Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Pembebasan Lahan Jalan Akses Bandara Kualanamu Capai 98%

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
  • print Cetak

Jakarta – Pembebasan lahan di jalan akses Bandara Kualanamu sudah mencapai 98 persen. Namun, pekerjaan jalan akses Bandara Kualanamu masih menemui hambatan dalam pengerjaannya. Hal tersebut dikarenakan beberapa bidang tanah yang totalnya 1,5 km, masih diminta ganti rugi tanahnya oleh penduduk, padahal tanah tersebut milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
“Beberapa bidang tanah sejumlah 1,5 km tersebut adalah milik PTPN, ganti ruginya juga sudah diberikan kepada PTPN, sedangkan kepada penduduk yang menempati lahan dan sebagai pemilik bangunan, itu diberikan ganti rugi berupa bangunan dan tanaman. Yang jadi masalah adalah, penduduk itu masih minta bahwa tanahnya dibayar juga kepada mereka,” tutur Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah I, Wijaya Seta, usai pelantikan eselon II oleh Menteri PU Djoko Kirmanto di Jakarta, Jumat (22/11).

Karena secara prinsip tanahnya sudah bebas, Seta mengatakan agar pekerjaan dapat terus berjalan, pihaknya meminta bantuan dari aparat keamanan untuk mengawal saat para pekerja melakukan pekerjaan di tempat tersebut. Seta mengatakan, sebenarnya jalan akses menuju bandara Kualanamu tersebut sudah dapat melayani.

Namun, memang di beberapa tempat terdapat penyempitan dan itupun tidak menyebabkan kemacetan. “Sampai saat ini sebenarnya sudah bisa melayani, artinya kita ke bandara juga tidak ada masalah. Justru, macetnya dukan di lokasi 14,5 km tersebut tapi sebelumnya yaitu di kotanya. Namun memang akan lebih aman dan bagus kalau jalan itu sudah 4 lajur,” tambah Seta.

Seta menjelaskan bahwa jalan akses Bandara Kualanamu mempunyai panjang 14,5 km. Terdiri dari 13,5 km jalan dan 1 km Fly Over, saat ini yang sudah beroperasi 1 Fly Over kemudian jalan yang 2 lajur 2 arah itu sudah 13,5 km dan yang 4 lajur 2 arah sampai saat ini sudah beroperasi 8 km.

“Jadi dari 13,5 km tersebut 7 km lagi yang masih dalam pengerjaan yang secara kontrak selesai di tahun 2014,” tambah Seta. Sedangkan jalan tol Medan-Kualanamu, Seta mengatakan saat ini pembebasan tanahnya sudah mencapai 73 persen. Sedangkan pembangunan fisiknya masih sekitar 4 persen.

“Keterlambatan ini terjadi karena permasalahan manajemen kontraktor Cina itu sendiri, schedule-nya sendiri 11 persen namun baru terealisasi 4 persen,” tambah Seta.

Hambat Konstruksi
Ia mengakui, faktor hambatan warga membuat para pekerja di lapangan menjadi terganggu, bahkan sempat berhenti bekerja. Sebagai solusi agar pekerjaan dapat terus berjalan, pihaknya meminta bantuan dari aparat keamanan untuk mengawal para pekerja melakukan pekerjaan konstruksi jalan.

Ia mengklaim akses jalan darat ke Bandara Kualanamu sudah dapat terlayani dengan baik, meski di beberapa tempat terdapat penyempitan dan tidak menyebabkan kemacetan. “Sampai saat ini, sebenarnya tidak ada masalah. Justru, macetnya bukan di lokasi 14,5 kilometer tersebut tapi sebelumnya yaitu di kawasan kota (Lubukpakam -red). Namun, memang akan lebih aman dan bagus kalau jalan itu sudah empat lajur,” ujarnya.

Seta menjelaskan bahwa jalan akses Bandara Kualanamu mempunyai panjang 14,5 km, terdiri dari 13,5 km jalan dan 1 km Fly Over. Saat ini, yang sudah beroperasi 1 Fly Over, kemudian jalan yang dua lajur dua arah itu sudah 13,5 km dan yang empat lajur dua arah sampai saat ini sudah beroperasi 8 km. “Jadi, dari 13,5 km tersebut, 7 km lagi masih dalam pengerjaan yang secara kontrak selesai di 2014,” kata Seta. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Nama Balon Bupati Paluta Beredar

    Sejumlah Nama Balon Bupati Paluta Beredar

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PALUTA, (MO)- Suhu politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tahun 2013 mulai memanas. Walaupun belum ada calon yang mendeklarasikan siap maju, namun manuver politik yang terjadi di masing-masing kecamatan di wilayah Paluta sudah mulai terlihat, seperti pemasangan alat peraga atau baliho bakal calon Bupati dan Wakil […]

  • Warga Tapus Minta Cabut Izin PT.M3

    Warga Tapus Minta Cabut Izin PT.M3

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perwakilan Masyarakat Tapus Kecamatan Lingga Bayu kembali mendatangi Dinas Pertambangan dan Energi Mandailing Natal (Madina) minta menghentikan dan mencabut izin aktivitas PT. Madinah Madani Mining (PT.M3) sebelum masyarakat bertindak anarkis. Pasalnya, keberadaan PT.M3 hingga saat ini hanya menjadi masalah bagi warga di Kelurahan Tapus. “Hingga saat ini perusahaan tersebut hanya menimbulkan […]

  • Terkait Dana Desa, Warga Tolang Laporkan Kades ke Kejari

    Terkait Dana Desa, Warga Tolang Laporkan Kades ke Kejari

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggunaan anggaran dana desa (DD) Tolang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022 diduga tak sesuai dengan perencanaan sehingga membuat BPD dan warga melaporkan kepala desa ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Panyabungan. Tak hanya itu, warga juga melayangkan surat pengaduan kepada Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution, Ketua DPRD Erwin […]

  • Sodomi 12 Remaja, Pelaku Bisa Dihukum 15 Tahun

    Sodomi 12 Remaja, Pelaku Bisa Dihukum 15 Tahun

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUKPAKAM- Eston Purba (35), warga Kecamatan Namorambe yang berprofesi sebagai sopir angkot bisa dihukum 15 tahun penjara akibat perbuatannya. Perlakuan sadis yang menurut pengakuan pelaku hanya sebagai kesenangan saja itu bisa dijerat Pasal 81 dan 82.Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Ketua Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan Komisi Perlindungan Anak Daerah […]

  • Plasma PTPN IV Terkendala Status Lahan Tumpang Tiindih

    Plasma PTPN IV Terkendala Status Lahan Tumpang Tiindih

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak PTPN IV mengaku kesulitan mengadakan lahan perkebunan plasma sawit yang akan diperuntukkan bagi warga sekitar. Sebab, banyak lahan yang berstatus tumpang tindih. Hal itu terungkap pada acara dengatr pendapat antara DPRD Kabupaten Mandailing Natal dengan pihak PTPN IV di gedung dewan, Selasa (1/11). DPRD memanggil manajemen PTPN IV terkait mencuatnya […]

  • Jaksa Akan Cek Kesehatan Ali Makmur di RSU Bunda Tamrin

    Jaksa Akan Cek Kesehatan Ali Makmur di RSU Bunda Tamrin

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – (Mandailing Online) – Kejaksaan Negeri Panyabungan akan segera melakukan pemeriksaan kesehatan Ali Makmur Nasution yang divonis Mahkamah Agung 2 tahun penjara kasus penggelapan kos politik masa Pilkada Madina tempo hari. Kasi Intel Kejari Panyabungan, Muhammad Yusuf diruang kerjanya, Selasa (4/2/2014) menjawab wartawan menyatakan akan segera melakukan pemeriksaan kesehatan Ali Makmur yang dinyatakan sedang […]

expand_less