Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Ketua Umum Anti Narkoba Sumut Minta kapoldasu sidik kasus tangkap lepas Narkoba Ganja di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2010
  • print Cetak

Kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba Ganja yang di lakukan Mapolres Madina ternyata menjadi sorotan bagi ketua Umum Anti Narkoba Usman “ Jabrik “ siregar untuk angkat bicara. Kepada Berita di panyabungan kemaren beliau mengatakan kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba Ganja ini di nilai sangat ganjil dan terkesan di duga adanya suatu Mafia Hukum dan rekayasa kasus yang di duga telah menghilangkan barang bukti.

Hal tersebut bisa kita lihat dari keterangan Kapolres Madina, AKBP. Hirbak Wahyu Setiawan, Sik dan Kasat Narkoba yang saat itu di jabat oleh Iptu. E Banjarnahor , kepada para Jurnalis, LSM dan Masyarakat saat di konfirmasi terkait lepasnya ke 6 tersangka Narkoba ganja tersebut.

Dalam keterangan yang di berikan Kapolres dan Kasat Narkoba kepada Jurnalis, LSM dan Masyarakat bahwa Mapolres Madina khususnya Satnarkoba tidak bisa melakukan penahanan terhadap ke 6 tersangka di sebabkan tidak mempunyai bukti yang cukup kuat.

Masih Usman, Kemudian melalui rekaman suara yang saya dengar ini Kapolres Madina dan Kasat Narkobanya mengatakan hanya mempunyai bukti keterangan pengakuan ke 6 tersangka yang mengakui telah memakai ganja dan test urine yang di nilai positif memang memakai ganja.

Namun menurut saya keterangan yang di berikan Kapolres Madina, AKBP. Hirbak Wahyu Setiawan, Sik dan Iptu. E Banjarnahor yang pada saat itu menjabat sebagai Kasat Narkoba berbeda jauh dengan laporan SPK Mapolres Madina ke situs Quick Respon Forum Polda Sumut.

Dalam milis situs Quick Respon Forum Polda Sumut yang di kirim SPK Mapolres Madina tanggal 27 Juli 2010 pukul 11. 33 wib, di katakan bahwa pada hari selasa tanggal 27 Juli 2010 pukul 01. 00 wib bertempat warung Samsuddin Batubara alias Manambin telah tertangkap tangan menghisap ganja dan padanya di temukan sebungkus ganja kering yang di simpan dalam rokok Marlboro merah. Ke 6 tersangka tersebut atas nama Heriansyah Hanzali Dalimunthe ( 27 ) Pekerjaan pegawai Negeri sipil, Eddy Syahputra ( 36 ) wiraswasta, Dedek Espansa siregar ( 27 ) pegawai Negeri Sipil, Syamsuddin Batubara ( 34 ) wiraswasta, Agussalam Syahputra Harahap ( 23 ) wiraswasta dan Hamonangan Batubara ( 22 ) wiraswasta.

Nah dari keganjilan inilah di duga telah terjadi Praktek Mafia Hukum dan di duda adanya suatu rekayasa kasus dalam kasus tangkap lepas terhadap ke 6 orang tersangka Narkoba ganja yang sempat menghebohkan masyarakat Madina yang mengatakan bahwa hukum hanya milik orang kaya sebab apabila hukum tersangkut dengan orang kaya dan berpangkat pasti hukum akan tidak bersikap tegas sedangkan apabila hukum tersangkut dengan orang miskin atau wong silik pasti hukum bisa tegas memberi hukuman. Jelas Ketua Umum Anti Narkoba Sumut.

Jadi saya selaku Ketua Umum Anti Narkoba Sumut meminta tegas kepada Kapoldasu, Irjen Pol. Oegroseno untuk memberi perhatian khusus atas kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba ganja yang ada di Mapolres Madinadan melakukan penyelidikan ulang, sebab Kasus Narkoba dan Kasus Korupsi adalah target Khusus Kapolri dan Presiden SBY untuk di bumi hanguskan. (tin)
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usulan Wabup Terkait Penutupan PT SMGP Hanya Cakap-Cakap

    Usulan Wabup Terkait Penutupan PT SMGP Hanya Cakap-Cakap

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usulan penutupan perusahaan panas bumi PT SMGP yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagaimana dimuat beberapa media menurut Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Muhammad Irwansyah Lubis hanya sebatas lip service. “Kita tidak pernah mendengar usulan itu diajukan secara resmi kepada pemerintah pusat […]

  • Azwar Abubakar: Jangan Percaya Pungli Dan Calo, Masuk PNS Tergantung Hasil Tes

    Azwar Abubakar: Jangan Percaya Pungli Dan Calo, Masuk PNS Tergantung Hasil Tes

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tidak ada pungutan liar dan calo. “Masyarakat nggak usah percaya dengan calo yang mengaku bisa masukkan jadi PNS,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar kepada Rakyat Merdeka, Senin (26/8). Menurutnya, semua yang masuk menjadi PNS harus melalui kemampuan kompetensi. “Kami ingin PNS yang […]

  • Polri: Tak ada penjemputan paksa

    Polri: Tak ada penjemputan paksa

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kepada Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Aliyus membantah telah mengirimkan personel Provos ke KPK untuk menjemput paksa lima anggotanya yang bertahan menjadi penyidik di KPK. Berdasar pesan singkat yang diterima Republika, Jumat (5/10), Suhardi menyatakan telah menelpon langsung Karo Provos. “Tidak Benar. Baru saja saya menelpon Karo Provos yang sudah […]

  • Ketua DPRD Apresiasi Kearifan Bupati dan Wakil Bupati

    Ketua DPRD Apresiasi Kearifan Bupati dan Wakil Bupati

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengapresiasi kearifan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution terkait akan keluarnya SK dan gaji honorer. “Kita apresiasi Pak Bupati dan Wakil Bupati yang telah begitu arif dan membuat keputusan untuk segera mengeluarkan SK dan gaji pegawai […]

  • Beras Bansos Diklaim Biangkerok Dagangan Penjual Beras Numpuk

    Beras Bansos Diklaim Biangkerok Dagangan Penjual Beras Numpuk

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat bantuan beras yang digelontorkan oleh Pemerintah, daya jual beras di Madina anjlok. Pedagang beras di Madina mengaku dagangan beras sepi Jelang Pilkada Tahun 2024, akibatnya stok menumpuk digudang. Zahira pedagang beras di Desa Gunung Tua, Panyabungan mengungkapkan, biang kerok beras tidak laku meski harga beras saat ini cendrung murah gegara […]

  • PN Panyabungan Jangan Main-main

    PN Panyabungan Jangan Main-main

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengadilan Negeri Panyabungan diminta tidak main-main dalam menyidangkan kasus pengisap ganja dengan terdakwa Heriansyah Hanzali Dalimunte (PNS), Dedek Ispansyah Siregar (PNS), Edi Syahputra (wiraswasta) dan Samsuddin Batubara (wiraswasta). Hal itu disampaikan Anggota DPRD Mandailing Natal Binsar Nasution di Gedung DPRD Madina, Rabu (24/11/2010). Dia meminta PN Panyabungan tidak main-main menyidangkan kasus ini karena kasus […]

expand_less