Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

DPRD Madina Harus Ambil Tindakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


*Terkait Pengadaan Sarana Dan Prasarana KB

PANYABUNGAN : DPRD Kabupaten Mandailing Natal semestinya harus melakukan pemanggilan terhadap Kakan Pemberdayaan Perempuan terkait pemberitaan tentang pengadaan sarana Dan Prasarana KB yang di tapung pada tahun anggaran 2010.yang berasal dari Anggaran Pemerintah Pusat.

Hal tersebut di sampaikan salah seorang tokoh masyarakat, B Nasution kepada Wartawan baru-baru ini di panyabungan terkait pemberitaan Pengadaan Sarana dan Prasana KB tahun 2010, yang mana menurut informasi bahwa pengadaan tersebut di duga kuat telah terjadi mark’up dalam proses pelaksanaan pengadaan satu unit mobil.

“Kita menduga bahwa dalam proses pengadaan tersebut telah terjadi kong-kali kong antara pihak rekanan dan Instansi yang menyediakan jasa tersebut, karna kegiatan hal yang serupa juga telah di tampung pada tahun anggaran 2009, nah jika terus ini di tampung kapan rakyat miskin mendapatkan kesejahteraan kalau terus uang Negara di belanjakan untuk pengadaan mobil,” ungkap B Nasution.

Lanjutnya, bukan itu saja manfaat Mobil tersebut hingga saat ini tidak di ketahui apa kegunaanya hanya di bawa setiap hari kekantor dan tidak menyentuh langsung kepada masyarakat penguna atau peserta KB. Itu terkait pengadaan mobil bagaiman dengan pengadaan Data kontrasepsinya apakah ini di berikan kepada masyarakat penguna KB atau di jual kembali keluar daerah, kuat dugaan bahwa Kantor Pemberdayaan Perempuan telah menula kembali barang yang di belanjakan keluar daerah karna di Kabupaten Mandailing Natal tidak pernah terdengan kantor pemberdayaan perempuan memberikan alat kontrasepsi secara Cuma-Cuma kepada peserta KB katanya.

Dalam hal ini hendaknya DPRD Kabupaten Mandailing Natal harus memanggil Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan terkait pengadaan sarana dan Parasarana KB pada tahun anggaran 2009-2010, agar kedepan segala kegiatan yang dananya bersumber dari APBD,APBN dapat terbuka untuk umum dan di ketahui oleh masyarakat luas.pinta B. Nasution.

Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Iskandar Hasibuan dari partai PDI Perjuangan ketika di mintai keteranganya terkait pengadaan sarana dan Prasana KB, pada tahun anggaran 2010 mengatakan, bahwa dalam jangka waktu dekat ini kita akan melakukan pemanggilan terkait pengadaan tersebut dan meminta penjelasan yang sebenarnya, dan kalau kita temui dalam pemanggilan nanti kejanggalan kita akan tindak lanjuti agar persoalan yang ada nantinya di Kantor Pemberdanyaan Perempuan dapat di selesaikan.

“Dan menurut hemat saya di duga ada semacam permainan dalam pengadaan Sarana dan Prasaran KB tahun 2010 makanya dalam jangka waktu dekat kita lakukan pemanggilan terhadap Ida hafni selaku Kakan Pemberdayaan perempauan, agar persoalan ini dapat nanti di jelaskanya,” ungkap Iskandar Hasibuan. (mag)
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kutipan di Aek Sijorni Kecewakan Pengunjung

    Kutipan di Aek Sijorni Kecewakan Pengunjung

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        TAPSEL – Pengunjung Aek Sijorni kecewa akibat banyaknya kutipan di beberapa titik di lokasi wisata itu. Alhasil, himbauan Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) tak mempan untuk mempertahankan nama baik Aek Sijorni yang berada di Kecamatan Sayur Matinggi itu. Betapa tidak, soalnya saat libur Tahun Baru, Rabu 1 Januari 2020 banyak pengunjung berbagai daerah yang […]

  • THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa pengusaha wajib membayar tunjangan hari raya (THR) paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. “THR keagamaan merupakan pendapatan upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” kata Ida dalam konferensi pers […]

  • Bawaslu Madina Sebut Tak Bisa Ungkap Nama Cakada yang Dipanggil

    Bawaslu Madina Sebut Tak Bisa Ungkap Nama Cakada yang Dipanggil

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Bawaslu Madina) melalui Koordinator Penanganan Muhammad Amin menyebut pemanggilan calon kepala daerah (Cakada) tidak bisa diliput media karena merupakan bagian dari informasi yang dikecualikan. Hal itu dia sampaikan ketika dikonfirmasi mengenai ada-tidaknya Cakada yang dipanggil untuk klarifikasi. “Itu, kan, secara tidak langsung menjawab dari saksi, […]

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURAT PALSU, Surat persetujuan perpindahan Pejabat Madina yang diduga palsu (kiri) dan yang betul-betul dikeluarkan oleh Bupati Labura (kanan). Surat yang diduga kuat palsu milik Drs Muhammad Idris Batubara ( abang Sekda Madina ). (nmedanbisnis / zamharir rangkuti)

  • Indonesia Gelap, Kabur Aja Dulu

    Indonesia Gelap, Kabur Aja Dulu

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina “Yah, di sekolah, kami akan diberikan makan gratis untuk siswa setiap hari. Katanya makanannya yang bergizi lengkap, Yah. Mantap kan, Yah. Enak.. enak..” “ Yang betul la kau, Cok. Banyak kali rupanya sudah uang guru-guru di sekolahmu? Di rumah ini saja masih sering kita bolong makan karena gak cukup uang yang […]

  • BACALON PEMIMPIN MADINA

    BACALON PEMIMPIN MADINA

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr.M.Daud Batubara, MSi Pembahasan tentang masa depan daerah saat ini semakin gencar oleh rakyat di daerah dalam konteks antara harapan dan kekhawatiran terhadap keberadaan daerah dan rakyatnya. Bukan saja di Mandailing Natal (Madina), diyakini rakyat yang kapasitas budaya politiknya pada di level partisipan, jauh-jauh hari telah menjadikan pilihan topik Pilkada ketika kongko-kongko di berbagai […]

expand_less