Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (2)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 25 Jun 2019
  • print Cetak

Lubuk Larangan Laru Lombang. (foto : Yaser Lubis)

 

Catatan : Dahlan Batubara

 

Para pecandu Lubuk Larangan juga terdapat 2 variasi motivasinya. Motif pertama : ikan yang ditangkap hanya untuk konsumsi keluarganya semata alias tak dijual. Motif kedua : sebagian ikan untuk konsumsi keluarga, sebagian untuk dijual.

Harga tiket dua variasi. Untuk orang luar desa lebih mahal dibanding penduduk desa setempat.

Di Lubuk Larangan Desa Gunung Tua Julu, misalnya, untuk orang luar desa biasanya dipatok Rp.50.000 per tiket. Untuk penduduk desa setempat Rp.25.000.

Variasi harga tiket juga berbeda antara Lubuk Larangan di satu desa dengan Lubuk Laragan desa lain.

Ada yang mematok tiket seharga Rp.60.000, ada yang Rp. 50.000 hingga ada yang Rp. 30.000. Tergantung potensi ikan di masing-masing aliran sungai.

Yang ikannya selalu lumayan banyak, panitia berani mematok 60.000 per tiket.

Tetapi potensi ikan sering juga berpluktuasi. Bisa-bisa tahun lalu ikannya melimpah, tahun ini justru sedikit. Pluktuasi itu tak mempengaruhi harga tiket. Karena secara umum, melimpah tidaknya potensi ikan akan diketahui saat panen berlangsung.

Lubuk Larangan banyak ditemukan di Mandailing Godang hingga Mandailing Julu, termasuk Batang Natal.

Di Mandailing Godang sebut saja : Laru Lombang, Tambangen Jae, Lumban Pasir, Gunung Baringin, Parmompang, Padang Laru, Salambue, Pidoli Dolok, Pidoli Lombang, Sipapaga, Lubuk Sibegu, Aek Galoga/Vinago, Barbaran, Hutatonga, Longat, Gunungtua Julu, Gunungtua Lumban Pasir, Gunungtua Tonga, Hutasiantar.

Mandailing Julu lebih banyak, mulai dari Kotanopan Ulupungkut hingga Muara Sipongi, diantaranya : Singegu, Hutabaringin, Simangambat, Tamiang, Usor Tolang, Hutapungkut Jae, Hutapungkut Julu, (dan lain-lain, saya lupa nama-nama desanya).

 

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk, anak dan luar ruangan

Peserta memperlihatkan hasil tangkapan di Lubuk Larangan Laru Lombang, Kecamatan Tambangan, Madina

 

Aliran sungai yang dijadikan lubuk larangan, mulai dari Sungai Batang Gadis, Batang Natal, Aek Pohon, Rantopuran, Aek Sarir, Aek Mata, Batang Pungkut dan lain-lain.

Ada juga yang memanfaatkan saluran irigasi Batang Gadis sebagi titik Lubuk Larangan. Misalnya Gunungtua Iparbondar dan Panyabungan III (atau panyabungan II? Saya lupa).

Di dua lubuk larangan ini peserta bukan menjala, tetapi mandehe (menangkap ikan dengan tangan). Panitia menaruh bibit ikan mas sebagai komoditasnya. Ada juga ikan nila dan lele jumbo yang mebiak sendiri.

Di Barbaran juga ikan mas dan nila. Peserta hanya boleh mandehe dan mandurung. Jumlah ikannya jarang berpluktuasi. Selalu banyak. Cobalah datang ke Barbaran saat membuka (panen) Lubuk Larangan. Anda akan melihat banyak peserta yang sumringah membawa ikan nila besar-besar sebanyak karung raskin.  (bersambung)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Imbau Warga Dukung Pelebaran Jalan, Walau Tak Ada Ganti Rugi

    Pemda Imbau Warga Dukung Pelebaran Jalan, Walau Tak Ada Ganti Rugi

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Warga Simpang Portibi, Lingkungan Satu, Kelurahan Pasar Gunung Tua, hingga Desa Sigama Siranggitgit, Kecamatan Padang Bolak yang tanahnya terkena pembangunan pelebaran jalan diminta mendukung pembangunan tersebut. Walaupun pemerintah tak memberikan ganti rugi. “Namun Pemkab Padang Lawas Utara mempunyai kebijakan, misalnya dalam bentuk  kompensasi bagi pagar dan bangunan yang kena dampak pelebaran. Semuanya akan dilakukan perbaikan,” […]

  • Kita Belum Merdeka

    Kita Belum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah 71 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Namun, sesungguhnya bangsa ini belum benar-benar merdeka. Indonesia sejatinya masih terjajah. Lihat, misalnya, tingkat kesejahteraan rakyat yang masih jauh dari apa yang dicita-citakan dalam konstitusi. Pendapatan perkapita Indonesia pada tahun 2015 hanya menempati urutan ke-115 dari 185 negara yang ada di dunia, dengan jumlah US$ 3,362 pertahun. Angka itu […]

  • Gunakan Sepeda Motor Modifikasi, Petugas Antar Logistik Pemilu ke Desa Terpencil di Panyabungan Timur

    Gunakan Sepeda Motor Modifikasi, Petugas Antar Logistik Pemilu ke Desa Terpencil di Panyabungan Timur

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online)- Untuk mendistribusikan logistik pemilu ke dua desa terpencil di Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Petugas dari Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) terpaksa menggunakan sepeda motor yang di modifikasi agar mampu melewati jalan yang medannya extrim untuk menuju Desa Aek Nabara dan Banjar Lancat. ” Desa Aek Nabara merupakan desa terjauh […]

  • Batan Kenalkan Hasil Litbang Bidang Pertanian di Madina

    Batan Kenalkan Hasil Litbang Bidang Pertanian di Madina

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan pengenalan teknologi kegiatan pemanfaatan hasil litbangyasa Iptek Nuklir bidang pertanian dan peternakan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). “Sebagai putra daerah, saya punya beban dan tanggung jawab meningkatkan kegiatan pemanfaatan hasil litbang nuklir di bidang pertanian dan peternakan. Apalagi dari segi lahan dan petaninya, Madina sudah […]

  • Cabup Madina Harun Mustafa dan Tim Tutup Turnamen Tenis Meja Harun Mustafa Cup I

    Cabup Madina Harun Mustafa dan Tim Tutup Turnamen Tenis Meja Harun Mustafa Cup I

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online ): Tournamen Tenis Meja Piala Harun Mustafa Cup I se-Sumatera Utara yang berlangsung di Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan Kota pada tanggal 12/10/2024 kemarin resmi ditutup. Penutupan Turnamen olahraga Tenis Meja ini dihadiri langsung Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan rombongan Tim pemenangan. Dalam perhelatan ini, puluhan atlet […]

  • BMKG: Ada Potensi Gelombang Laut 6 Meter Perairan Sumut-Sumbar

    BMKG: Ada Potensi Gelombang Laut 6 Meter Perairan Sumut-Sumbar

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – BMKG menyampaikan potensi gelombang laut perairan antara Sumut dan Sumbar.  Dilansir dari Merdeka.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Belawan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara menyampaikan peringatan kepada berbagai kalangan tentang kewaspadaan terhadap tinggi gelombang laut mencapai enam meter yang melanda perairan Sumut-Sumbar. “Gelombang laut sangat […]

expand_less