Senin, 2 Mar 2026
light_mode

KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Divisi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih terus menelaah laporan pengaduan dugaan korupsi Bupati Dairi, Jhonny Sitohang Adinegoro yang disampaikan “Masyarakat Peduli Dairi” pertengahan Januari lalu.

Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, penelaahan sangat diperlukan sebagai pintu masuk bagi upaya penanganan dugaan korupsi.

Karena itu prosesnya juga tidak dapat dipastikan akan memakan waktu berapa lama untuk segera ditindaklanjuti. Sebab sepenuhnya tergantung dari kelengkapan alat bukti yang dibutuhkan dari pengaduan yang ada.

“Kalau ditanya berapa lama prosesnya, itu tergantung kelengkapan alat buktinya. Jadi kita tidak bisa memastikan. Intinya setiap ada laporan pengaduan, KPK tetap akan menelaah terlebih dahulu. Dan untuk itu ada tim yang menangani,” kata Johan di Jakarta, Senin (3/2).

Menurut Johan, KPK setidaknya membutuhkan dua alat bukti permulaan terkait dugaan korupsi yang diduga dilakukan Bupati Dairi, Jhonny Sitohang Adinegoro.

Hal tersebut sebagaimana mekanisme yang selama ini telah berjalan di KPK. “Kalau ditemukan dua alat bukti permulaan yang cukup, siapa pun bisa dijadikan tersangka,” ujarnya.

Menurut Johan, KPK dapat memproses pengaduan ke tahap penyelidikan, jika dari pengaduan ditemukan dugaan adanya dugaan korupsi penyelewengan pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Dairi, yang melibatkan penyelenggara negara.

“Lalu ada atau tidak penyalahgunaan uang negara dalam pengelolaannya. Jadi setiap pengaduan akan ditelaah secara menyeluruh. Tidak mengkaji hal yang diadukan saja. Selain itu KPK juga lebih melihat kepada kelengkapan bahan pengaduan, jadi tidak hanya kontak person dari si pengadu semata,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sekelompok orang yang mengatasnamakan “Masyarakat Peduli Dairi” melaporkan Bupati dan sejumlah pejabat pengelola DAK bidang pendidikan ke KPK, Senin (11/1) lalu. Sebagai bukti permulaan, dalam pengaduannya MPD turut menyertakan bukti awal dugaan korupsi dalam bentuk compact disk (CD), foto dan sejumlah file lain. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK Terima Gugatan Sukhairi-Atika

    MK Terima Gugatan Sukhairi-Atika

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) –  Permohonan gugatan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina, H.M Ja’far Sukhairi Nasution Atika Azmi Utammi Nasution (SUKA) diterima Mahkamah Konstitusi (MK). Dengan demikian permohonan perkara dengan register nomor : 86/PHP.BUP-XIX/2021 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memasuki tahapan sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi dan ahli. Demikian di sampaikan Tim Kuasa Hukum […]

  • Isteri Surung Minta Suaminya Dituntut Ringan

    Isteri Surung Minta Suaminya Dituntut Ringan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Isteri Surung Panjaitan, Blondina Marpaung, menangis dan meminta jaksa KPK untuk meringankan tuntutan hukum bagi suaminya. Permohonan tersebut diungkapkan anak pendiri RS Boloni, Medan, itu usai persidangan pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Tipikor Medan, Kamis (17/10/2013). Blondina yang berwajah muram meninggalkan keluarganya yang duduk di kursi lobi Pengadilan untuk menemui jaksa […]

  • Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 4)

    Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 4)

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampuran (air terjun) Caroce di Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Lokasi Sampuran Caroce berjarak sekitar 500 meter di sisi kanan pemukiman Desa Tandikek. Masuk ke lokasi tergolong mudah karena pengunjung dapat menaiki kenderaan roda 2 dan mobil roda 4. Desa Tandikek berjarak sekitar 30 Km dari Simpang Gambir. Simpang Gambir berjarak sekitar 41 […]

  • SIAP MENANG SIAP KALAH

    SIAP MENANG SIAP KALAH

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution Otak kita belakangan ini disuguhi dengan pemberitaan tentang para balon Bupati Madina yang digadang-gadang akan turut meramaikan pentas demokrasi pemilihan kepala daerah. Perbincangan tentang tagline masing-masing bakal calon ini juga tidak kalah serunya. Pun juga dengan pembahasan tentang kriteria yang semakin mengemuka dikalangan masyarakat. Iya inilah hiruk pikuk dunia demokrasi dengan […]

  • Tympanum Multimedia Rilis Aplikasi Ujian Nasional Berbasis CBT

    Tympanum Multimedia Rilis Aplikasi Ujian Nasional Berbasis CBT

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ujian Nasional 2016 tidak lagi menggunakan kertas manual, tetapi menggunakan CBT (Computer Based Training). Dengan sistem ini, perolehan nilai peserta ujian segera dapat diperoleh begitu selesai menjawab soal. Model ujian nasional ini memang efektif dan efisien untuk mengukur ketercapaian pembelajaran.Masalahnya, untuk daerah-daerah terbelakang seperti Kabupaten Mandailing Natal, hal ini akan membawa […]

  • Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pria kelahiran London, Inggris 38 tahun lalu itu memiliki ayah dan ibu mualaf yang memeluk Islam ketika keduanya masih mahasiswa, jauh sebelum ia dilahirkan. Johnson menuturkan ayahnya mengenal Islam dari sebuah komunitas yang mempertemukan ia dengan ilmu-ilmu tentang islam. Sementara ibunya, yang lebih dahulu meenjadi Muslim memutuskan bersyahadat karena belajar Agama Islam dengan seorang teman. […]

expand_less