Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

KPK dapat gedung baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi keputusan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat yang menyetujui permohonan anggaran gedung baru KPK. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, pihaknya memang membutuhkan gedung baru karena kondisi gedung yang saat ini tidak memungkinkan.

“Langkah Komisi III perlu diapresiasi karena memang kebutuhan gedung KPK itu sebuah keniscayaan. Kami tidak merajuk, tapi memang kondisi saat ini tidak memungkinkan,” kata Johan, hari ini.

Dia mengatakan, disetujuinya anggaran pembangunan gedung baru KPK oleh DPR tersebut sekaligus menjawab kebutuhan KPK akan rumah tahanan (rutan) yang lebih layak dan kapasitasnya sesuai dengan kebutuhan. Sebelumnya, Pimpinan KPK telah menjelaskan pada DPR mengenai kondisi gedung KPK yang ada di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, yang tidak memungkinkan. Penjelasan pimpinan, menurutnya, berhasil meyakinkan para legislator di Senayan.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah sempat ditolak dua kali, akhirnya alokasi anggaran untuk gedung baru KPK disetujui Komisi III. Hasil ini didapat setelah Komisi III melakukan rapat internal seusai melakukan rapat dengar pendapat tadi malam. “Iya, tadi malam pukul 21.00, saya memimpin rapat internal seusai rapat bahas anggaran KPK, Polri, Kejaksaan Agung, MPR, dan MK dalam satu hari ini,” ujar Ketua Komisi III, Gede Pasek Suardika.

Pasek menjelaskan, berubahnya sikap Komisi III ini lantaran para anggota Dewan telah mendengar kebutuhan KPK yang disampaikan Wakil Ketua KPK Zulkarnain. “Ya, kan berkat dukungan teman-teman secara pelan-pelan bisa meyakinkan yang lain. Lalu malam ini, pembahasan internal dan diputuskan beberapa hal. Salah satunya soal gedung KPK,” ujarnya.

Upaya pengalokasian anggaran untuk gedung baru KPK terbilang tidak terlalu mulus. Sudah 2 kali DPR menolak permintaan KPK itu. Pada 12 Juni 2008 lalu, untuk pertama kalinya KPK meminta tambahan dana untuk pembangunan gedung KPK senilai Rp 187,9 miliar. Namun, tidak disepakati Komisi III. Usulan itu kembali ditolak pada 16 September 2008.

Pada 4 Desember 2008, KPK menerima surat dari Kementerian Keuangan terkait tambahan anggaran senilai Rp 90 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan gedung baru. Namun, dana itu tidak langsung cair dan harus terlebih dulu dikoordinasikan dengan Komisi III untuk mendapat rekomendasi dan penetapan. Ternyata, Komisi III justru menjawabnya dengan memberikan tanda bintang terhadap anggaran itu.

Terakhir pada 5 September 2012, KPK kembali mengajukan permintaan untuk buka blokir dana pembangunan gedung KPK yang sebelumnya diberi tanda bintang. Upaya KPK untuk mendapatkan alokasi dana gedung baru ini sempat menuai simpati masyarakat. Sejumlah elemen masyarakat menggalang aksi koin untuk KPK.(Kompas)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahim Nasution Mundur dari PDIP, Khoirul Amri Bakal Jadi Anggota DPRD Madina

    Rahim Nasution Mundur dari PDIP, Khoirul Amri Bakal Jadi Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, M. Rahim Nasution,S.Sos menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan di PDI Perjuangan. Pengunduran diri itu karena Rahim Nasution akan pindah ke Partai Golkar. Surat pengunduran diri Rahim Nasution itu tertanggal 3 Juli 2018 yang ditujukan kepada DPP PDI Perjuangan di Jakarta; DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumut dan DPC […]

  • Polisi Lakukan Autopsi Pada Jasad Evi Yang Ditemukan Mengambang di Aliran Sungai Pintu Air

    Polisi Lakukan Autopsi Pada Jasad Evi Yang Ditemukan Mengambang di Aliran Sungai Pintu Air

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): guna memastikan penyebab kematian Evi (19) warga Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang ditemukan jasadnya mengambang di sungai aek pintu air siang tadi Jum’at 25/4/2024. Polres Madina membawa jasad korban ke RSU Bhayangkara di Medan. Ipda Bagus Seto Plh Kasi Humasy Polres Madina yang […]

  • Honor Kepdes di Madina Kemana? Sejak Januari Hingga Juni Belum Dicairkan Pemkab

    Honor Kepdes di Madina Kemana? Sejak Januari Hingga Juni Belum Dicairkan Pemkab

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak Januari hingga Juni 2016, honor para kepala desa dan aparat desa se Kabupaten Mandailing Natal entah dimana rimbanya. Pasalnya, selama rentang 6 bulan itu, para para kepala desa dan aparat desa belum menerima walau 1 rupiah. Lalu, kemana uang itu diperam? Fakta ini terungkap ketika puluhan kepala desa mendatangi kantor […]

  • Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebelum Ranperda RPJMD Mandailing Natal (Madina) disetujui oleh DPRD dan pemerintah terlebih dahulu Pansus RPJMD melakukan pembahasan dan telaah untuk memberikan masukan dan penyempurnaan dokumen ranperda tersebut Adapun Pansus RPJMD yang terdiri dari lintas fraksi tersebut, yakni Dodi Martua Tanjung (Fraksi Demokrat), Lely Hartati (Persatuan Madina), Zainuddin Nasution (Gerindra), Suhandi (Gerindra), […]

  • Atika Minta Polisi Hentikan Tambang Ilegal di Sungai Batang Gadis, Kotanopan

    Atika Minta Polisi Hentikan Tambang Ilegal di Sungai Batang Gadis, Kotanopan

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menemui Kapolres membicarakan upaya penghentian tambang ilegal di pinggiran Sungai Batang Gadis kawasan Kotanopan. Atika menyatakan, dia dan bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution tidak akan tinggal diam terhadap aktivitas ilegal itu. Persoalan alat berat di DAS Batang Gadis, Kecamatan Kotanopan tidak luput dari perhatian […]

  • Bupati Dahlan Hasan : “Santri Harus Percaya Diri”

    Bupati Dahlan Hasan : “Santri Harus Percaya Diri”

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PURBABARU (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyampaikan pesan agar santri selalu percaya diri. Sebab perasaan tidak percaya diri sering kali menyebabkan kehilangan gairah dan optimisme untuk belajar dan menggapai cita-cita. “Jangan pernah merasa sebagai orang miskin. Jangan pernah merasa rendah diri karena karena orang tua tidak mampu,” kata Dahlan Hasan di depan […]

expand_less