Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Kepala Desa di Madina Nihil Visi Ekonomi, Akibatnya Dana Desa Tak Berdampak Memakmurkan Rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Okt 2016
  • print Cetak

 

Dana Desa termasuk juga untuk infrastruktur ekonomi

Dana Desa termasuk juga untuk infrastruktur ekonomi

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mayoritas kepala desa di Mandailing Natal (Madina) tidak memiliki visi terhadap pengembangan perekonomian desa.

Hal itu dibuktikan minimnya jumlah desa yang mengarahkan Dana Desa bagi upaya pertumbuhan ekonomi desa.

“Niat pemerintah Indonesia memajukan ekonomi penduduk desa melalui Dana Desa justru mentok di tangan kepala desa,” kata Maruli Borotan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (4/10).

Dikatakannya, mayoritas kepala desa di Mandailing Natal (Madina) justru terjebak pada sektor pemukiman seperti membangun jalan jenis rabat beton, pembangunan parit jalan desa, membangun gedung sekolah taman kanak-kanak. Kalau infrastruktur air bersih, masih wajar, karena air bersih merupakan kebutuhan vital penduduk.

Di Permendes Nomor 21 Tahun 2016 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016, pemerintah Indonesia memberikan pilihan kepada desa menetapkan sektor-sektor yang akan dibiayai oleh Dana Desa, baik sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan, pemukiman dan sosial.

Pemerintah memberikan pilihan itu kepada desa karena esensi kelahiran Dana Desa itu sendiri memberikan hak otonom kepada desa menetapkan pilihan berdasarkan kondisi masing-masing desa yang ditetapkan dalam musyawarah desa.

“Berdasarkan pilihan-pilihan yang diberikan pemerintah Indonesia itulah sebenarnya kita bisa menilai apakah kepala desa memiliki visi atau tidak terhadap pengembangan ekonomi penduduknya. Dan ternyata, mayoritas kepala desa lebih ke sektor pemukiman atau mempermak wajah desanya, mereka seolah buta terhadap pengembangan ekonomi,” katanya.

 Di sinilah dibutuhkan visi kepala desa dalam menetapkan skala prioritas, baik melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pemerintah Desa.

“Jika kepala desa berdalih bahwa penetapan prioritas Dana Desa berdasar hasil musyawarah desa, itu alasan dungu. Kepala desa itu seorang pemimpin, bukan tukang teken saja. Seorang pemimpin seharusnya mampu memberikan pencerahan, melobi dan meyakinkan tokoh-tokoh masyarakat tentang arah pembangunan desa berdasar visi misinya sebagai seorang kepala desa,” ujarnya.

“Dana Desa itu juga sama esensinya dengan dana kabupaten. Dana kabupaten ditetapkan melalui musyawarah di DPRD lalu menjadi APBD. Dan Dana Desa juga ditetapkan melalui musyawarah desa lalu menjadi APBDesa. Itu artinya, visi misi kepala desa tetap menjadi salah satu arah pembangunan desa walau melalui tahapan musyawarah desa, sebagaimana visi misi seorang bupati menjadi salah satu arah pembangunan kabupaten walau melalui musyawarah di DPRD,” imbuhnya.

Oleh karenanya, jika pemerintah desa tidak ada mengalokasikan Dana Desa pada sektor ekonomi, baik infrastruktur ekonomi, investasi desa maupun penguataan wirausaha penduduknya, maka kepala desa-nya yang tak memiliki visi ekonomi.

Oleh karenanya, pemerintah kabupaten harus mendorong desa agar memiliki program maupu arah tujuan pembangunan ekonomi penduduk.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Landasan Terbang PT SKU Diduga Ilegal

    Landasan Terbang PT SKU Diduga Ilegal

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotapinang. Penggunaan landasan dan operasional pesawat terbang di perkebunan PT Satya Kisma Usaha (SKU) di Desa Normark, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) diduga ilegal. Pasalnya, sejumlah instansi terkait di Labusel belum ada menerima permohonan ataupun mengeluarkan izin landasan terbang dan operasional pesawat terbang tersebut. Informasi yang dihimpun, Rabu (6/7), landasan pesawat terbang di perkebunan […]

  • KPU Madina Tak Terima Berkas Pasangan Ali Mutiara-Safron

    KPU Madina Tak Terima Berkas Pasangan Ali Mutiara-Safron

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) tidak menerima pendaftaran pasangan calon bupati/wakil bupati Madina dari gabungan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Kedua partai ini mengusung nama Ir. Ali Mutiara Rangkuti dan Shafron,S.Psi yang datang mendaftarkan diri ke KPU Madina, Selasa (28/7). Demikian […]

  • Kejaksaan Geledah Ruangan Sekretaris DPRD Langkat

    Kejaksaan Geledah Ruangan Sekretaris DPRD Langkat

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Langkat, – Kejaksaan Negeri Stabat melakukan penggeledahan ruangan kerja Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, untuk mencari berkas sebagai bukti tambahan bagi tersangka Sekretaris DPRD HS. “Kita mengumpulkan bukti bukti kasus dugaan korupsi Sekwan (Sekretaris Dewan/DPRD) Langkat,” kata Kepala seksi Pidana Khusus Kejaksaaan Negeri Stabat Ricardo Marpaung di Stabat, Kamis. Ricardo […]

  • BILIK BESI DI RUMAH MEWAH

    BILIK BESI DI RUMAH MEWAH

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Pola Bahasan Subtansi dalam Pro-Kontra)   Catatan ringkas: M. Daud Batubara   Tertangkaptangannya seorang kepala daerah di Sumut oleh lembaga anti rasuah, telah menambah keterpurukan kondisi Provinsi Sumut bahkan Indonesia dalam hal catatan korupsi. Fenomena ini telah menjadi prokontra oleh para pegiat informasi. Namun tulisan ini bukan membahas tentang tertangkaptangannya beliau, hanya saja pilihan thema […]

  • Lebaran, Tambang Emas Ilegal Stop Operasi Buat Sungai Batang Natal Terlihat Jernih

    Lebaran, Tambang Emas Ilegal Stop Operasi Buat Sungai Batang Natal Terlihat Jernih

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batang Natal ( Mandailing Online ): berhentinya aktifitas tambang emas ilegal di Kecamatan Batang Nata dan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) membuat sungai batang natal terlihat bersih dan bening. Menurut warga karena aktifitas tambang emas ilegal yang berhenti beroperasi karena libur lebaran. ” palingan berapa hari ini aja pak sungainya bersih. Itupun […]

  • Tiap malam geng motor harus diberantas

    Tiap malam geng motor harus diberantas

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Maraknya aksi geng motor atau geng kereta yang belakangan ini meresahkan masyarakat harus segera diantisipasi dan disikapi secara kolektif. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Medan telah bersikap melakukan kebijakan bersama untuk mengatasi geng kereta. Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan penekanan terhadap peran guru di sekolah, untuk mengawasi berkembangnya kelompok-kelompok tersebut. “Setiap […]

expand_less