Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Pembunuh Istri dan Mertua di Madina, Warga Medan Ditangkap di Labuhanbatu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


RANTAUPRAPAT:
Personel Polres Labuhanbatu berhasil menangkap seorang tersangka yang diduga pelaku pembunuhan di dusun III
desa Bintungan Bejangkar Baru Kec Batahan Kab Madina. Itu, berkat informasi yang dikirimkan pihak Polres Madina.

Disebutkan, pelaku kejahatan yang disangkakan melanggar pasal 338 KUHP tersebut berhasil ditangkap di Dusun Sidorukun Simpang Pangkatan kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu, Selasa 19 April 2011 sekitar jam 01.30 oleh Sat Reskrim Labuhanbatu, pada saat tersangka sedang melarikan diri.

Setelah menerima informasi dari Polsek Batahan yang menyebutkan tersangka RCS alias MAH als Bimas, 35 warga Simpang Limun, Medan telah melukai dan menghilangkan nyawa korban Hamidah, 35, Ibu Rumah Tangga, warga Dusun III Desa Bintungan Bejangkar Baru Kec Batahan Kab Madina
dan Misikem, 77, Ibu dari korban Hamidah, dan diketahui melarikan diri ke wilayah hokum Mapolres Labuhanbatu, pihak kepolisian melakukan
pengejaran.

Disebutkan pula, kronologis kejadian, tersangka bermoduskan pertengkaran mulut. Namun, dalam pertengkaran tersebut kemudian datang
mertua dari sitersangka membela Hamidah (korban, red). Sehingga membuat tersangka emosi dan kalap langsung mengambil sepotong kayu bakar dan
memukulkannya kepada ke dua korban sehingga ke dua korban mengalami luka robek dan memar pada kepala bagian belakang serta luka lecet pada
ke dua pergelangan tangan dan kaki dan meninggal dunia di TKP.

Selanjutnya tersangka melarikan diri dengan membawa sepeda motor honda supra X No pol BK 3694 TY milik mertua tersangka. Dari laporan Polsek Batahan Senin tanggal 18 April 2011 sekitar pukul 16.00 wib dan laporan pihak Polres Madina tersebut, Satuan Reskrim Labuhanbatu melakukan pengejaran tersangka. Akhirnya, tersangka RCS berhasil digagalkan melakukan pelariannya.

Dari tangan tersangka juga berhasil diamankan beberapa barang bukti. Di antaranya, buku nikah an tersangka dan korban, Sepeda motor Supra X BK-3694-TY, sebilah bilah keris, sebilah pisau dan BPKB sepeda motor Supra X BK-3694-TY.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setiawan melalui AKP Titok Hutauruk Kasat Reskrim Mapolres Labuhanbatu dalam rilis pers yang
diterima membenarkan kejadian itu. Dan mengungkapkan tersangka kini ditahan pihak Polres Labuhanbatu untuk diamankan, guna proses
selanjutnya. “Sekarang tersangka telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu untuk menunggu penjemputan dari Polres Madina,” tegas
Titok.(fh)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Rusuh di Labusel Dibawa ke Medan

    Korban Rusuh di Labusel Dibawa ke Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Tukidi (28) warga Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang menjadi salah satu korban bentrokan di daerah itu, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan, untuk mendapatkan perawatan intensif. Wakil Kepala IGD Rumah Sakit Umum Pusat(RSUP) Adam Malik, Ismalita di Medan mengatakan, pihaknya sudah melakukan tindakan penyelamatan terhadap korban dengan […]

  • Gula Aren Morsip Disukai Turis Mancanegara

    Gula Aren Morsip Disukai Turis Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Gulo bargot atau gula Aren buatan Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muara Sipongi ternyata sangat digemari turis mancanegara. Pasalnya, bus pariwisata setiap hari selalu singgah di warung gulo bargot buatan Elmi (32) yang berada di pinggir Jalur Lintas Sumatera titik Desa Ranjo Batu. Ibu 2 orang anak ini menjawab wartawan, Kamis […]

  • Harga Karet Melorot Lagi

    Harga Karet Melorot Lagi

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hanya dalam hitungan beberapa hari saja harga getah karet di beberapa pasar karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melorot ke angka Rp. 8.500 per Kg dari sebelumnya sudah mencapai Rp.10.000. Sejumlah petani karet kepada Mandailing Online, Selasa (26/3) mengaku gelisah dengan penurunan harga ini. “Kita merasa kaget akibat anjloknya harga karet […]

  • Kita Belum Merdeka

    Kita Belum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah 71 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Namun, sesungguhnya bangsa ini belum benar-benar merdeka. Indonesia sejatinya masih terjajah. Lihat, misalnya, tingkat kesejahteraan rakyat yang masih jauh dari apa yang dicita-citakan dalam konstitusi. Pendapatan perkapita Indonesia pada tahun 2015 hanya menempati urutan ke-115 dari 185 negara yang ada di dunia, dengan jumlah US$ 3,362 pertahun. Angka itu […]

  • Madina Perpanjang Libur Sekolah Hingga 12 Juli

    Madina Perpanjang Libur Sekolah Hingga 12 Juli

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sistem belajar dari rumah untuk TK,SD,SMP/Mts diperpanjang di Madina hingga 12 Juli 2020. Sedangkan untuk SLTA di Sumut mengikuti perpajangan tanggap darurat Covid-19 hingga 7 Juni 2020. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sahnan Pasaribu kepada wartawan, Jumat (29/5) menyampaikan, perpanjangan di Madina itu ditetapkan dalam Surat Edaran […]

  • PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

    PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, PT Sorik Merapi Geotermal Power (SMGP) merupakan perusahaan tambang panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Selama ini masyarakat menganggap PT SMGP akan membawa bencana akibat pengeboran di sejumlah titik panas bumi karena mempengaruhi cuaca dan aktivitas gunung meningkat. Itu tidak benar karena PT SMGP mempunyai ahli-ahli profesional. Hal itu disampaikan Corporate Sustainability Manager […]

expand_less