Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Mobil Terseret Kereta Api 150 Meter, Dua Tewas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


LUBUK PAKAM-
Kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) kembali terjadi. Minggu (13/3), KA Kelas Eksekutif Sei Bilah menyeruduk kijang kapsul warna hitam mengenakan nopol dinas (warna merah) BB 158 F, di Desa Tumpatan Pasar Sore Kecamatan Beringin, sekitar pukul 15.30 WIB.

Akibat peritiswa ini pengemudi mobil Ali Usman (53) warga Desa Kampung Sepiah, Kota Padang Sidimpuan Huta Inambaru dan Yusliati Hasibuan alias Kocik (56), warga Desa Napo Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan tewas. Sementara Teti Dahlia (51) warga Gang Nuri III Jalan Sudirman Kelurahan Sadabuan Kota Padang Sidimpuan mengalami luka–luka.

Peristiwa naas itu terjadi saat ketiganya melintas di perlintasan KA yang ada di Desa Tumpatan Pasar Sore. Sementara KA Sei Bilah melanju dengan kecepatan tinggi datang dari arah Medan menuju Tanjung Balai.
Diduga Ali Usman pengemudi kijang kapsul tidak memperhatikan pintu perlintasan KA yang tidak ada diberi plang tersebut. Padahal, KA Sei Bilah melaju dengan kecepatan tinggi, dan menubruk sebelah kanan bodi kendaraan dinas itu dan menyeretnya hingga 150 meter dari lokasi kejadian.

“Terdengar suara benturan keras. Dan mobilnya terseret sampai kereta apinya berhenti,” bilang Anik (45) warga setempat yang menyaksikan peristiwa maut itu.

Untuk melepaskan kijang kapsul itu dari serudukan KA, warga sempat berteriak kepada masinis KA. Setelah berhenti warga secara spontan mengeluarkan ketiga korban dari dalam kendaraannya. Selanjutnya kendaraan korban didorong dari badan rel kereta api, menuju pesawahan milik warga.

“Baru kali ini kejadian yang tragis. Kendaraannya terseret 150 meter dari simpang perlintasan kereta api,” tambah wanita berbadan bongsor itu.

Lalu warga melaporkan perisitiwa itu kepada petugas kepolisian. Selanjutnya korban dilarikan ke RUS Daerah Deli Serdang di Lubuk Pakam untuk mendapat pertolongan medis.

Setelah mendapat pemeriksaan dari tim medis RSU Daerah Deli Serdang, kedua jenazah diboyong keluarganya ke Desa Napa Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan untuk dikebumikan.

Informasi yang diperoleh ketiga korban itu adalah tamu undangan pesta pernikahan Nurmoncot Harahap yang beralamat di Dusun Bina Karya Desa Pasar Sore Kebun Kelapa Kecamatan Biringin. Malam sebelumnya ketiganya sempat menginap di sana. Kemudian ketiga korban hendak pergi kerumah sudaranya ke Desa Skip Kecamatan Lubuk Pakam mengambil pakaian pesta. Saat hendak mengambil pakaian kecelakan maut terjadi.

“Polisi sudah mendatangi TKP dan menolong korban,” ujar Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Heri Subiansaori, melalui telepon. (btr/adl)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Djoko Susilo Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

    Djoko Susilo Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

    • calendar_month Jumat, 24 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- (MO), Mantan Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Pol Djoko Susilo akhirnya pada Jumat (24/8) pagi memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Jenderal bintang dua itu hadir sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan uji simulator di Korlantas Mabes Polri. Djoko yang mengenakan safari abu-abu itu tiba di Gedung […]

  • Eman, Bantu Siapa Saja yang Ingin Mengenal Islam

    Eman, Bantu Siapa Saja yang Ingin Mengenal Islam

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Eman lahir di Italia, namun ia besar dan tumbuh di Australia. Secara tradisi, ia penganut Katolik. “Ini yang saya pertanyakan. Mengapa saya harus memeluk Katolik, dan keluarga saya mengatakan, semua orang Italia menganut Katolik,” kenang dia seperti dilansir onislam.net, Jumat (23/11). Dalam pemahaman Eman, apakah harus mengikuti orang tua padahal itu adalah urusan agama. Pada […]

  • Tipikal Bupati Madina ke Depan Harusnya Sosok Berpikiran Generalis

    Tipikal Bupati Madina ke Depan Harusnya Sosok Berpikiran Generalis

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tipikal figur bupati yang akan memimpin Madina ke depan idealnya sosok berwawasan generalis, berkarakter seperti kepala “kahanggi”. Itu dicuatkan budayawan Mandailing, Askolani Nasution dalam acara “Diskusi Publik Pilkada Madina 2015” dengan topik “Mencari  Figur Ideal Calon Bupati Madina”, Kamis (2/4) di café Hotel Rindang, Panyabungan yang diselenggarakan The Rindang Magnitude […]

  • Atika: Renja Pemkab Diadopsi dari Kebutuhan Rakyat

    Atika: Renja Pemkab Diadopsi dari Kebutuhan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan Sukhairi-Atika saat ini tengah menyusun rancangan kerja (renja) pemerintah daerah. Renja itu berpijak pada partisipasi dan adaptasi terhadap aspirasi dan kebutuhan rakyat Mandailing Natal (Madina). Itu diungkap Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPRD Madina, Kamis (12/8/2021) tentang penetapan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) […]

  • Wakil Bupati Madina Jakfar Sukahiri Kecam Aksi Bom di Gereja Katedral Makasar

    Wakil Bupati Madina Jakfar Sukahiri Kecam Aksi Bom di Gereja Katedral Makasar

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution mengutuk keras aksi teror bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar, hari Minggu lalu. Sukhairi yang juga calon Bupati Madina nomor 01 ini menyatakan bom Makassar merupakan kejahatan terhadap toleransi antar umat beragama yang sudah tumbuh dengan baik di Indonesia. “Terorisme adalah kejahatan terhadap […]

  • Kasus Suap, Bupati Simalungun JR Saragih Bersedia Beri Keterangan

    Kasus Suap, Bupati Simalungun JR Saragih Bersedia Beri Keterangan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan Bupati Simalungun HR Saragih sudah menyatakan bersedia memberikan keterangan kepada Majelis Kehormatan Hakim (MKH). “Dia sudah menyatakan bersedia, tinggal kapan dia datang untuk memberikan keterangan,” kata Mahfud, kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 7 Januari 2011. Sementara tentang bekas calon bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, lanjutnya, MKH akan […]

expand_less