Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Idul Fitri ditentukan Sabtu ini

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Agt 2012
  • print Cetak

JAKARTA – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan Idul Fitri atau 1 Syawal pada Sabtu sore (18/8) mendatang, kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Jakarta, hari ini.

Pernyataan Menag itu disampaikan seusai penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Jalan Medan Merdeka Barat No 3, Jakarta.

“Kami akan laksanakan Sabtu sore, 18 Agustus,” kata Suryadharma. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Bahrul Hayat juga menjelaskan, pelaksanaan sidang tersebut diselenggarakan Sabtu sore didasarkan pada perhitungan hisab bahwa pada saat itu hilal sudah di atas nol derajat.

“Kami kan memperhitungkan 1 Syawal dan Idul Fitri berdasarkan hisab dan rukyat,” ujarnya. Memang, diperkirakan Lebaran atau Idul Fitri akan jatuh hari Minggu (19/8) depan, katanya.

Semua ormas Islam akan diundang, termasuk Muhammadiyah, yang pada sidang isbat penentuan awal Ramadhan tidak hadir. Sidang ini akan terbuka dan dilaksanakan di Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin. Ia menolak jika sidang tersebut diselenggarakan tertutup sebagaimana disarankan salah satu ormas Islam lainnya. Peran pemerintah sebagai mediasi. Dalam sidang itu juga akan hadir dari kalangan Badan Hisab dan Rukyat, katanya.

Perhitungan penentuan Idul Fitri, yakni ilmu hisab yang selama ini digunakan Muhammadiyah dalam menetapkan hari besar umat islam seperti Idul Adha, Idul Fitri dan awal Ramadan telah memberi warga Muhammadiyah kepastian, kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mukti.

“Ibadah dalam Islam berkaitan dengan waktu sehingga masalah awal dan akhir terkait waktu dapat dipahami dan dilihat dengan ilmu,” kata Abdul Mukti kepada wartawan, hari ini.

Dia mengatakan Allah SWT menciptakan matahari, bumi dan bulan yang peredarannya dapat dihitung manusia. Dan manusia dapat menetapkan hari besar keagamaan berdasarkan ilmu astronomi yang dipahaminya itu, sambungnya.

Abdul Mukti mengatakan, jangankan hari raya tahun ini, hari raya 10 tahun lagi juga dapat diprediksi. Bahkan orang kini tidak perlu keluar rumah untuk melihat matahari saat akan salat, karena sekarang mengacu pada ilmu yang dipelajari manusia.

Gejala gerhana matahari pun kini bisa diprediksi menggunakan ilmu yang dimiliki manusia dan ilmu yang dikuasai manusia ini hampir tidak pernah keliru memprediksi.(kompas)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) oleh Bupati Madina Aspan Sopian Batubara yang telah berlangsung beberapa kali menimbulkan persepsi negatif dan kontroversial di tengah masyarakat Madina. Reaksi keras datang dari beberapa elemen mahasiswa dan pemuda Madina menyikapi mutasi ini. “Kita mengecam pelaksanaan Mutasi ini karena menurut penilaian kita mutasi yang telah […]

  • MENGGAGAS TRANSFORMASI PROGRAM MBG PADA BGN

    MENGGAGAS TRANSFORMASI PROGRAM MBG PADA BGN

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MENJADI PROGRAM PENDIDIKAN GRATIS 16 TAHUN PADA BPJS PENDIDIKAN   Oleh: Rahmad Daulay   PENDAHULUAN Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas manusia, bukan sekadar kekayaan alam. Di tengah persaingan global, Indonesia harus menempatkan pendidikan sebagai investasi utama karena menjadi fondasi kemajuan ekonomi, stabilitas sosial, dan kemandirian. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah Badan Gizi […]

  • Kuburan Godang Abad 8 di Pidoli

    Kuburan Godang Abad 8 di Pidoli

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Di Desa Pidoli Lombang, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, ada makam besar. Perkiraan dibina abad 8 Masehi. Para arkeolog menyebutnya Makam Godang. Tetapi, warga Desa Pidoli menyebutnya Kuburan Godang (Kuburan Besar). Kuburan ini berlokasi di kawasan persawahan arah selatan pemukiman Pidoli Lombang. Dapat dijangkau melalui jalan tanah dengan kenderaan roda empat, sekitar 200 meter dari […]

  • Yakin Tuhan Itu Esa, Wanita Inggris Itu Memeluk Islam

    Yakin Tuhan Itu Esa, Wanita Inggris Itu Memeluk Islam

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anisa Kissoon, seorang wanita Inggris ini merasakan manisnya hidayah Allah melalui dakwah tak langsung sang kakak. Ia tumbuh besar bersama sang kakak dengan contoh yang baik darinya. Saat kakaknya berusia 12 tahun, Anisa seringkali mendapati kakak laki-lakinya itu shalat dan membaca Alquran. Bermula dari situ, Anisa tertarik pada dinullah ini. “Banyak pengaruh datang dari kakakku […]

  • UMK Madina Tahun 2024 Senilai Rp. 2.911.736,13

    UMK Madina Tahun 2024 Senilai Rp. 2.911.736,13

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – melalui keputusan rapat dewan pengupahan kabupaten, Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution menandatangani rekomendasi Upah Mininum Kabupaten ( UMK ) tahun 2024 senilai Rp. 2.911.736,13. Nilai ini naik dari sebelumnya yakni Rp.2.874.312,58. ” penetapan tersebut sesuai prosedur pengupahan atau regulasi Peraturan Pemerintah (PP) 51 Tahun 2023. Serta berdasarkan […]

  • Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan massa dari berbagai ormas islam tampak berkumpul di Polresta Medan, Senin (5/5/2014). Belum diketahui secara pasti apa maksud kedatangan puluhan massa berseragam serba putih ini. Pantauan Tribun, beberapa perwakilan massa tampak masuk ke gedung Polresta Medan. Sementara itu, beberapa massa lainnya tampak berjaga di halaman kantor polisi ini, seakan hendak mengepung gedung […]

expand_less