Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Milad Madina Yang Menyatukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 12 Mar 2014
  • print Cetak

Sidang paripurna DPRD Madina memperingati ulang tahun (milad) Kabupaten Mandailing Natal ke-15 kali ini merupakan perhelatan yang penuh makna. Milad ini ini dapat dikatakan sebagai salah satu momen menyatunya semua pihak dalam satu titik yang sangat berarti bagi dinamika Madina ke depan.

Betapa tidak, kehadiran salah satu tokoh penting penggagas pembentukan Kabupaten Mandailing Natal hadir di milad Madina ini, yakni H. Pandapotan Nasution, SH. Sejak dulu semua telah mengetahui bahwa Pandapotan merupakan figur utama yang melang melintang penuh perjuangan berliku serta pengorbananan bagi lahirnya kabupaten ini pada era tahun 1990-an.

Dan semua juga menyaksikan bahwa sejak HUT ke-1 hingga HUT ke-14 Madina, tak pernah ada satu lembar undangan pun kepada Pandapotan Nasution. Seolah jasanya yang besar dilupakan begitu saja, tak ada penghargaan. Tentu itu merupakan kepiluan bagi kita, bagi sejarah Madina.

Tetapi akhirnya kepiluan itu terobati manakala Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution secara khusus mengundang Pandapotan Nasution menghadiri HUT Madina ke-15 ini. Bukan saja untuk hadir, bahkan Pandapotan Nasution didaulat menyampaikan pidato penting tentang liku-liku pendirian Kabupaten Mandailing Natal pada sidang paripurna HUT Madina di DPRD Madina, Senin lalu. Tak cukup, piagam penghargaan juga diberikan kepadanya.

Lalu, milad Madina kali ini pun menjadi penuh makna, karena hadirnya tokoh-tokoh penting Madina. Dan ini merupakan satu langkah yang teramat bagus bagi menyatunya kembali semua pihak dalam satu bingkai kebersamaan. Dimana juga hadir mantan bupati Amru Daulay, para mandat Sekda serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

Gambaran menyatunya pihak-pihak ini, menurut hemat kami merupakan satu situasi yang sangat penting bagi kesinergisan dan kekondusifan Madina ke depan, dimana situasi kondusif merupakan salah satu modal utama bagi kekuatan pembangunan suatu daerah.

Tak hanya itu, buah fikiran dan aura semangat dari para tokoh-tokoh penting tersebut juga diyakini menjadi salah satu modal besar bagi perjalanan pembangunan Madina ke depan.

Selama ini Madina begitu banyak menghadapi dilema akibat konflik yang tak habis-habisnya menyebabkan konsentrasi pemerintah daerah berkurang pada dinamika pembangunan itu sendiri.

Akhir kalam, semoga milad Madina tahun ini membawa perubahan yang besar dan terbaik bagi perjalanan Mandailing Natal serta rakyat Madina ke depan. Imada.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa 7 Bulan Belum Digaji

    Kepala Desa 7 Bulan Belum Digaji

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para kepala desa di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum menerima gaji dalam 7 bulan terakhir. “Sejak bulan Januari hingga bulan Juli ini,” ungkap Kepala Desa Gunung Tua Panggorengan, Enda Timbul Nasution, Jum’at (12/7/2013) didampingi kepala desa Panyabungan Jae, Darussalam, Gunungtua Tonga dan Desa Siobon. Ketiadaan gaji selama 7 bulan […]

  • Bupati Madina Terima Waspada Award, Ketua PP: Cermin Pemkab Madina Dekat dengan Pers

    Bupati Madina Terima Waspada Award, Ketua PP: Cermin Pemkab Madina Dekat dengan Pers

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keberhasilan Bupati Mandailing Natal (Madina) meraih anugerah Waspada Award pada Selasa (11/1) kemarin mendapat apresiasi dari MPC Pemuda Pancasila Madina. Apresiasi itu disampaikan Ketua MPC PP Akhmad Arjun Nasution kepada Mandailing Online, Rabu (12/1) di kantor MPC PP Madina, Pidoli Dolok. Arjun menilai pemberian award tersebut menunjukkan kedekatan Pemkab Madina dengan […]

  • Tokoh Pemuda Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Madina

    Tokoh Pemuda Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Madina

    • calendar_month Jumat, 10 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Sejumlah kasus dugaan korupsi di Mandailing Natal masih “dipeti-es-kan” di institusi penegak hukum. Untuk itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengambil alih kasus-kasus tersebut agar azas keadilan dapat tercapai di negara ini. Itu dikatakan tokoh pemuda Mandailing Natal, Irwansyah Nasution menjawab Mandailing Online, Jum’at (10/8/2008). Disinyalir bahwa macetnya kasus-kasus hukum di […]

  • Membasmi Malaria Harus Ditangani Lintas Sektor

    Membasmi Malaria Harus Ditangani Lintas Sektor

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MandailingOnline) – Penaggulangan malaria di Mandailing Natal (Madina) membuthkan kerjasama secara lintas sektoral. Tak bisa hanya satu pihak saja. Pasalnya Madina termasuk kawasan epidemi malaria yang membutuhkan penanganan secara serius dan kerjasama antar semua pihak secara berkesinambungan. Seperti yang pernah dilansir Mandailing Online sebelumnya, kecuali Kecamatan Pakantan, seluruh kecamatan di Mandailing Natal adalah kawasan […]

  • Rekam kilas balik : POTENSI dan PROSPEK Propinsi Sumatera Tenggara

    Rekam kilas balik : POTENSI dan PROSPEK Propinsi Sumatera Tenggara

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    1. Pengantar Mendung tetap bergayut di angkasa Jakarta sembari masih menggerimiskan hujan secara tersendat-sendat, seolah-oleh belum puas menumpahkan segala resah langit tadi malam. Suasana hari Minggu seperti ini biasanya dan wajar untuk mengikat diri dalam suasana liburan yang damai di rumah saja. Sementara, suasana di Kafe Galeri Taman Ismail Marzuki selalu saja mendung laksana nuansa […]

  • KPK Angkut Rp44 M Uang Syamsul Arifin

    KPK Angkut Rp44 M Uang Syamsul Arifin

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terlanjur Digunakan, Pemkab Langkat Terpaksa Revisi RAPBD LANGKAT-Proses penyidikan kasus dugaan korupsi APBD Langkat dengan tersangka Gubernur Sumut Syamsul Arifin, belum juga sampai titik akhir. Kemarin, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bertandang ke Langkat untuk menyita barang bukti. Tim penyidik KPK mengangkut uang cash Rp44 miliar milik Syamsul yang sudah diserahkan ke kas […]

expand_less