Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Kepala Desa Harus Transparan Kelola Dana Desa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Agt 2016
  • print Cetak
Iskandar Hasibuna

Iskandar Hasibuna

PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Para kepala desa di Mandailing Natal harus transparan mengelola Dana Desa agar tidak terjebak dalam masalah hukum.

“Karena jika penggunaanya disalahgunakan akan menimbulkan proses hukum yang bisa menjerumuskan kades ke penjara,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan kepada Mandailing Online di Panyabungan, Rabu (24/8/2016).

Dia juga mengingatkan para kepala desa jangan mau ditakut-takuti oleh oknum-oknum yang ingin menggerogoti Dana Desa.

“Selalulah membuat papan pengumuman setiap anggaran yang dipergunakan,” katanya.

Dikatakannya, berdasar laporan beberapa kepala desa ke PDI Perjuangan Madina, bahwa sejak keluarnya Dana Desa Tahun 2016 di beberapa desa, telah banyak oknum-oknum tertentu dengan berbagai macam dalih untuk mempertanyakan penggunaan Dana Desa, tentu langkah oknum-oknum itu mengakibatkan kepala desa kewalahan.

“Bagaimana kades dan aparatnya memberikan penjelasan tentang penggunaan Dana Desa, kerjanya saja baru dimulai, tentu ada proses pekerjaannya, jika memang ada yang menjadi pengawas kita ucapkan terima kasih, tapi jangan kades yang dicari, tetapi awasi detik demi detik pekerja yang melaksanakan proyek yang diusulkan sesuai RAB (Rancangan Anggaran Biaya) yang diusulkan,” ujar Iskandar.

Dia juga meminta DPRD Madina ikut turun langsung melakukan pengawasan. Bukan mengawasi dari kantor DPRD, tapi langsung ke lapangan setiap waktunya jika DPRD ingin penggunaan Dan Desa bagus.

Kepala desa atau siapa saja yang mengelola Dana Desa harus transparan dengan cara memampangkan pengumuman, atau bila perlu diumumkan di mesjid pada setiap Jum’at agar seluruh masyarakat ikut mengawasi.

Pola transparan ini akan meminimalisir oknum-oknum mengaku pengawas yang gentayangan dari desa ke desa mencari-cari kesalahan kepala desa dengan tujuan meraup uang.

“Memberikan uang kepada oknum-okunum mengaku pengawas akan merugikan kepala desa. Apakah kades mau uangnya dinikmati orang lain, tetapi pertanggungjawabannya kades? Kalau kades mau seperti itu, maka siap siapalah masuk penjara. Agar tak masuk penjara siapkan administrasi dengan baik dan buat papan informasi dan lengkap dengan proyek yang disulkan sesuai hasil musyawarah desa,” ujar Iskandar.

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Tapteng Khawatir Nasib 300 Warga Dekat Lokasi Longsor

    Plt Bupati Tapteng Khawatir Nasib 300 Warga Dekat Lokasi Longsor

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Pelaksana Tugas Bupati Tapanuli Tengah M Syukran Tanjung mengaku khawatir dengan sekitar 300 warga yang berada di dekat lokasi longsor di Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangan, yang tadi pagi telah memakan korban.   “Kalau lima keluarga yang ada di dekat lokasi longsor sudah keluar semua. Tapi di atas mereka itu ada lagi 300 warga […]

  • TPS 14 Mompang Jae Laksanakan PSU

    TPS 14 Mompang Jae Laksanakan PSU

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Pemungutan Suara Ulang Pemilu 2019 dilakukan di TPS 14 Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Sumut, Sabtu (27/4/2019). Pihak aparat Kepolisian, TNI, Bawaslu dan KPU Madina memantau langsung pelaksanaan coblos ulang itu. Dari 208 suara yang terdaftar dalam DPT TPS 14 tersebut ditambah DPK 21 orang,  […]

  • Si Bulus-bulus Si Rumbuk-rumbuk

    Si Bulus-bulus Si Rumbuk-rumbuk

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Apa itu Si bulus-bulus Si rumbuk-rumbuk ??? semacam makanankah? Atau tempat kah? Atau semacam mitos??? Yaa, Si bulus-bulus Si rumbuk-rumbuk merupakan karya fenomenal dari Sati Nasution. Siapakah dia??? mungkin banyak orang yang tdk mengenalnya. Bahkan orang mandailing (ato batak) pun banyak tidak mengenalnya. Beliau adalah pahlawan (menurut orang mandailing) pendidikan (pemikir) tentang pentingnya sekolah (menuntut […]

  • Pembangunan Jalan Gunungtua bermasalah

    Pembangunan Jalan Gunungtua bermasalah

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    GUNUNGTUA – Proyek rehab ruas Jalan Kihajar Dewantara Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padanglawas Utara, sampai saat ini belum terpasang papan proyek. Pantauan di lokasi, rehab jalan menuju kantor pengadilan dan SMAN 1 Gunungtua terlihat kondisinya amburadul. Sejauh ini pembangunannya mulai bermasalah, diantaranya teknik meletakkan batu yang terlihat hancur. Sementara papan proyek tidak dipasang, padahal […]

  • Perambahan Hutan Batang Natal dan Lingga Bayu Diduga Dibacking Oknum Aparat dan Dewan

    Perambahan Hutan Batang Natal dan Lingga Bayu Diduga Dibacking Oknum Aparat dan Dewan

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Aktifitas perambahan hutan alias praktek illegal logging di sejumlah kawasan hutan di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayau Kabupaten Madina terus saja berlangsung secara terang-terangan dan tanpa memperdulikan, lingkungan, aparat dan masyarakat sekitar. Bahkan aktifitas tersebut juga disinyalir merambah sampai ke hutan lindung yang disulap menjadi perkebunan pribadi. Informasi diperoleh Portibi DNP, dari […]

  • Hanyutkan Rumah :

    Hanyutkan Rumah :

    • calendar_month Jumat, 15 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Meluapnya sungai Aek Rantopuran di Desa Gunung Tua Kecamatan Panyabungan Kamis (15/2) selain menghanyutkan rumah dan jembatan rambin juga memutuskan jaringan listrik (MO/hol)

expand_less