskin do homu i, tai oji do ho (pasien miskin, kan pasien miskin nya kalian, tapi haji nya kamu)” kata Drg.Bidasari ke arah ibu kandung korban.

Kalimat Drg. Bidasari kontan menyulut emosi pihak keluarga. “ulang ungkit-ungkit oji di masalah on. So bisa au oji baen na marjulo-julo do au na jolo, marbengkel ami (jangan ungkit-ungkit haji dalam masalah ini. Saya bisa ber haji berkat arisan nya saya dulunya, usaha kami bengkel,” seru ibu kandung korban.

Perang mulut sempat lama berlangsung. Bahkan Drg. Bidasari sempat menantang keluarga korban membawa kasus dugaan mal praktek itu ke mana pun termasuk jalur hukum, dan RSU Panyabungan siap menghadapinya.

Alhasil, pertemuan itu tak memiliki keputusan dalam menyelesaikan sangketa medis tersebut. Kerena situasi saling emosi, pihak keluarga korban akhirnya menyerahkan kasus ini kepada Komisi IV untuk memediasi kedua pihak pada hari-hari mendatang.

Emosi keluarga korban terhadap Drg.Bidasari terlihat begitu tinggi, dibuktiknan enggannya ibu kandung korban menyalami Drg.Bidasari pada saat acara bersalaman. “Nangkon tu au ho mangido mohop, tu tuhan ma ho mangido mohop (jangan sama saya kamu minta maaf, kepada tuhan saja kamu minta maaf),” ujar ibu kandung korban.

Tetapi, pada akhirnya ib kandung korban masih mau menjabat tangan Drg.Bidasari seraya berkata “ulang songoni be pangkuling mu da (jangan seperti itu lagi bahasa kamu ya)”.

Sikap berbeda terjadi pada Dr. Ely Juli Suryani Nasution. Ibu kandung korban malah memeluk dokter itu seraya berkata “sabotulna ngana ra ami mangaduon ho inang, bahat do manyuru ami mangadu, tai inda ra ami (sebenarnya kami tak mau mengadukan kamu, nak. Banyak pihak yang menyuruh kami mengadu, tetapi kami tak mau),” ucap ibu kandung korban ketika berpelukan dengan dokter itu.

Sementara itu, Ketua Komis IV, Martua Nasution, Lc usai pertemuan kepada wartawan menyatakan bahwa pihaknya akan terus memediasi kedua pihak hingga selesai. Dia melihat bahwa sangketa medis ini masih kuat peluang menyelesaiakannya secara kekeluargaan.

Sekedar mengingatkan, korban bernama Gongga Sari, warga Kelurahan Muara Sipongi, Kecamatan Muara Sipongi, Madina. Almarhumah seorang mahasiswi S2 Universitas Negeri Medan, tutup usia 23 tahun.

Dugaan mal praktek terjadi ketika korban berobat di RSU Panyabungan, dimana setelah mengkonsumsi obat-obatan yang diresep dokter, korban mengalami gejala gatal-gatal serta bintik-bintik merah di sekujur tubuh sebelum akhirnya meninggal dunia di RSU Adam Malik, Medan pada pertengahan Desember 2013.

Peliput /Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prostitusi Anak Kian Marak, Negara Harus Bertindak

    Prostitusi Anak Kian Marak, Negara Harus Bertindak

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Wanda Maryam Syam Mahasiswi tinggal di Samarinda Baru-baru ini, satu berita mengejutkan kembali hadir di tanah air. Bukan berita musibah-musibah yang biasanya, melainkan berita yang membawa masalah anak bangsa. Banyak sekali fenomena yang menghiasi jagat berita Indonesia, ditambah dengan berita satu ini, rasanya lengkap sudah. Berita tak sedap ini, hadir dari Tangerang dan […]

  • Laporan dari Arab Saudi, Jamaah Dilarang Bawa Air Zam-zam, Ada Sweeping di Bandara

    Laporan dari Arab Saudi, Jamaah Dilarang Bawa Air Zam-zam, Ada Sweeping di Bandara

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madinah, Untuk keselamatan penerbangan, jamaah haji dilarang membawa air zam-zam saat terbang pulang ke tanah air. Air zam-zam juga tidak boleh diselipkan di dalam koper karena tetap saja berbahaya bila tumpah. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Subakin Abdul Muthalib menjelaskan, kementerian agama dan pihak penerbangan sudah membuat kesepakatan bila jamaah akan diberikan air zam-zam saat […]

  • Percepatan Pembangunan Madina dengan Memperkuat Daya Saing Daerah

    Percepatan Pembangunan Madina dengan Memperkuat Daya Saing Daerah

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    14 tahun Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dimekarkan dari kabupaten induk, Tapanuli Selatan (Tapsel), bukanlah usia yang muda. Jika diibaratkan manusia, sudah memasuki usia remaja. Pada usia ini, sudah mulai paham bagaimana menggapai suatu cita-cita. Nah, bila ini sebuah daerah, berarti seyogianya juga mampu mewujudkan kesejahteraan daerah itu sendiri. Maka dari itu, sudah barang tentu jika […]

  • Sorikmas Mining Bantu Penimbunan Jalan

    Sorikmas Mining Bantu Penimbunan Jalan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Perusahaan PT Sorikmas Mining membantu penimbunan jalan lintas Malintang – Tanjung Sialang, Jumat (20/9). Jalan lintas desa Malintang Jae – Tanjung Sialang ini merupakan jalur vital masyarakat menuju sentra perkebunan masyarakat pada dua desa itu. (MO)

  • Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

    Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan ( Mandailing Online ): Pelaku tambang emas ilegal kembali mengoperasikan alat berat jenis excavator  di wilayah hukum Polsek Kota Nopan tepatnya di antara desa jambur tarutung dan aek kapesong, di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Dalam video pendek yang dikirimkan warga pada Minggu sore 16/3/2025 terlihat alat berat milik pelaku […]

  • CPNS tak Harus Putra Daerah

    CPNS tak Harus Putra Daerah

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 2Komentar

    JAKARTA – Banyaknya protes dari daerah lantaran yang lolos tes CPNS bukan putra asli daerah, mendapat tanggapan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang juga Ketia Panselnas Pengadaan CPNS 2013, Eko Sutrisno. Dikatakan, sebagai abdi masyarakat, seorang pegawai negeri harus bersedia ditempatkan di mana saja. Selain itu, lanjutnya, pegawai negeri juga menjalankan peran sebagai penyatu […]

expand_less