Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pedagang Pasar Sigalangan Minta Perlindungan DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
  • print Cetak

Padangsidimpuan. Sebanyak 14 orang pedagang Pasar Sigalangan, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, Rabu (11/1), mendatangi kantor DPRD setempat untuk meminta perlindungan kepada dewan atas tidak meratanya pembagian kios.
Pasar yang tadinya bangunan lama terbuat dari papan, kini direhab secara besar-besaran menjadi pasar dengan konstruksi bertingkat. Namun, sejumlah pedagang lama tidak kebagian kios.

“Kami yang sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Sigalangan, tapi saat pembagian kios, kami tidak kebagian. Anehnya, orang yang sama sekali tidak pernah berjualan di sana kebagian tempat,“ kata Linda, salah seorang dari pedagang di hadapan Wakil Ketua DPRD Tapsel, Abd Rasyid Lubis.

“Ketika kami pertanyakan kepada petugas pasar bernama Jepen, dia mengatakan pedagang yang berjualan di bahagian depan bangunan baru ini tetap berjualan di tempat semula, karena bangunan tersebut tetap dipakai atau tidak dibongkar. Namun kami tetap khawatir, jika suatu saat muncul kebijakan pemerintah untuk melakukan pembongkaran,” lanjut Linda.

Pasalnya, kata Linda, karena itu merupakan bangunan lama. “Jadi, kemana kami akan berjualan, sementara kios-kios yang saat ini belum dipakai sudah dipesan dan sudah ada pemiliknya. Jadi kalau tidak kami pesan sekarang, bagaimana nasib kami nanti,” jelas Linda.

Menanggapi keluhan pedagang, Abd Rasyid Lubis, mengatakan, sepanjang pedagang berupaya melalui mekanisme yang benar, ia akan memperjuangkan.

“Bagi saya tidak boleh ada yang main-main dengan mekanisme,” jelas Rasyid.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Junaim Nasution., dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa 14 pedagang yang berjualan persis di bahagian depan pasar tidak akan dihilangkan haknya untuk berjualan.

“Kalian masih tetap berjualan di situ, jangan khawatir, karena 14 kios ini tidak akan dibongkar. Jangan dengarkan isu yang mengatakan kalau ke 14 kios yang berada di bahagian depan pasar akan dibingkar. Itu tidak benar,” imbuh Kadis.

Kalaupun kios itu nantinya dibongkar, paparnya, Pemkab Tapsel terlebih dahulu harus mengalokasikan anggaran untuk biaya rehab kios.

“Namun mengingat keterbatasan lokasi/lahan pasar, maka nantinya kita akan rencanakan pembangunan dengan konstruksi bangunan yang bertingkat juga,” paparnya.

Atas penjelasan Kadis, para pedagang pasar tampak merasa puas dan pamitan pulang. (ck 03.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Georgette Lepaulle Tak Pernah Merasa Terlambat Ucapkan Syahadat

    Georgette Lepaulle Tak Pernah Merasa Terlambat Ucapkan Syahadat

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ia memutuskan menjadi seorang Muslimah karena tertarik dengan keramahan Muslim di sekelilingnya. Dalam usianya yang menginjak 91 tahun, Georgette Lepaulle memutuskan masuk Islam. Meski sudah tua nan renta, ia tidak pernah merasa terlambat dalam membuat langkah terbaik dalam hidupnya. Georgette sebenarnya sudah lama tahu tentang Islam karena ia mempunyai tetangga Muslim. Rumahnya yang berada di […]

  • IMA Tabagsel Demo Lagi, Minta Poldasu Usut Tambang di Linggabayu

    IMA Tabagsel Demo Lagi, Minta Poldasu Usut Tambang di Linggabayu

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IMA-Tabagsel, Rabu (13/11/2019) mendesak Poldasu menertibkan aktivitas tambang di Linggabayu, Madina. Desakan itu disampaikan dalam aksi unjukrasa di depan Poldasu. Desakan kepada Poldasu itu terkait dugaan PT. Capital Mining Hutana (CMH) belum mengantongi izin pertambangan emas di Linggabayu. Penambangan itu juga ditengarai berakibat pada […]

  • Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Divisi Humas Mabes Polri merilis kronologi bentrok antar kelompok warga yang terjadi di Kampung Juata Permai, Tarakan, Kalimantan Timur, Selasa (28/9/2010). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang tewas. Berikut konologi yang dirilis via jejaring sosial facebook oleh Divisi Humas Mabes Polri. Minggu tanggal 26 September 2010 sekitar pukul 22.30 WITA. Pada saat Abdul Rahmansyah, Warga Kel […]

  • Pecandu Batu Akik Menurun

    Pecandu Batu Akik Menurun

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Peminat batu akik menurun di Madina sejak 3 bulan terakhir. Sebelumnya, demam terhadap batu cincin ini sangat meriah di Madina (Mandailing Natal) ditandai dengan menjamurnya unit-unit penjualan dan tukang asah batu akik di seantro Madina yang selalu diramaikan oleh pengunjung tiap hari. “Demam batu akik cuma sekitar setahun aja, kini […]

  • Kaum Emak Emak Pengajian Bantah Asumsi Perempuan Harus Pilih Perempuan dalam Pilkada Madina

    Kaum Emak Emak Pengajian Bantah Asumsi Perempuan Harus Pilih Perempuan dalam Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): menurut Diah Nasution, asumsi dan keyakinan perempuan harus pilih perempuan dengan dalih Emansipasi wanita dalam Pilkada Madina yang selama ini digaungkan akan segera terbantahkan. Hal ini dikatakannya usai pelaksanaan pengajian Majelis Ta’lim Miftahul Jannah Desa Aek Nangali Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Jum’at 1/10/2024 yang dihadiri calon Bupati […]

  • Keterangan Saksi Tidak Sesuai BAP

    Keterangan Saksi Tidak Sesuai BAP

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sidang lanjutan empat terdakwa pengisap ganja, Heriansyah Hanzali Dalimunthe (PNS), Dedek Ispansyah (PNS), Edi Syahputra (wiraswasta) dan Samsuddin Batubara alias Manambin kembali (pemilik warung), kembali digelar di Pengadilan Negeri Panyabungan, Kamis (02/12/2010). Agenda persidangan mendengarkan keterangan saksi. Dua orang saksi yang dimintai keterangan yaitu Dedi dan Fahri. Keduanya termasuk dalam kedelapan orang yang diciduk […]

expand_less