Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Pemkab Madina Ungkap Fakta-Fakta Ketidakberesan KP USU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 16 Okt 2012
  • print Cetak

penyetopan aktivitas KP USU 161012PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Dinas Kehutanan dan Perkebunan Mandailing Natal (Madina) mengungkap fakta-fakta ketidakbersan KP USU dalam kegiatan Investasi di Madina.

Fakta-fakta itu yang menjadi dasar bagi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Madina mencabut izin KP USU dalam investasi perkebunan sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis pada bulan Juni lalu.

Fakta-fakta yang ditamukan pada Koperasi Pengembangan USU (KP USU) itu meliputi persoalan program plasma yang tidak jelas, kantor KP USU yang tidak ada, hingga rangkaian ketidaksukaan warga Muara Batang Gadis atas kehadiran KP USU.

“Sesuai keterangan Pak Prof. Dr. Chairuddin Lubis bahwa kantor pusat mereka berada di jalan Universitas No. 46 Medan, namun setelah kita cek ke jalan tersebut ternyata yang berkantor di jalan yang diterangkan tersebut adalah Bank Sumut,” ujar Mara Ondak.

Ketika hal itu dikonfirmasikan ulang, Prof. Chairuddin Lubis menyatakan bahwa kantor KP USU berada di lantai III. “Namun, yang kita temukan gedung tersebut hanya mempunyai 2 lantai saja,” lanjut Mara Ondak.

Pihak Dinas Kehutanan Madina pun merasa dipermainkan, dan KP USU dinilai tidak serius dalam berinvestasi serta terkesan main-main. Kondisi ini membuat pihak Dinas Kehutanan Perkebunan Madina melihat ada masalah serius tentang konsistensi KP USU.

Di sisi lain, KP USU sejauh ini tidak mempunyai program plasma sawit kepada masyarakat di sekitar lokasi perkebunan. Padahal kebun plasma untuk warga merupakan syarat yang ditetapkan peraturan perundangan-undangan yang harus dipenuhi investor. Oleh karenanya sangat wajar Pemkab Mandailing Natal mencabut Izin Usaha Perkebunan mereka.

Posisi KP USU di tingkat masyarakat juga sangat kacau. Sebab rangkaian penolakan masyarakat terhadap KP USU sudah bergulir, yakni penolakan dari masyarakat Desa Manuncang, Desa Tabuyung dan Desa Suka Makmur yang ditandatangani oleh tokoh masyarakat masing-masing desa dan diketahui tiap-tiap kepala kesa-nya serta diketahui oleh Camat Muara Batang Gadis.

Yang parahnya adalah soal bibit. Dimana pihak KP USU mengakui sudah melakukan pembibitan di sekitar eks areal perkebunan. Tapi, ternyata bibit yang ditunjuk KP USU itu disebut-sebut milik perusahaan lain.

“Sesuai dengan pengakuan Andi dari PT Asian Agri bahwa bibit yang ada di lokasi Ex KP USU tersebut adalah milik PT Asian Agri,” ungkap Mara Ondak.

Pasca pencabutan izin perkebunan KP USU tersebut, sudah ada tujuh investor yang mengajukan minat untuk mengelola eks lahan KP USU tersebut, temasuk diantaranya PTP SU, PTPN IV, PT BAM, PT ALN dan PT ASN. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Multimedia kembali memproduksi film Mandailing. Film yang diproduksi ini berjudul “Si Bisuk Na Oto”. Ini merupakan film ke-9 yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia. Kali ini Tympanum tak sendirian, tetapi menggandeng Nila Sari Pro, sebuah production house milik penyanyi Nila Sari. Shooting perdananya dilakukan  Minggu (29/3/2015) lalu di […]

  • Gempa 5,5 SR Guncang Sidimpuan Sekitarnya

    Gempa 5,5 SR Guncang Sidimpuan Sekitarnya

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Gempa mengguncang wilayah Kota Sidimpuan, juga dirasakan di Tapanuli Selatan dan Padang Lawas Utara, Jum’at (14/7/2017). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  dalam laporan di situs www.bmkg.go.id, gempa sempat mengguncang sebanyak 3 kali dalam kekuatan dan waktu yang berbeda. Gempa pertama terjadi sekira pukul 08:25:16 WIB berkekuatan 5.5 Scala Rihcer (SR) […]

  • Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Wanda Maryam Syam Mahasiswi Sudah satu tahun lamanya, Covid-19 menetap di Indonesia. Dari berita tak biasa hingga akhirnya menjadi terbiasa kita dengar. Sempat beredar kabar bahwa virus satu ini akan usai, melihat penurunan lonjakan beberapa waktu lalu. Sayangnya, penurunan tersebut segera dimakan oleh berita lonjakan kedua gelombang Covid-19. Berita melonjaknya Covid-19 ini tentunya […]

  • NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Seluruh gubernur, bupati dan wali kota hingga camat diminta untuk mengawasi gerak-gerik para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan masing-masing, jangan sampai terpengaruh ajaran kelompok radikal Negara Islam Indonesia (NII). Perintah Mendagri, Gamawan Fauzi ini menyusul pernyataan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah yang mengaku mendapat laporan adanya anggota NII yang menjadi PNS. “Kita sudah […]

  • Madina Darurat Bencana, Al Washliyah Wajibkan Kader Bantu Masyarakat dan Buka Posko Bantuan

    Madina Darurat Bencana, Al Washliyah Wajibkan Kader Bantu Masyarakat dan Buka Posko Bantuan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution melalui SK Bupati Nomor 360/0947/K/2021 menetapkan status Darurat Bencana Banjir selama selama 14 hari ke depan sejak surat tersebut dikeluarkan pada Sabtu (18/12). Menyahuti surat tersebut, kader Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) wajib membantu masyarakat terdampak banjir yang terjadi di […]

  • Riadi Husnan: Empat Sektor Bagi Perluasan Lapangan Kerja Baru

    Riadi Husnan: Empat Sektor Bagi Perluasan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Anggota DPRD Madina dari PKS, H.Riadi Husnan menilai pemerintahan Hidayat-Dahlan belum memperlihatkan secara kongkrit terobosan bagi perluasan lapangan kerja bari di Mandailing Natal (Madina). Kepada Mandailing Online di gedung DPRD Madina, Riadi melihat setidaknya ada 4 sektor  yang memerlukan terobosan-terobosan bagi perluasan lapangan kerja baru. Terobosan-terobosan itu terkait dengan pertumbuhan ekonomi serta merangsang munculnya […]

expand_less