Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Empat orang tewas longsor di Tapteng

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

MEDAN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat longsor di Desa Sibio Bio, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Sabtu sekitar pukul 01.00 WIB menelan empat korban tewas.

“Sebanyak lima unit rumah di tebing tertimbun longsor. Empat orang tewas tertimbun longsor dan satu bayi berusia empat bulan belum ditemukan karena terbawa longsor dan arus sungai,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

Kelima korban itu terdiri dari dua kepala rumah tangga, yaitu Saut Marita Zebua (laki-laki, 28 tahun), Ariyani Telaumbanua (perempuan, 20), Daliato Zebua (laki-laki, 20), Yunita Telaumbanua (perempuan, 18) dan Butet (4 bulan, anak pasangan Dalizato dan Yunita).

Tim SAR telah mengevakuasi empat korban dalam kondisi meninggal akibat tertimbun longsor di Kecamatan Sibabangun itu. Sedangkan pencarian bayi masih dilakukan dengan menyusuri sungai. Kondisi medan tergolong berat karena berbupa perbukitan dan hutan.

Daerah Tapanuli Tengah adalah daerah rawan longsor. Hampir setiap tahun terjadi longsor dan menimbulkan korban.

Umumnya, kata dia, korban adalah masyarakat kelas ekonomi rendah yang menempati daerah-daerah rawan longsor. “Terbatasnya kemampuan untuk memproteksi diri dan lingkungannya menyebabkan masyarakat selalu terancam dari longsor,” kata Sutopo.

Puncak hujan di wilayah Sumut sendiri biasa terjadi pada kurun November-Desember setiap tahunnya. Sehingga ancaman banjir dan longsor akan meningkat.

Pada 2014 ini, telah terjadi 337 kejadian longsor di Indonesia dengan korban jiwa 267 jiwa tewas. Longsor menjadi bencana yang menimbulkan korban jiwa terbesar selama satu tahun belakangan. Daerah yang dilanda longsor umumnya tidak luas dan terjadi di wilayah Indonesia yang bertopografi curam.

“Tidak mungkin pemerintah membangun talud di seluruh daerah rawan. Sebab ada 274 kabupaten/kota berada di daerah bahaya sedang-tinggi dari longsor di Indonesia. Ada 124 juta jiwa penduduk yang terpapar dari bahaya longsor kategori sedang-tinggi,” kata dia.

Sumber : (antara)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rugi Rp300 Miliar, NII Gencar Rekrut Anggota

    Rugi Rp300 Miliar, NII Gencar Rekrut Anggota

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Maraknya gerakan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW 9) akhir-akhir ini diduga sebagai upaya untuk menutupi kerugian gerakan tersebut. Sebab, pasca Bank Century kolaps pada 2008 silam, NII pimpinan Panji Gumilang itu merugi Rp300 miliar. Karena itu, rekrutmen digencarkan untuk menutupi kerugian tersebut. Peneliti sejarah Darul Islam Negara Islam Indonesia Solahudin mengungkapkan, […]

  • FKDT Madina: Dukung Penguatan ‘Sikola Maktab’

    FKDT Madina: Dukung Penguatan ‘Sikola Maktab’

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – FKDT Madina meminta kepada semua pihak dan segenap lapisan masyarakat Madina mendukung upaya penguatan Madrasah Diniyah Takmiliyah (Sikola Maktab). Salah satunya, dengan mendorong agar setiap anak mengikuti pendidikan diniyah takmiliyah tingkat awaliyah sebelum memasuki jenjang pendidikan SLTP dan sederajat. Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Najamuddin […]

  • Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

    Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL-METRO; Aparat kesatuan Polsek Pintu Padang berhasil menggagalkan penyelundupan 17 kilogram (kg) ganja kering dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke Kota Padangsidimpuan (Psp), Senin (4/10) sekitar pukul 03.30 dini hari. Dalam aksinya, polisi berhasil mengamankan 3 tersangka. Dua tersangka dibekuk dari pinggir jalan, satu tersangka tertangkap di dalam hutan setelah sebelumnya terlibat kejar-kejaran. Namun, dalam […]

  • Dinas PUPR Madina Mulai Normalisasi Aek Singolot Pasca Banjir

    Dinas PUPR Madina Mulai Normalisasi Aek Singolot Pasca Banjir

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal mulai normalisasi sungai aek singolot di Panyabungan Selatan pasca meluapnya air sungai dua pekan lewat. Batuan dan kayu yang sempat membuat aliran sungai terhalang dibersihkan dengan menggunakan alat berat. Normalisasi sungai aek singolot tepatnya di Tanobato itu diperkirakan kelar selama 3 hari kedepan. Erwin Kepala Bidang […]

  • Bupati dan Ketua DPRD Akhirnya Kunjungi Korban Kebakaran

    Bupati dan Ketua DPRD Akhirnya Kunjungi Korban Kebakaran

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Sepekan lamanya setelah kejadian, akhirnya Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution datang juga menjeguk korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan. Bupati dan Ketua DPRD Madina Hj. Leli Hj. Leli Hartati Butar-butar serta rombongan PKK datang ke desa itu, Selasa (9/6). Dalam kesempatan itu, bupati meminta agar pembangunan […]

  • GURU PEMBURU

    GURU PEMBURU

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Arfan anak murid yang duduk di bangku kelas lima SD, tergolong soleh dan rajin. Disiplin yang sudah mulai tertanam dalam dirinya merupakan buah dari didikan ayah bundanya. Ayahnya bekerja sebagai salah satu pejabat pemerintah dan bundanya seorang guru di satu SMP terkemuka di kota. Dengan disiplin dan sifat mandiri yang sudah […]

expand_less