Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Pemkab Madina Memihak PT. ALN?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2014
  • print Cetak

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Warga Desa Tabuyung, Singkuang II dan Desa Suka Makmur Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) Senin (5/5/2014) dalam siaran pers menuntut agar sengketa lahan Koperasi Pengembangan USU (KP USU) dengan PT. Agro Lintas Nusantara (ALN) segera diselesaikan oleh Pemkab Madina.

Ketua Pengawas Koperasi Produsen Maju Bersama Jaya, Desa Tabuyung, Leo David Siregar, S.Sos selaku juru bicara 3 desa itu mengatakan Pemkab Madina terkesan lemah dan lamban dalam menyelesaikan sengketa lahan KP. USU dengan PT. ALN.

Lambannya proses penyelesaian itu disinyalir karena Pemkab Madina diduga lebih memihak kepada PT. ALN.

“Sudah berulang kali kami meminta kepada Bupati Madina baik langsung atau melalui surat maupun media massa agar segera selesaikan sengketa lahan lahan di tempat kami, namun sampai detik ini tidak pernah menemukan hasil, kami mengecam keras bahwa terkait persolan itu Pemkab Madina lemah dalam bertindak untuk rakyat.” kecamnya lantang.

Dia meminta agar penyelesaian sengketa lahan KP. USU dan PT. ALN diselesaikan dengan seadil-adilnya. Hukum ditegakkan agar semua pihak tidak ada yang merasa dirugikan. Jika KP. USU bersalah dan melanggar hukum, tindak dan tegakkan hukum terhadap KP. USU. Jika PT. ALN yang salah juga harus ditindak sesuai hukum, jangan ada pilih kasih.

“Pemkab Madina jangan munafik, mari tegakkan hukum dan utamakan kesejahteraan rakyat. Lihatlah penderitaan rakyat kami yang selalu jadi objek masalah dan termarginalkan, kami tidak bisa terima,” katanya.

Leo mengungkapkan persoalan ini sudah berlarut larut, jika dibiarkan masyarakat yang menjadi korbannya. Di kalangan masyarakat timbul pro dan kontra, telah terjadi tindakan pengrusakan, pemukulan dan pembukaan lahan yang diduga tanpa izin. Masyarakat yang bekerja di KP. USU merintih tak tahu kemana tempat mengadukan nasibnya, dimana aparat penegak hukum, Pemkab Madina yang harusnya mengemban amanah rakyat.

“Bagaimana rakyat mau tentram kalau selama ini PT. ALN masih melakukan cara-cara premanisme dilokasi lahan berperkara. Selama ini masyarakat diam, tapi jika Pemkab Madina tidak dapat menyelesaikan permasalahan ini, kami masyarakat tidak bisa berdiam diri, hari ini kami berjanji harga diri, hak, dan martabat akan kami perjuangkan terus demi tegaknya hukum,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Parwis Batubara, tokoh pemuda Desa Tabuyung mengatakan merasa bingung atas sikap Pemkab Madina yang terkesan bermuka dua, padahal penyelesaian antara KP. USU dan PT. ALN tidaklah serumit yang dibayangkan.

“Saat kunjungan Muspida ke Desa Tabuyung, Bupati berjanji akan menyelesaikan dengan cara penegakan hukum dan seadil-adilnya, namun kenyataannya Bupati Madina justru menandatangani memori banding terkait putusan PTUN atas izin lokasi PT. ALN yang digugat KP. USU, hal ini jelas kontraproduktif dengan pernyataannya yang akan menyelesaikan masalah ini usai pemilu legislative,” ungkapnya.

Menurut Darwis, sikap yang ditunjukkan Pemkab Madina dan aparat penegak hukum selama ini terkait sengketa lahan KP. USU dengan PT. ALN sangat jauh dari prinsif-prinsif pemerintahan yang adil. Misalnya KP. USU dilarang melakukan kegiatan, sementara PT. ALN dibiarkan. Surat bupati tak diindahkan PT. ALN namun tidak ada tindakan tegas Pemkab Madina atas pembangkangan itu.

“Kami ingin hukum ditegakkan seadil-adilnya, masyarakat kami selalu menjadi objek dari setiap permasalahan perkebunan yang ada di Muara Batang Gadis. Cukup sudah penderitaan rakyat akibat kebijakan pemerintahan Madina di masa lalu yang sangat tidak bijak dalam mengemban amanah rakyat. Rakyat selalu jadi korban, untuk itu kami meminta kepada Bupati Madina agar bersikap tegas dan adil sehingga permasalahan ini dapat diselesaikan secepatnya agar masyarakat tidak bingung dan mudah terprovokasi yang pada akhirnya dapat menimbulkan konflik horizontal,” pungkas Parwis.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Pegawai PLN Curhat Soal Korupsi

    Puluhan Pegawai PLN Curhat Soal Korupsi

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) baru saja meluncurkan buku anti korupsi berjudul ‘Saatnya Hati Bicara jilid 2’. Buku setebal 342 ini merupakan kelanjutan dari buku dengan judul yang sama yang diluncurkan pada Maret 2013 lalu. Sesuai dengan judulnya, buku ini berisi kumpulan 59 tulisan pegawai dari berbagai level jabatan tentang pengalamannya dalam menghadapi […]

  • Terdakwa Kasus Penipuan CPNS Dituntut 30 Bulan Penjara

    Terdakwa Kasus Penipuan CPNS Dituntut 30 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sidang kasus penipuan 51 orang pelamar CPNS Pemkab Deli Serdang Formasi Tahun 2007/2008 dengan terdakwa Ermaida Tambunan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (15/03/2011), kembali memanas. Dewi, anak salah seorang terpidana yang sudah diputus dalam kasus yang sama pada persidangan sebelumnya, mengamuk ketika mendengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irma Hasibuan menuntut Ermaida Tambunan, pegawai […]

  • Miliki Sabu, Istri Mantan PLH Kadis PU Siantar Diringkus

    Miliki Sabu, Istri Mantan PLH Kadis PU Siantar Diringkus

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Sarina br Sianipar alias Omek (47), istri mantan Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kota Pematangsiantar, almarhum Dohar Sidabutar, ditangkap Sat Narkoba Polres setempat, Selasa malam 10 Mei 201, saat menggelar pesta sabu-sabu di rumahnya Jalan Narumonda bawah, Kelurahan Kebun Sayur Kecamatan Siantar Timur. Selain itu, juga diamankan lima orang […]

  • Warga Hutaraja Siabu Amankan LH Terduga Penyebar Video Syur Dimedia Sosial

    Warga Hutaraja Siabu Amankan LH Terduga Penyebar Video Syur Dimedia Sosial

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Seorang lelaki berinisial LH diamankan warga Desa Hutaraja, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal ( Madina ) karena diduga sebagai pelaku penyebar video syur dengan mantan istrinya berinisial SAH lewat media sosial facebook. Kamis 7/9/2023. LH sendiri diserahkan warga ke Polres Madina  guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan sejumlah barang bukti postingan facebook. Amir Hamzah, […]

  • Hidayat Batubara Dituntut 8 Tahun

    Hidayat Batubara Dituntut 8 Tahun

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal non aktif Hidayat Batubara dituntut 8 tahun penjara serta denda Rp 300 juta subsider 5 bulan oleh jaksa penuntut dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (8/1/2013). Demikian dilansir TRIBUN MEDAN.com. Menurut jaksa, Bupati Hidayat Batubara memerintahkan anak buahnya mencari kontraktor proyek pembangunan RSUD Panyabungan yang bersedia membayarkan fee sebesar […]

  • DCS Dapil 5 PPP Madina

    DCS Dapil 5 PPP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PPP Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

expand_less