Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Membangun Desa Yang Madani Optimalisasi Pemuda Melalui Dana Desa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
  • print Cetak

Oleh: Ahmad Husein

Dana desa yang dialokasikan dari pemerintahan pusat untuk daerah menjadi gerbong menuju desa yang maju, itulah tujuan dari alokasi dana desa. Tetapi dalam praktek di lapangan dana desa tidak dioptimalkan dalam melakukan pembangunan, akan tetapi sering dipergunakan dalam hal yang tidak produktif sehingga dana desa tidak berdampak begitu banyak terhadap kemajuan desa disebabkan kepala desa dalam melakukan  pengelolaan dana desa belum mampu untuk melakukan pengelolaan uang dana desa.

Antusias pemerintah pusat untuk membangun desa sangatlah serius untuk kemajuan desa. Kendalanya selalu pengelolaan dana desa ini tidak sesuai dengan kemajuan desa. Penggunanan dana desa yang tidak tepat sasaran tidak akan menghasilkan perubahan apa-apa sehingga tidak ada efek yang positif untuk masyarakat kita. Inilah problem yang sesungguhnya di desa kita. Kemampuan kita untuk mengelola dana desa sesuai dengan sasaran sehingga berdampak positif untuk masyarakat belum tercapai.

Seharusnya, masyarakat kita bercermin kepada Desa Umbul Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pada tahun 2001 desa ini termasuk desa yang tertinggal, tetapi dengan adanya pemanfaatan dana desa, Desa Ponggok berhasil meraup penghasil pertahun 14 milliar Rupiah sehingg Ponggok menjadi desa wisata terbaik di Indonesia pada tahun 2017. Bisakah kita (Mandailing Natal) seperti desa Ponggok yang mampu mendapatkan hasil yang memadai?

Memang  kemampuan masyarakat kita masih lemah untuk melakukan pengelolaan yang memadai, tetapi itu tidak bisa menjadi alasan bahwa masyarakat kita bisa atau lari dari keadaan dari ketidakmampuan itu, misalnya dalam sebuah desa mempunyai pemuda (mahasiswa) sarjana pertanian atau peternakan akan menjadi aset yang besar untuk masyarakat. Semua mahasiswa yang mempunyai konsentrasi dengan perkebunan dan peternakan mereka disuruh untuk menuntaskan potensi yang ada di kampung tersebut dibekali dengan ilmu pengetahuan  dan praktik yang memadai sehinnga ada tolak ukur dari sebuah kampus mahasiswa ini akan mampu untuk mengembangkan desanya, itu akan lebih bermanfaat untuk desa daripada dana desa dikucurkan pertahun namun tidak menghasilkan apa-apa.

Pemuda merupakan sumber daya potensial sebagai ungkapan wakil ketua DPRD Gorontalo, pemuda memiliki jiwa kreatif dan inovatif, tanpa adanya generasi penerus pertanian dan peternakan maka bangsa ini akan bisa punah dengan sendirinya karena sedikit sekali nanti orang akan mau bertani dan beternak maka jika tidak dibekali dengan beternak yang kreatif dan produktif apalagi Mandailing Natal sangat potensial dalam mengembangkan desa pertanian dan peternakan.

Optimalisasi Dana Desa dengan pemuda, mereka akan menjadi akan menjadi kunci keberlanjutan pembangunan dan pemikiran-pemikiran modern karena pemuda dekat dengan informasi dan teknologi hal ini akan menjadi modal yang besar untuk sebuah desa. Kekayaan dan kehidupan bermula semuanya dari desa yaitu beras, ikan sayur dll yang menjadi pokok kehidupan manusia sehari-hari baik yang tinggal didesa dan kota.

Desa menjadi dasar keberlangsungsan kehidupan tanpa desa perekonomian kita akan lambat bahkan mati, selain tumbuhan dan peternakan bahwa desa juga menyimpan kekayaan yang banyak termasuk tambang emas dan tembaganya yang menjadi simbolis kekayaan bagi masyarakat kota.

Pemuda juga berfungsi sebagai agent controlling dalam mengawasi pembangunan dan mengontrol pembangunan kebijakan yang dilaksanakan pemerintah desa, dengan demikian pemuda harus paham ilmu hukum jika terjadi penyelewanan pemerintah desa, namun apa yang terjadi di daerah kita sendiri tanpa ilmu pengetahuan masyarakat akan dibodohi yang mempunyai kepentingan dengan demikian masyarakat yang mempunyai anak harus menyekolahkan anak-anaknya setinggi-tingginya.

Demikianlah ungkapan Bung Karno berkata beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia. Tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai sumpah pemuda, selamat hari ultah yang ke-92 bagi pemuda se Indonesia. Pertanyaan selanjutnya apa yang di harapkan dari pemuda itu, yang diharapkan dari pemuda adalah semangat inovasi dan dan kreasi sehingga mampu mengubah keadaan.

Sebagai pepatah India “hormatilah orang dan sayangilah pemuda” kenapa karena di dalam diri orang tua ada pengalaman sementara dalam diri pemuda ada kekuatan. Dari konteks Madina, apa ada kekuatan pemuda itu sendiri kemudian membanggakan sebagai pemuda. Selayaknyalah pemuda ikut andil dalam pembangunan masyarakat dengan mengkontrol dana-dana itu sesuai dengan fungsinya. Apakah sudah seperti itu atau bertolak belakang dengan itu. Semoga pemuda madina menjadi lebih jauh kedepannya.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), As Imran Khaitamy Daulay SH menyatakan sejauh ini belum menerima surat dari Badan Legslasi (Baleg) DPRD Madina terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda. Penundaan 11 Ranperda itu terkait kengototan pihak Baleg melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi memperdalam peraturan daerah ditengah telah habisnya dana perjalanan dinas DPRD […]

  • Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia Terbentuk

    Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia Terbentuk

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Satu organisasi baru yang menyatukan etnis Mandailing lintas dua negara telah terbentuk. Namanya Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI). Organisasi ini dibentuk di Malaysia oleh para tokoh Mandailing yang ada di Malaysia dan tokoh Mandailing dari Tanah Leluhur, Sumatera, Indonesia. Organisasi ini resmi didaftarkan di Malaysia dalam dokumen Pendaftar Pertubuhan Malaysia/The […]

  • Kabid Dikmenum Madina Raker Tingkatkan Mutu Pelajaran SMP-SMK

    Kabid Dikmenum Madina Raker Tingkatkan Mutu Pelajaran SMP-SMK

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seluruh kepala sekolah SMP dan SMK sederjat hadiri rapat kerja untuk meningkatkan mutu pelajaran disekolah untuk menghadapi ijian-ujian yang kan datang pada tahun 2010/ 2011 dan untuk meningkatkan proses belajar mengajar yang lebih baik, mencetak siswa/ siswi yang handal dan propesional untuk menuju masa depan siswa / siswi yang cerah di masa yang akan datang. […]

  • Sejumlah Nama Balon Bupati Paluta Beredar

    Sejumlah Nama Balon Bupati Paluta Beredar

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PALUTA, (MO)- Suhu politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tahun 2013 mulai memanas. Walaupun belum ada calon yang mendeklarasikan siap maju, namun manuver politik yang terjadi di masing-masing kecamatan di wilayah Paluta sudah mulai terlihat, seperti pemasangan alat peraga atau baliho bakal calon Bupati dan Wakil […]

  • Walikota: CPNS Gate Tidak Terulang Lagi

    Walikota: CPNS Gate Tidak Terulang Lagi

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pematangsiantar, Walikota Pematang Siantar Hulman Sitorus SE meminta masyarakat agar melaporkan dugaan kecurangan database honorer. Jika terbukti ada kecurangan akan diberikan sanksi tegas bagi pejabat yang terlibat. “Saya akan menerima seluruh aspirasi dan laporan tentang adanya dugaan permainan “kotor” dalam pembuatan database sementara honorer yang akan diangkat menjadi CPNS,” kata Walikota Hulman Sitorus SE melalui […]

  • Progres Pembangunan RSU di Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan ke Madina

    Progres Pembangunan RSU di Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan ke Madina

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof.dr Ali Gufron Mukhti, MSc,PHD ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada 14-15 Januari kemarin memiliki momen yang signifikan terhadap harapan rakyat Madina terutama progres pembangunan rumah sakit umum daerah. Kunjungan wamenkes ini difokuskan meninjau langsung pertapakan bakal rencana pembangun RSU di perbukitan Paya Loting, Panyabungan, selain […]

expand_less