Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pemuda Pancasila Kecam Pernyataan Evaline Sago

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
  • print Cetak

Sahriwan Nasution

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal, Sahriwan Nasution mengecam pernyataan anggota DPRD Madina, Evaline Sago.

“Kami semua di Madina ini bersaudara. Jangan ada yang coba memecah belah kami,” kata Sahriwan Nasution kepada Mandailing Online di Panyabungan, Sabtu (16/11/2019).

Sikap Ketua PP Madina ini merujuk pernyataan Eveline Sago di media Mitanews edisi 15 November 2019.

Mitanews dalam laporan itu menyebutkan, wawancara dengan Evaline itu dilakukan via telefon seluler terkait dugaan pembabatan hutan mangrove oleh PT.TBS di Pantai Barat Madina.

Media itu mengutip kalimat Evaline : “Shafron itu banyak ngawor, dan saya pastikan bulan desember ini Shafron akan selesai dan anda sebagai wartawan jangan cari masalah sama saya, anda mau mengancam-ancam saya ya”.

Kalimat ini, menurut Sahriwan tak pantas diucapkan anggota DPRD.

Artikel terkait: https://www.mandailingonline.com/ucapan-evaline-sago-bukan-ancaman/

Sahriwan menyatakan, Shafron yang merupakan tokoh Pantai Barat berhak memperjuangkan penyelamatan hutan mangrove di kawasan itu, sebab negara dan dunia internasional sangat melindungi keberadaan hutan mangrove.

Jurnalis juga menurutnya memiliki peran penting menyampaikan aspirasi warga Pantai Barat.

“Oleh sebab itu, kalimat Evelin menyangkut Shafron dan wartawan tak menggambarkan fungsi dan tanggungjawab seorang wakil rakyat di DPRD Madina,” ujar Sahriwan yang akrab dipanggil “Kocu” ini.

“Dari dulu kami di Madina ini penuh dengan ukuwah persaudaraan. Jangan memecah belah kami,” ujar Kocu.

“Dan di sini saya tegaskan, kalau pendatang ke Mandailing ini mustinya tahu apa itu Dalian Na Tolu, jangan asbun (asal bunyi), karena kami putra Madina sangat santun kepada tamu atau pendatang kalau dia sopan, kalau tidak, terus terang kami yang paling garang,” kata Sahariwan tegas.

Menurut Syariwan Nasution, dari pernyataan Evaline Sago sudah mulai menunjukkan sikap arogansi secara terang-terangan.

“Saya minta penegak hukum segera menindaklanjuti pernyataan Evaline yang di media itu. Saya duga pernyataan Evaline itu sudah termasuk pengancaman dan memecah belah masyarakat Madina ini, dan Safron itu adalah asli putra Madina. Karena siapapun yang merusak tanah Mandailing ini sudah seharusnya putra daerah bertindak atau melaporkannya, dan itu sah,” katanya.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KNPI Madina : Air Mata Rakyat Harus Dibayar dengan Penutupan PLTP

    KNPI Madina : Air Mata Rakyat Harus Dibayar dengan Penutupan PLTP

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tragedi Sibanggor menyisakan luka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, khususnya warga Desa Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi.  Tragedi keracunan zat H2S itu menewaskan 5 warga Sibanggor Julu dan puluhan lainnya dilarikan ke rumah sakit pada 25 Januari 2021 ketika pihak PT SMGP melakukan pembukaan sumur SMP-T02 […]

  • Relevansi dan Vitalitas Marga Mandailing Dalam Figur Ideal Calon Bupati Madina (1)

    Relevansi dan Vitalitas Marga Mandailing Dalam Figur Ideal Calon Bupati Madina (1)

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan: Muhammad Ludfan Nasution  Alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta   Ketika dialog tentang Pilkada Madina 2016 di media sosial, mengemuka pra-wacana tentang kriteria Calon Bupati Madina. Salah satu dan yang pertama saya tawarkan adalah kriteria Marga Mandailing. Banyak juga komentar yang masuk. Salah satu tanggapan bernada proters terhadap gagasan kriteria […]

  • Ridwan Rangkuti: Bupati Tidak Dapat Membubarkan Badan Pemangku Adat

    Ridwan Rangkuti: Bupati Tidak Dapat Membubarkan Badan Pemangku Adat

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) tidak dapat membubarkan atau membekukan kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) karena BPA adalah organisasi yang tumbuh dari unsur raja-raja adat dari berbagai marga-marga di seluruh wilayah Mandailing. Itu dikatakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuti SH.MH, Jum’at (14/11/2014), berpijak pada ketentuan Permendagri Nomor […]

  • KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

    KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyambut baik usulan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak kekerasan (Kontras) yang berharap penyelenggara pemilu mengedepankan isu-isu hak azasi manusia (HAM) dalam penetapan calon Presiden pada pemilu 2014. “Nanti kita akan lihat dan kaji lagi persyaratan capres. Bagaimana mengimplemetasikan HAM dalam persyatan capres,” kata Ketua KPU Husni Kamil […]

  • Pencipta Lagu Ahmad Nasyari Nasution Ditelikung Produser

    Pencipta Lagu Ahmad Nasyari Nasution Ditelikung Produser

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingatkah Anda terhadap lagu Mandailing “Ikom-Ikom”, “Inang Sarge”, “Bulan dohot Angin”, dan lagu “BoruTulang”? Pencipta lagu itu bernama Ahmad Nasyari Nasution, seniman sepuh pencipta lagu-lagu Mandailing. Yang juga dikenal sebagai pencipta lagu-lagu yang dinyayikan penyanyi Mandailing legendaris, Mariati. Saat ini Ahmad Nasyari Nasution tengah berjuang mempertahankan hak atas terjadinya  dugaan […]

  • Bupati Madina Harus Bisa Jadikan BUMD Traktor PAD

    Bupati Madina Harus Bisa Jadikan BUMD Traktor PAD

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal, Ir Aspan Sofyan Batubara MM harus memutar balik keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Madina sebagai perusahaan plat merah yang di biayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) setiap tahun menjadi tractor Penghasilan Asli Daerah (PAD). “BUMD Madina harus punya SOP (Standar Operasional Prosedur) dan punya pemimpin yang punya kualifikasi dan […]

expand_less