Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pulang Kunker, Tas Oknum Anggota Dewan Kebongkaran Di Lion Air

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
  • print Cetak

Panyabungan, MADINA
Tindak kejahatan pencurian terjadi di maskapai penerbangan Lion Air, kali ini dialami salah seorang oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Dodi Martua. Ketika hendak pulang kunjungan kerja Komisi 1 DPRD Madina ke Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur bersama sejumlah anggota lainnya dan Dinas Pendidikan Pemkab Madina pada hari Senin (11/11) kemarin, tas oknum anggota dewan itu ditemukan dalam kondisi dibongkar dan kancing tas rusak padahal sebelumnya tas berisi pakaian itu di segel oleh pihak Bandara.

Diceritakan Dodi Martua didampingi beberapa orang anggota dewan dari Komisi 1 lainnya, mereka berangkat dari Bandara Juanda Surabaya menuju Jakarta pada pukul 07.45 WIB dengan nomor penerbangan JT-691, dan dari Jakarta menuju Minang kabau kota Padang Sumbar pada pukul 13.10 WIB dengan nomor penerbangan JT-352, namun setibanya di Bandara Minang kabau tas berisi pakaian dan benda lainnya tidak utuh lagi sementara segelnya juga rusak, Dodi juga kehilangan beberapa barang yang ada di dalam tas.

“Setelah diambil barang-barang saya melihat tas sudah tidak utuh dan terbongkar, beberapa barang bawaan saya hilang, saya merasa dirugikan atas kejadian ini,” kata Dodi.

Disebutkan, Dodi sendiri sudah membuat laporan pengaduan ke Polsek Bandara Minang kabau untuk diproses, dan kepada maskapai penerbangan Lion Air juga sudah diberitahukan atas kejadian ini, namun jawaban pihak maskapai tidak memuaskan, dan mengatakan menunggu konfirmasi dulu.

“Ini merupakan kelalaian mereka dalam memberikan pelayanan kepada penumpang, dan kami menduga tindakan ini sengaja diperankan oleh pihak maskapai dan petugas pengangkut barang di Bandara, kenapa bisa terjadi pencurian dan membongkar tas penumpang,” kesalnya, Dodi berharap agar laporan pengaduan mereka ini diproses oleh Polsek Bandara Minang kabau, dan pihak maskapai agar bertanggungjawab.

Ditambahkan Iskandar Hasibuan, ini merupakan suatu kelemahan dan kebobrokan maskapai Lion Air, dan Lion Air diminta bertanggungjawab atas apa yang dialami oleh anggota Komisi 1 DPRD Madina.

“Kejadian ini sudah beberapa kali di Lion Air, penumpang kehilangan dan barang-barang dirusak dan diambil isinya, kami minta agar Lion Air bertanggungjawab dan mengganti barang rekan kami yang hilang, dan kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati menggunakan maskapai penerbangan Lion Air khususnya masyarakat Kabupaten Madina, karena tidak ada kenyamanan,” imbaunya. (wan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Tak Tegas, MK Diminta Diskualifikasi Dahlan-Aswin

    Bawaslu Tak Tegas, MK Diminta Diskualifikasi Dahlan-Aswin

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi diminta untuk mendiskualifikasi pasangan calon kepala daerah nomor urut 02 Dahlan-Aswin yang juga merupakan bupati petahana karena melakukan pelanggaran dan kecurangan pilkada. “Terhadap semua pelanggaran dan kecurangan sejak proses pilkada hingga hari ini, layak dan beralasan hukum bagi Mahkamah untuk mendiskualifikasi paslon 02 Dahlan-Aswin sebagai paslon dalam Pilkada Kabupaten […]

  • Adik Ali Umri Diduga Terlibat

    Adik Ali Umri Diduga Terlibat

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kasus Penipuan Honorer Dishub Binjai BINJAI- Terkait kasus penipuan 18 honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Binjai, Polresta Binjai menetapkan mantan Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Dishub Binjai Anto menjadi tersangka, Senin (25/7). Keterangan yang dihimpun wartawan Sumut Pos di Polres Binjai, menyebutkan, berkas perkara penipuan ini, sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, bersama tersangka dan barang […]

  • Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Rachmawati Soekarnoputri sedang mempersiapkan sebuah buku kecil untuk diberikan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Dalam konteks Pilpres 2014, Rachma memiliki sikap yang berbeda dengan Surya Paloh. Tidak seperti Surya Paloh yang mendukung PDIP dan mendukung pencapresan Joko Widodo, Rachma memilih sebaliknya, tidak mendukung PDIP dan tidak mendukung pencalonan […]

  • Dandim Evakuasi Napi Hamil

    Dandim Evakuasi Napi Hamil

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    LABUHAN RUKU, – Aparat baik dari TNI/Polri terus melakukan negosiasi dengan ratusan narapidana menyusul kerusuhan yang terjadi di lapas Labuhan Ruku yang berada di Kabupaten Batubara, Minggu (18/8). Negosiasi masih terus dilakukan tadi malam. Menurut Hermanto, napi narkoba penghuni Lapas Labuhan Ruku saat diwawancarai, dari hasil negosiasi tersebut, hanya petugas TNI yang diperkenankan masuk ke […]

  • Rumah Penjual Kerupuk Habis Terbakar

    Rumah Penjual Kerupuk Habis Terbakar

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu unit rumah milik penjual kerupuk di Panyabungan, Mandailing Natal, hangus terbakar. Rumah jenis dinding papan di Lingkungan 5, Gang Batang Gadis 6, Kelurahan Sipolu-Polu itu terbakar sekira pukul 10.35 WIB, Senin (22/2). Berdasar ketarangan beberapa warga, api tiba-tiba muncul di rumah itu, pemiliknya Asrin seorang penjual kerupuk sedang berjualan ke […]

  • Agar Tak Terkorupsi, Bansos Pemprovsu di Madina Sebaiknya Uang Tunai

    Agar Tak Terkorupsi, Bansos Pemprovsu di Madina Sebaiknya Uang Tunai

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bantuan sosial dari Pemprov Sumut di Kabupaten Madina sebaiknya diedarkan dalam bentuk uang tunai. “Harus bentuk uang tunai agar tidak menjadi ajang korupsi,” ujar Irwansyah Nasution, pengamat Madina kepada Mandailing Online, Rabu (20/5/2020). Sebab kalau dalam bentuk bahan pangan akan mudah dikorupsi dari sisi kuantitas barang. “Hak orang yang mustahaq termasuk […]

expand_less