Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Pembangkit Panas Bumi Inlander

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
  • print Cetak

Ilustrasi

Tahun 2006, di Mataloko, NTT, muncul semburan lumpur dari perusahaan panas bumi di kawasan itu. Lubang semburan itu kemudian ditutup dengan 200 truk batu dan 150 truk semen.

Berhentikah? Ya. Tapi semburan baru muncul di berbagai titik seluas 5 hektar. Perusahaan kalah cepat dengan meluasnya semburan, karena alam jauh lebih dahsyat dari kemampuan hitungan manusia.

Saat seperti itu seharusnya perusahaan membangun rumah sakit yang representatif di sekitar kawasan eksploitasi. Setidaknya korban tidak harus setiap waktu dirujuk ke rumah sakit umum yang fasilitasnya selalu tidak memadai. Korban yang Anda bayangkan baru sepuluh dua puluh orang. Kalau ratusan atau ribuan orang bagaimana?

Itu berlebihan? Tidak! Alam itu tidak terduga. Karena Anda tidak tahu seperti apa kondisi di bawah tanah tempat Anda mendirikan rumah dan bersawah. Dunia bawah tanah bukan hal yang bisa diprediksi. Kalau tidak, tidak mungkin terjadi bencana.

Kenapa Lapindo begitu dahsyat? Karena ia berada di atas patahan bumi. Karena itu hingga 16 tahun kemudian tidak tertuntaskan.

Di Sumatera Utara ada tiga patahan bumi sepanjang 450 km. Salah satu patahan itu adalah Patahan Angkola yang menyebabkan gempa bumi maha dahsyat di Mandailing tahun 1892 dengan 6,0 skala richter. Gempa sekuat itu dapat merusak konstruksi bumi seluas 160 km.

Kalau kemudian hari ini SMGP menyemburkan lumpur, itu mah belum apa-apa. Ia belum berkontraksi dengan patahan Angkola. Saya tak bisa bayangkan dampaknya kalau itu terjadi.

Tak bisa kita menduga-duga. Kita hanya berharap SMGP punya hitung-hitungan seperti itu. Bencana adakalanya karena human eror, tapi bisa juga karena abai terhadap berbagai kalkulasi. Lebih buruk lagi kalau semua dianggap sepele.

Saya sebenarnya malas mengulas tentang SMGP. Karena hanya akan membuat banyak pahlawan nanti. Tapi alangkah naif kalau kita hanya berpikir tentang dampak positif energi dan sumber lapangan kerja baru. Apalagi kalau berpikir bahwa setiap bencana akan ada yang dapat tender baru, dll. Satu nyawa manusia tidak bisa ditumbalkan atas nama investasi. Belum lagi kerusakan alam, dll.

Ah, kita memang Inlander. Orang-orang goblok dalam kolonialisme. (Askolani Nasution)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 5 PKPI Madina

    DCS Dapil 5 PKPI Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 PKPI Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait bangunan irigasi hancur di Gunung Baringin, panyabungan Timur, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mandailing Natal akan menyurati kontraktor. Kasi Pengairan Dinas Pekerjaan Umum, Rijal, Kamis (12/11) menyatakan pihaknya akan segera menyurati manajemen CV Menara Berlian Pantai Barat. Bangunan irigasi itu sudah hancur, padahal baru sekitar 1,5 bulan selesai dikerjakan pembangunannya. […]

  • Madina Kembali ke Level 2

    Madina Kembali ke Level 2

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil kembali ke level 2 pengendalian covid-19. Penetapan level 2 itu tertuang di dalam Instruksi Meneteri Dalam Negeri Nomor 58 Tahun 2021 tanggal 8 November 2021. Capaian itu terkait capaian vaksinasi. Berdasar laporan Satgas Covid-19 Madina, hingga Selasa siang (8/11/2021), grafik realisasi vaksinasi telah mencapai sekitar 41,21 […]

  • Passing Grade Honorer K2 Lentur

    Passing Grade Honorer K2 Lentur

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendaygunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mengaku, dalam penetapan kelulusan honorer kategori dua (K2) tidak diberlakukan passing grade secara nasional. Alasannya, jika diterapkan secara nasional maka akan banyak yang tidak lulus menjadi CPNS. “Jujur saja, passing grade tidak berlaku untuk honorer K2. Kalau diberlakukan, ya banyak yang tidak lulus terutama […]

  • PKS Kritisi Pemkab Madina Soal Dana Covid

    PKS Kritisi Pemkab Madina Soal Dana Covid

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina dari Fraksi PKS, Awaluddin Nasution menyatakan kecewa terhadap kekurangsigapan Pemkab Madina menangani Covid-19. Persoalan makan, puding dan honor petugas Posko Covid di perbatasan saja masih tak jelas, padahal dana sudah ada 12 milyar untuk penanganan Covid. “Padahal para petugas medis yang ada di posko perbatasan merupakan ujung tombak […]

  • Mobil Offroad Kapolres Madina dan IOF Evakuasi Minibus yang Masuk Jurang di Putusan

    Mobil Offroad Kapolres Madina dan IOF Evakuasi Minibus yang Masuk Jurang di Putusan

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Minibus mengalami kecelakaan tunggal di kawasan putusan, Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal. Senin 3/6/2024. Mobil itu terjun ke jurang sedalam 50 meter saat hendak menuju pantai barat. Kecelakaan itu terjadi karena sang supir hilang kendali dan langsung nyungsep ke jurang. Dua penumpang di dalam mobil itu mengalami luka ringan. […]

expand_less