Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Kisah Mahasiswa Panyabungan di Thailand, Menunggu e-KTP Sejak Tahun 2017

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
  • print Cetak

Deni Setiadi (tengah)

 

Persoalan blangko e-KTP habis atau mesin pencetak rusak atau server KTP bermasalah di Kabupaten Mandailing Natal sudah menjadi penyakit yang belum sembuh.

Dan rakyat selalu menghela nafas.

Lantas, bagaimana jika mahasiswa yang kuliah di luar negeri butuh e-KTP, namun selalu mentok oleh “penyakit “ itu?

Ini keluhan seorang mahasiswa yang kuliah di Thailand. Yang sejak 2017 menunggu e-KTP dari Dinas Kependudukan Mandailing Natal.  Sejak dia lulus SMK.

“Setiap saya datang, blangko selalu habis,” kata Deni Setiadi dalam  pesan inbox kepada Redaksi Mandailing Online 20 Agustus 2019, lima hari sebelum dia kembali ke Thailand.

Deni Setiadi adalah warga Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal. Sedang kuliah S1 di di negara Thailand.

Dia telah melakukan rekaman untuk e-KTP sejak Juni 2017. Hingga 2019 e-KTP itu tak selesai dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil Mandailing Natal (Madina).

Dia tak berhasil memperoleh e-KTP. Pihak Dinas Kependudukan Madina menyatakan bahwa blangko e-KTP habis.

Saat libur kuliah, dia kembali ke Panyabungan selama sekitar 2 bulan. Itu liburan summer-nya yang terakhir sebelum melakukan internship.

Pada tanggal 20 Agustus 2019 pagi jam 9.00 WIB dia datang lagi mempertanyakan apakah e-KTP sudah siap? Ternyata juga tak siap. Alasan tetap sama : blanko habis.

Setiap dia datang ke Dinas Kependudukan Madina, blanko selalu habis.

Pegawai di Dinas Kependudukan Madina berkata bahwa dalam rentang tertentu blanko akan datang sebanyak sekitar 500 lembar, dan itu akan habis hanya dalam waktu 1 setengah hari.  Artinya, siapa cepat dia dapat.

Dia pernah menemui pejabat di instansi itu memberitahu pentingnya e-KTP itu agar semua aktifitas kuliah di luar negeri tak terkendala.

Dia menjadi gelisah karena tanggal 25 Agustus 2019 dia harus kembali ke Thailand untuk mengikuti internship.

Apalagi pasport miliknya akan habis tahun depan. Itu membutuhkan e-KTP.

Internship itu sangat urgen bagi masa depannya.

e- KTP itu sangat diperlukannya untuk membuka rekening di bank BNI. Pihak bank tak bisa menerbitkan rekening jika pemohon tak memiliki e-KTP.  Apalagi seluruh bank di Indonesia sudah ketat pengawasannya oleh OJK.

Resi yang diberikan Dinas Kependudukan Madina pun tak beraku di bank.

Lagipula, di era yang serba digital sekarang, apalagi di luar negeri, fungsi e-KTP sangat vital di berbagai aktifitas penting.

Sebenarnya dia punya KTP, tapi KTP lama alias non elektronik. Dan KTP jenis itu dulu masih bisa digunakan mengurus pasport ketika hendak kuliah ke Thailand.

“Sampai saat ini pihak BNI tetap tidak bisa menerima resi, dan pihak Dinas (Dinas Kependudukan) tidak memberikan solusi bagaimana saya harus membuat rekening BNI,” ungkap Deni dalam pesan inbox itu.

Karena dia sudah di Thailand, dia menyuruh adiknya untuk selalu menyunggul e-KTP itu ke Dinas Kependudukan Madina.

Setiap adiknya ke instansi itu, pegawai selalu bilang blanko habis. Di waktu lain jawaban pegawai : mesin pencetak rusak.

“Saya berharap dapat menghubungi abang agar berita ini bisa dimuat (di Mandailing Online) dan semoga kesimpang siuran ini sudah tidak ada lagi,” katanya di pesan inbox.

Dan telefon terakhir Mandailing Online dengan Deni Rabu (11/9/2017), e-KTP itu belum juga dicetak pemerintah daerah.

 

Penulis : Dahlan Batubara

 

 

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 2)

    Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 2)

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Tenaga Ahli Pimpinan DPRD Mandailing Natal   Tugas Berat, Tantangan Baru Dengan demikian, paling tidak, KPI Pusat dan KPID dituntut untuk memberikan perhatian dan tindakan yang lebih intens dan optimal dalam: Melakukan sosialisasi tentang peraturan perundang-undangan terkait sistem penyiaran nasional, potensi dan persaingan bisnis penyiaran; Memberikan izin siaran dan pengawasan konten […]

  • Hama Babi Serang Tanaman Padi di Gunung Baringin

    Hama Babi Serang Tanaman Padi di Gunung Baringin

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR ( Mandailing Online )- Petani di saba tapus dan saba jae, Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina ) mengeluh, sudah dua minggu belakangan ini, tanaman padi mereka dirusak hama babi, akibatnya banyak tanaman padi yang usia sudah dua setengah bulan rusak, padahal beberapa minggu lagi, petani akan panen. Untuk […]

  • Serial HUT Madina ke-16: Progres Pemberantasan Korupsi, Antara Pesimisme dan Target Minimal

    Serial HUT Madina ke-16: Progres Pemberantasan Korupsi, Antara Pesimisme dan Target Minimal

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Semakin halus wujud korupsi dan gratifikasi, makin jauh dari perhatian masyarakat dan pengawasan institusi terkait. Karena itu, silut atau bahkan mustahil terbongkar. Kadang, dorongan untuk menghaluskan (bahkan hingga menghilangkan) alibi dan potensi-potensi bukti dari tindak pidana korupsi itu yang merangsang inisiatif nakal untuk memainkan jurus-jurus gratifikasi (sogok). Salah satu lembaga […]

  • Tampil di Ina Craft, Tenun dan Batik Tapsel Jadi Rebutan

    Tampil di Ina Craft, Tenun dan Batik Tapsel Jadi Rebutan

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Dua produk asal Tapanuli Selatan (Tapsel), tenun dan batik yang turut ditampilkan pada Pameran Ina Craft di Jakarta Convention Center (JCC) Rabu (23/3), menjadi rebutan pengunjung. Kadis Perdagangan dan Koperasi UKM, Achmad Raja Nasution menyampaikan sejak hari pertama tenun dan batik Tapsel sudah banyak terjual. “Bahkan ada yang mau pesan Batik […]

  • Shahrukh Khan Ditemani Rani Mukherjee, Bipasha Basu dan Preity Zinta

    Shahrukh Khan Ditemani Rani Mukherjee, Bipasha Basu dan Preity Zinta

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – c bakal menggelar konsernya yang kedua di Indonesia. Bertempat di Sentul Internasional Convention Centre (SICC), Raja Bollywood ini akan tampil bersama Preity Zinta, Rani Mukherjee dan Bipasha Basu. Shahrukh Khan bersama teman-temannya pun menjanjikan sebuah konser yang akan memukau bagi semua mata yang melihatnya. “Sangat senang bisa berada di sini. Sangat senang […]

  • Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) lahir pada tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah /organisasi profesi perawat Indonesia. Pada masa itu sebelum tahun 1974 organisasi perawat di Indonesia sudah berkembang pesat sesuai dengan zamannya. Sejak zaman penjajahan, perawat Indonesia sudah ada seiring […]

expand_less