Kamis, 18 Jun 2026
light_mode

Direktur RSU Panyabungan Perang Mulut Dengan Ibu Kandung Korban

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
  • print Cetak

Komisi IV Masih Gagal Mediasi Kasus Mal Praktek

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mediasi yang dilakukan Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina) terhadap kasus dugaan mal praktek di RSU Panyabungan, masih gagal mendamaikan keluarga korban dengan pihak rumah sakit.

Pertemuan antara Komisi IV, pihak keluarga korban dan pihak RSU Panyabungan di ruang komisi IV, Selasa (7/1/2014) itu tidak saja gagal mencapai titik temu, malah terjadi perang mulut antara Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari dengan ibu kandung korban menyebabkan situasi pertemuan menjadi panas.

Acara mediasi ini dipimpin Ketua Komisi IV, Martua Nasution,Lc dihadiri anggota komisi Fakhri Batubara, Sofyan Edi Saputra dan Aisah Nafsa. Sementara pihak keluarga koraban dihadiri ibu kandung korban, Hj. Isniar lubis didampingi sejumlah keluarga. Pihak RSU Panyabungan dihadiri Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari dan dokter pelaku dugaan mal praktik Dr. Ely Juli Suryani Nasution,Sp.P serta tiga petugas RSU Panyabungan.

Pantauan Mandailing Online, perang mulut itu dipicu ucapan Drg.Bidasari dengan tekanan emosi dan keras “pasien miskin, kan pasien miskin do homu i, tai oji do ho (pasien miskin, kan pasien miskin nya kalian, tapi haji nya kamu)” kata Drg.Bidasari ke arah ibu kandung korban.

Kalimat Drg. Bidasari kontan menyulut emosi pihak keluarga. “ulang ungkit-ungkit oji di masalah on. So bisa au oji baen na marjulo-julo do au na jolo, marbengkel ami (jangan ungkit-ungkit haji dalam masalah ini. Saya bisa ber haji berkat arisan nya saya dulunya, usaha kami bengkel,” seru ibu kandung korban.

Perang mulut sempat lama berlangsung. Bahkan Drg. Bidasari sempat menantang keluarga korban membawa kasus dugaan mal praktek itu ke mana pun termasuk jalur hukum, dan RSU Panyabungan siap menghadapinya.

Alhasil, pertemuan itu tak memiliki keputusan dalam menyelesaikan sangketa medis tersebut. Kerena situasi saling emosi, pihak keluarga korban akhirnya menyerahkan kasus ini kepada Komisi IV untuk memediasi kedua pihak pada hari-hari mendatang.

Emosi keluarga korban terhadap Drg.Bidasari terlihat begitu tinggi, dibuktiknan enggannya ibu kandung korban menyalami Drg.Bidasari pada saat acara bersalaman. “Nangkon tu au ho mangido mohop, tu tuhan ma ho mangido mohop (jangan sama saya kamu minta maaf, kepada tuhan saja kamu minta maaf),” ujar ibu kandung korban.

Tetapi, pada akhirnya ib kandung korban masih mau menjabat tangan Drg.Bidasari seraya berkata “ulang songoni be pangkuling mu da (jangan seperti itu lagi bahasa kamu ya)”.

Sikap berbeda terjadi pada Dr. Ely Juli Suryani Nasution. Ibu kandung korban malah memeluk dokter itu seraya berkata “sabotulna ngana ra ami mangaduon ho inang, bahat do manyuru ami mangadu, tai inda ra ami (sebenarnya kami tak mau mengadukan kamu, nak. Banyak pihak yang menyuruh kami mengadu, tetapi kami tak mau),” ucap ibu kandung korban ketika berpelukan dengan dokter itu.

Sementara itu, Ketua Komis IV, Martua Nasution, Lc usai pertemuan kepada wartawan menyatakan bahwa pihaknya akan terus memediasi kedua pihak hingga selesai. Dia melihat bahwa sangketa medis ini masih kuat peluang menyelesaiakannya secara kekeluargaan.

Sekedar mengingatkan, korban bernama Gongga Sari, warga Kelurahan Muara Sipongi, Kecamatan Muara Sipongi, Madina. Almarhumah seorang mahasiswi S2 Universitas Negeri Medan, tutup usia 23 tahun.

Dugaan mal praktek terjadi ketika korban berobat di RSU Panyabungan, dimana setelah mengkonsumsi obat-obatan yang diresep dokter, korban mengalami gejala gatal-gatal serta bintik-bintik merah di sekujur tubuh sebelum akhirnya meninggal dunia di RSU Adam Malik, Medan pada pertengahan Desember 2013.

Peliput /Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Provinsi Kalimantan Utara Disahkan

    Provinsi Kalimantan Utara Disahkan

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Resmi jadi provinsi ke-34. Bersamaan dengan empat kabupaten baru. Sidang paripurna terakhir Dewan Perwakilan Rakyat yang dilakukan pada Kamis, 25 Oktober 2012 ini, lebih ramai dari biasanya. Bukan karena dipenuhi anggota dewan, tapi ada ratusan masyarakat adat yang memenuhi bangku balkon ruang sidang paripurna. Kebanyakan dari mereka, mengenakan baju tradisional masing-masing. Mereka, datang untuk menyambut […]

  • Bupati Tapsel Lantik 67 Kepala Desa

    Bupati Tapsel Lantik 67 Kepala Desa

    • calendar_month Selasa, 15 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M Pasaribu melantik 67 kepala desa, Senin (14/5/2018). Para kepala desa terpilih itu hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak pada tanggal 23 April 2018 lalu. Mereka dilantik di Gedung Serbaguna, Kompleks Perkantoran Pemerintah Tapanuli Selatan, Jl. Prof. Lafran Pane, Sipirok. Pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan […]

  • Dilarang Bikin Aturan Domisili untuk Syarat Daftar CPNS

    Dilarang Bikin Aturan Domisili untuk Syarat Daftar CPNS

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pemerintah tidak membolehkan adanya daerah yang membuat aturan tentang domisili sebagai salah satu syarat pelamar CPNS. Seluruh warga negara indonesia berhak memilih tempat untuk ikuti tes CPNS yang akan mulai pada November depan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) M. Imanuddin […]

  • Pohon Karet Ditebang, Warga Simangambat Gugat Oknum Bupati Madina

    Pohon Karet Ditebang, Warga Simangambat Gugat Oknum Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) mengugat oknum bupati Madina ke Pengadilan Negeri. Ketiga warga yang menggugat masing-masing : Muslih, Pardomuan Nasution dan Suhdi Efendi. Gugatan didaftarkan melalui kuasa hukum, Amir Mahmud,S.Ag, MH. CLA pada tanggal 9 Agustus 2019 di Pengadilan Negeri (PN) Mandailing Natal dengan nomor […]

  • Gaji SBY naik, daerah bangkrut

    Gaji SBY naik, daerah bangkrut

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rencana menaikkan gaji presiden dipandang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap anggaran keuangan daerah. Kenaikan gaji presiden yang akan diikuti dengan kenaikan sekitar 8000 pejabat negara lainnya hingga ke daerah akan menguras anggaran daerah. “Kalau presiden naik gaji, pejabat naik juga, akan bebani APBD karena kepala daerah juga akan ikut naik,” ujar Koordinator Investigasi […]

  • Lahan Pertanian Terendam, Butuh Bantuan Pemerintah

    Lahan Pertanian Terendam, Butuh Bantuan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam sepekan terakhir ratusan hektar persawahan di Kecamatan Siabu direndam banjir akibat luapan Sungai Batang Angkola. Kondisi itu sangat memukul petani, karena usia tanaman padi sudah menjelang panen. Sejauh ini belum diketahui total luas persawahan yang terrendam, namun sejumlah petani menaksir : mencapai 200 hektar. “Kita hanya pasrah, habis mau biang […]

expand_less