Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

H Chairuman Harahap dan Komjen Pol Oegroseno Figur Yang Tepat Pimpin Sumut 2013-2018

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
  • print Cetak


Menjelang Pilgubsu 2013 masyarakat sudah banyak yang menggadang-gadang kandidatnya untuk ikut bertarung. Salahsatu harapkan masyarakat adalah, Gubsu periode 2013-2018 merupakan figur yang tegas, kredibel, bersih, punya prinsip dan acceptable serta jauh dari masalah.
PARLIN POHAN-SIDIMPUAN
“Kita tidak mau Gubsu mendatang tersandung korupsi alias dinonaktifkan atau diberhentikan sementara, bahkan diberhentikan permanen. Bilamana kepala daerah sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (incrah), sangat membuat masyarakat kecewa. Artinya, pilihan yang mereka jatuhkan terhadap figur kenyataannya di tengah jalan tersandung kasus”.
Untuk itu, ke depan masyarakat supaya lebih selektif dalam memilih ataupun menentukan pilihannya. Jangan berdasarkan materi tapi para konstituen harus mengetahui siapa sebenarnya kandidat yang bertarung terutama track recordnya harus bagus, amanahkah atau banyak masalah.
Dari berbagai tabulasi yang kami buat dengan berbagai elemen baik dari elemen mahasiswa ataupun LSM banyak yang menginginkan figur H Chairuman Harahap SH MH yang sekarang Ketua Komisi II DPR-RI dan politikus Golkar. Yang satu lagi adalah Komjen Pol Drs Oegroseno SH yang juga mantan Kapoldasu yang sekarang Kalemdikpol Mabes Polri.
Kedua figur d iatas sangat acceptable dan mendapat tempat di hati masyarakat Sumut khususnya masyarakat bawah. Kedua figur ini mempunyai track record yang baik dimana H Chairuman Harahap SH MH terkenal dengan popularitasnya dan putra asli Sumut dan dikenal tegas dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Terbukti, ia mengungkap kebenaran Panja Mafia Pemilu yang sekarang kasusnya sedang disidik Mabes Polri dan perolehan suaranya pada saat Pemilu Legislatif 2009 Dapil Sumut II sangat signifikan. Ini pertanda yang bersangkutan sangat disukai oleh masyarakat.
Sedangkan Komjen Pol Drs Oegroseno SH merupakan figur yang sederhana, bersih, punya prinsip dan humanis. Walaupun bertugas di Sumut hanya sekitar 1 tahun 11 hari tapi dimata masyarakat Oegroseno sangatlah dicintai masyarakat bahkan dikenal pembela kebenaran atau pembela rakyat kecil. Selama bertugas di Sumut, boleh dikatakan tidak ada yang disakiti bahkan menindak tegas anak buahnya yang melakukan pelanggaran seperti mencopot Kapolres Siantar pada saat itu dan membuat terobosan yang sangat menyentuh hati masyarakat ‘Tidak Boleh Lagi Ada Darah dan Air Mata Yang Mengalir Dikantor Polisi’.
Banyak kaum ekonomi lemah yang ditolongnya dari kesewenang-wenang oknum kepolisian. Dengan kesedarhanaan dan kereligiusannya membuat masyarakat jatuh cinta terhadap sosok Oegreseno. Walaupun bukan putra daerah Sumut, tetapi selama memimpin di Sumut sangat berkesan dan bahkan punya tempat tersendiri dihati masyarakat terutama ibu-ibu dan rakyat kecil. Tidak pandang bulu dalam mengadakan pengayoman terhadap masyarakat bahkan boleh dikatakan semasa menjabat Kapoldasu citra Polri khususnya di Sumut sangat harum, polri menjadi berwibawa di Sumut. Maka berdasarkan track recordnya sangat layak bila Oegreseno memimpin Sumut untuk priode 2013-2018.
Tapi semuanya tergantung mereka bersedia tidak menjadi cagubsu, tapi bilamana rakyat yang meminta tentunya mereka akan mempertimbangkan, kita sebagai elemen mahasiswa tentunya mendukung figure yang bersih, masih ada 20 bulan lagi bagi rakyat sumut untuk mencari figure yang ideal memimpin sumut 2013-2018
Tulisan ini berdasrkan hasil diskusi dalam buka puasa bersama yang diprakarsai Gemassu antara wartawan koran ini dengan Sekjend PP Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (Gemasu), Asmar Ismail Siregar didampingi Ketua Pengurus Pusat LSM Masyarakat Harus Pintar (Mahap) Sumut, Sampoelan serta Ketua LSM Masyarakat Sumatera Tenggara (Mastengg), M Suangkupon Siregar, Sabtu (20/8) lalu. (***)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 106 Kades se-Madina Dilantik 30 Desember

    106 Kades se-Madina Dilantik 30 Desember

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sebanyak 106 kepala desa (Kades) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bakal dilantik pada 30 Desember mendatang. Sekitar 95 orang di antaranya merupakan hasil pilkades yang dilaksanakan beberapa bulan lalu, sedangkan 11 kades lainnya karateker atas desa yang baru dimekarkan. Demikian disampaikan Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofian Batubara MM melalui Kepala Bagian Pemerintahan […]

  • Narkoba Menyasar Remaja, Salah Siapa?

    Narkoba Menyasar Remaja, Salah Siapa?

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Polisi kembali mengungkap hal sangat memprihatinkan yang menyangkut remaja. Dari hasil penggerebekan yang dilakukan oleh polisi di Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, sebanyak 15 pelajar SMP positif menggunakan narkoba setelah melakukan tes urine. Menurut Walikota Surabaya Eri Cahyadi, penyalahgunaan narkoba merupakan kenakalan remaja yang salah satunya karena salah pola asuh orang […]

  • Abainya Peran Negara Mengakibatkan Kejahatan Subur di Negeri ini

    Abainya Peran Negara Mengakibatkan Kejahatan Subur di Negeri ini

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Umar Ibu rumah tangga, tinggal di Madina Akhir -Akhir ini aksi kejahatan semakin masif di negri ini, terhitung pada bulan Ramadan ini saja terjadi beberapa kasus. Padahal ini bulan Ramadan saharusnya diisi dengan kegiatan positif beramal istimewa, bukan diisi dengan aksi kejahatan. Membuat resah masyarakat dengan menimbulkan kegaduhan karena adanya klitih. Dilansir dari […]

  • Surat Tulak-tulak

    Surat Tulak-tulak

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (I) Oleh : Z.Pangaduan Lubis) SuratTulak-Tulak. Masyarakat Mandailing memiliki aksara etnisnya sendiri yang dinamakan Surat Tulak-Tulak (bukan aksara Batak). Zaman sejarah ditandai oleh penggunaan aksara. Zaman sebelum adanya penggunaan sejarah dinamakan zaman pra-sejarah. Kita belum mengetahui sejak kapan masyarakat Mandailing menggunakan aksara Surat Tulak-Tulak dalam kehidupan. Oleh karena itu, kita dengan […]

  • Tahun ini Bupati Madina Ajukan 11.604 MT Gas Elpiji 3Kg

    Tahun ini Bupati Madina Ajukan 11.604 MT Gas Elpiji 3Kg

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) telah mengajukan quota gas elpiji 3kg untuk tahun 2025 sebanyak 11.604 metrik ton (MT) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Quota itu diajukan Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution kepada Biro Perekonomian Pemprov Sumut melalui surat bernomor 510/5230/DISDAG/2024 tanggal 1 November 2025. Ajuan quota 11.604 MT itu terbagi untuk rumah […]

  • 2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jayapura, Dua karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) tewas dalam kecelakaan di luar wilayah operasi Freeport di Timika, Papua. Diduga ada serangan tembakan terhadap mobil yang mereka kendarai. Kedua korban meninggal yakni Security Manager PTFI Daniel Mansawan serta Jensub Security PTFI Aris Siregar. Jenazah saat ini sementara diotopsi di Rumah Sakit Umum Timika. Ramdani Sirait, juru […]

expand_less