Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Pedagang Pasar Sigalangan Minta Perlindungan DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
  • print Cetak

Padangsidimpuan. Sebanyak 14 orang pedagang Pasar Sigalangan, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, Rabu (11/1), mendatangi kantor DPRD setempat untuk meminta perlindungan kepada dewan atas tidak meratanya pembagian kios.
Pasar yang tadinya bangunan lama terbuat dari papan, kini direhab secara besar-besaran menjadi pasar dengan konstruksi bertingkat. Namun, sejumlah pedagang lama tidak kebagian kios.

“Kami yang sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Sigalangan, tapi saat pembagian kios, kami tidak kebagian. Anehnya, orang yang sama sekali tidak pernah berjualan di sana kebagian tempat,“ kata Linda, salah seorang dari pedagang di hadapan Wakil Ketua DPRD Tapsel, Abd Rasyid Lubis.

“Ketika kami pertanyakan kepada petugas pasar bernama Jepen, dia mengatakan pedagang yang berjualan di bahagian depan bangunan baru ini tetap berjualan di tempat semula, karena bangunan tersebut tetap dipakai atau tidak dibongkar. Namun kami tetap khawatir, jika suatu saat muncul kebijakan pemerintah untuk melakukan pembongkaran,” lanjut Linda.

Pasalnya, kata Linda, karena itu merupakan bangunan lama. “Jadi, kemana kami akan berjualan, sementara kios-kios yang saat ini belum dipakai sudah dipesan dan sudah ada pemiliknya. Jadi kalau tidak kami pesan sekarang, bagaimana nasib kami nanti,” jelas Linda.

Menanggapi keluhan pedagang, Abd Rasyid Lubis, mengatakan, sepanjang pedagang berupaya melalui mekanisme yang benar, ia akan memperjuangkan.

“Bagi saya tidak boleh ada yang main-main dengan mekanisme,” jelas Rasyid.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Junaim Nasution., dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa 14 pedagang yang berjualan persis di bahagian depan pasar tidak akan dihilangkan haknya untuk berjualan.

“Kalian masih tetap berjualan di situ, jangan khawatir, karena 14 kios ini tidak akan dibongkar. Jangan dengarkan isu yang mengatakan kalau ke 14 kios yang berada di bahagian depan pasar akan dibingkar. Itu tidak benar,” imbuh Kadis.

Kalaupun kios itu nantinya dibongkar, paparnya, Pemkab Tapsel terlebih dahulu harus mengalokasikan anggaran untuk biaya rehab kios.

“Namun mengingat keterbatasan lokasi/lahan pasar, maka nantinya kita akan rencanakan pembangunan dengan konstruksi bangunan yang bertingkat juga,” paparnya.

Atas penjelasan Kadis, para pedagang pasar tampak merasa puas dan pamitan pulang. (ck 03.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Pelaku Teroris dan Perampokan, Polres Madina Razia Rumah-Rumah Kontrakan di Panyabungan

    Antisipasi Pelaku Teroris dan Perampokan, Polres Madina Razia Rumah-Rumah Kontrakan di Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Meminimalisir maraknya aksi terorisme dan perampokan di wilayah Sumut akhir akhir ini, Polres Madina razia ke sejumlah rumah kontrakan di sekitar Kota Panyabungan, Kamis (30/9), melibatkan aparat kepolisian bersenjata lengkap. Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk kepada wartawan, Jumat (1/10) mengatakan razia polisi ke rumah-rumah kontrakan bertujuan mengantisipasi masuknya pelaku-pelaku teroris dan perampok […]

  • Pekan Akhir Ramadan, Pasar Panyabungan Membludak

    Pekan Akhir Ramadan, Pasar Panyabungan Membludak

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kawasan Pasar Baru dan Pasar Lama Panyabungan, Mandailing Natal, dibanjiri pembeli sejak Selasa. Lorong-lorong Pasar Baru penuh sesak manusia menyebabkan situasi sangat pengab dan padat kerumunan. Pantauan Mandailing Online sejak Kamis hingga Jum’at (29/4/2022) sasaran konsumen umumnya toko dan lapak pakaian baru. Selain itu penjual sandal, perhiasan imitasi hingga peralatan rumah […]

  • 6.000 Ton Beras Segera Masuk ke Sumut

    6.000 Ton Beras Segera Masuk ke Sumut

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – 6.000 ton beras Public Service Obligation (PSO) asal Jawa Timur akan segera memasuki Sumatera Utara untuk memperkuat stok beras Bulog. “Dengan akan masuknya beras dari Jatim sebanyak 6.000 ton dalam pekan ini, maka stok Bulog Sumut akan bertambah menjadi 30.000 ton,” kata Humas Bulog Sumut, Rudi Adylin, di Medan, (7/4). ini. Stok beras […]

  • Prisia Nasution Petik Pelajaran dari Orang Rimba

    Prisia Nasution Petik Pelajaran dari Orang Rimba

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Dua Minggu berada di dalam pedalaman Hutan Bukit Duabelas, Jambi membuat Prisia Nasution memetik banyak pelajaran dari penghuni Hutan tersebut. Dirinya menilai terjadi ironi kehidupan di kota besar yang sangat klise. Menurut Phia, begitu ia disapa, Orang Rimba selalu menjalani hidup dengan bahagia meski dalam kondisi yang kurang memadai. Sedangkan di kota, orang-orang masih saja […]

  • Bupati Diminta Evaluasi Kinerja SKPD

    Bupati Diminta Evaluasi Kinerja SKPD

    • calendar_month Jumat, 27 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Bupati Madina Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution didesak sesegera mungkin melakukan evaluasi kinerja para pimpinan SKPD. Terutama pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah ) yang kinerja tidak mendukung langkah dan kebijakan yang telah dibuat oleh bupati dalam mengisi pembangunan lima tahun ke depan. Sekretaris Komisi I DPRD Mandailing Natal […]

  • Lagi, Unimed kecolongan ijazah palsu

    Lagi, Unimed kecolongan ijazah palsu

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Belum lagi usai pengungkapan otak pelaku ijazah palsu di Universitas Negeri Medan (Unimed) yang ditangani Polsek Percut Sei Tuan, kini kembali ditemukan dari tangan seseorang yang hendak melegalisir ijazah tersebut. Modus kejahatan dengan cara menawarkan ijazah palsu bukan rahasia. Pemberi layanan ini pun bersikap bak ‘malaikat’ dengan menawarkan ijazah ‘bodong’ bagi mereka yang […]

expand_less