Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Harga Karet Tocom 4 November Anjlok Kembali

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
  • print Cetak

 
Aksi profit taking masih terus berlangsung pada perdagangan karet di sebagian bursa komoditas internasional hingga memicu penurunan harga yang signifikan.

Harga karet Tocom dan juga Shanghai akhir perdagangan hari Rabu (4/11/2020) anjlok ke posisi terendah 2 pekan.

Penurunan di Tocom (Tokyo Commodity Exchange) ini diperkirakan akan berdampak pada penurunan harga karet di Indonesia termasuk Mandailing Natal (Madina) yang sudah mencapai kenaikan dalam tiga pekan terakhir.

Penjualan Kamis kemarin (5/11/2020) di Panyabungan harga karet mencapai Rp. 9.500 hingga Rp 10.000 per Kg. Dua pekan sebelumnya harga memulai lonjakan ke level Rp9.800 hingga Rp 10.500 per Kg, naik dari bulan sebelumnya yang masih di kisaran Rp 7.500 sampai Rp 8.000 per Kg.

Penurunan harga karet Tocom posisi 4 November 2020 ini merupakan yang terburuk sejak 1 Desember 2008. Hanya harga karet di Sicom (Singapore Commodity Exchange) yang masih menguat merespon pergerakan optimis harga minyak mentah.  

Aksi profit taking sudah berlangsung selama 4 sesi berturut dan sepertinya masih ada investor besar yang mau mendapat keuntungan besar. Pekan lalu harga karet di bursa SHFE dan Tocom melompat tinggi ke posisi tertinggi 3 tahun lebih, kemudian terpangkas cukup signifikan. 

Harga karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Maret 2021 akhir perdagangan sesi sore ditutup anjlok 20,00 yen atau 8,69% ke posisi 210.2 yen per kg, terburuk dalam 12 tahun.  Sempat bergerak tinggi ke posisi 225,9 setelah dibuka pada  posisi 224,8.

Harga karet di bursa Shanghai (SHFE), khusus untuk kontrak bulan Januari 2021 ditutup turun 420 poin atau 2,7% ke posisi 14850 yuan. Untuk harga karet di bursa Singapura – Sicom,  kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Januari 2021  ditutup menguat US$1,8 atau 1,19% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 153,0.  

Sebelumnya, fundamental karet menguat setelah India melaporkan meningkatnya permintaan dari produksi ban yang memicu meningkatnya permintaan karet di pasar global. Sebagai informasi, India merupakan negara konsumen terbesar dunia kedua setelah China. Pekan lalu  China juga laporkan adanya peningkatan dalam industri otomotif negeri tersebut.

Sumber : Vibiznews
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPPK Tahun Depan Pemkab Madina Buka 315 Formasi Guru PAI

    PPPK Tahun Depan Pemkab Madina Buka 315 Formasi Guru PAI

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan membuka 315 formasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun depan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Arbiuddin Harahap ketika mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD dengan agenda Menindaklanjuti Surat Audiensi AGPAI Madina […]

  • BPD Desa Rantobi Mengaku Tidak Tau Soal Tambang Emas Ilegal Diwilayahnya

    BPD Desa Rantobi Mengaku Tidak Tau Soal Tambang Emas Ilegal Diwilayahnya

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): aneh. Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Desa Rantobi di Kecamatan Batang Natal , Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak tau menau soal tambang emas ilegal yang beroperasi di desa Rantobi. Hal itu diungkapkan Abdul Hadi selaku BPD Desa Rantobi saat dikonfirmasi Mandailing Online Rabu 7/5/2025. ” kami masalah […]

  • Aku Ingin Diratukan, Tapi Sistem Telah Merampasnya

    Aku Ingin Diratukan, Tapi Sistem Telah Merampasnya

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nesty Laila Sari   Sejak awal menikah, aku punya impian sederhana: ingin diratukan. Sebagai seorang istri, aku hanya ingin taat kepada suami, merawat anak-anakku, dan membangun rumah tangga dengan penuh kebahagiaan, ketenangan, dan kedamaian. Namun, kenyataannya berbeda jauh. Setelah melewati hari demi hari, aku merasakan bahwa jalan ini tidak mudah. Terlebih setelah memiliki anak, […]

  • Atika: Pemkab Berjuang untuk Pemerataan Pembangunan

    Atika: Pemkab Berjuang untuk Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terus berupaya semaksimal mungkin menghadirkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itu juga berkaitan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkecil kesenjangan antar wilayah dan mendekatkan pelayanan pemerintah itu sendiri kepada masyarakatnya. “Saya menegaskan hal ini di Kecamatan Batahan di hari kedua kunjungan kerja di […]

  • Ibu, Ummu wa Rabbatul Bait!

    Ibu, Ummu wa Rabbatul Bait!

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sri Handayani, ST Guru, tinggal di Padangsidimpuan, Sumatera Utara Kesadaran akan pentingnya tugas-tugas ibu yang tak tergantikan oleh siapapun. Perempuan, keluarga dan generasi adalah mata rantai tegaknya sebuah peradaban yang gemilang. Jika kita melihat kondisi saat ini, perempuan muslim saat ini berada di pusat perang budaya barat. Mereka dipandang  “pengemban budaya”, “pengelola dari […]

  • Hartono Tenang Setelah Kembali ke Islam

    Hartono Tenang Setelah Kembali ke Islam

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Acara di radio membuatnya tertarik mempelajari Islam lebih dalam. Hartono (25 tahun) lahir dari keluarga Islam. Namun, ia besar tanpa pendidikan agama. Hal ini membuat jiwanya kosong. Ia mengaku selama itu ia tak pernah mendalami Islam secara sungguh-sungguh. “Saya blank sama sekali tentang Islam,” ujarnya kepada Republika lewat sambungan telepon, pekan lalu. Ia merasa pemahaman […]

expand_less