Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Pulang Kunker, Tas Oknum Anggota Dewan Kebongkaran Di Lion Air

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
  • print Cetak

Panyabungan, MADINA
Tindak kejahatan pencurian terjadi di maskapai penerbangan Lion Air, kali ini dialami salah seorang oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Dodi Martua. Ketika hendak pulang kunjungan kerja Komisi 1 DPRD Madina ke Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur bersama sejumlah anggota lainnya dan Dinas Pendidikan Pemkab Madina pada hari Senin (11/11) kemarin, tas oknum anggota dewan itu ditemukan dalam kondisi dibongkar dan kancing tas rusak padahal sebelumnya tas berisi pakaian itu di segel oleh pihak Bandara.

Diceritakan Dodi Martua didampingi beberapa orang anggota dewan dari Komisi 1 lainnya, mereka berangkat dari Bandara Juanda Surabaya menuju Jakarta pada pukul 07.45 WIB dengan nomor penerbangan JT-691, dan dari Jakarta menuju Minang kabau kota Padang Sumbar pada pukul 13.10 WIB dengan nomor penerbangan JT-352, namun setibanya di Bandara Minang kabau tas berisi pakaian dan benda lainnya tidak utuh lagi sementara segelnya juga rusak, Dodi juga kehilangan beberapa barang yang ada di dalam tas.

“Setelah diambil barang-barang saya melihat tas sudah tidak utuh dan terbongkar, beberapa barang bawaan saya hilang, saya merasa dirugikan atas kejadian ini,” kata Dodi.

Disebutkan, Dodi sendiri sudah membuat laporan pengaduan ke Polsek Bandara Minang kabau untuk diproses, dan kepada maskapai penerbangan Lion Air juga sudah diberitahukan atas kejadian ini, namun jawaban pihak maskapai tidak memuaskan, dan mengatakan menunggu konfirmasi dulu.

“Ini merupakan kelalaian mereka dalam memberikan pelayanan kepada penumpang, dan kami menduga tindakan ini sengaja diperankan oleh pihak maskapai dan petugas pengangkut barang di Bandara, kenapa bisa terjadi pencurian dan membongkar tas penumpang,” kesalnya, Dodi berharap agar laporan pengaduan mereka ini diproses oleh Polsek Bandara Minang kabau, dan pihak maskapai agar bertanggungjawab.

Ditambahkan Iskandar Hasibuan, ini merupakan suatu kelemahan dan kebobrokan maskapai Lion Air, dan Lion Air diminta bertanggungjawab atas apa yang dialami oleh anggota Komisi 1 DPRD Madina.

“Kejadian ini sudah beberapa kali di Lion Air, penumpang kehilangan dan barang-barang dirusak dan diambil isinya, kami minta agar Lion Air bertanggungjawab dan mengganti barang rekan kami yang hilang, dan kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati menggunakan maskapai penerbangan Lion Air khususnya masyarakat Kabupaten Madina, karena tidak ada kenyamanan,” imbaunya. (wan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Seminar, Gerep Institute Punya Beban Strategis Pengusulan Pahlawan Nasional

    Usai Seminar, Gerep Institute Punya Beban Strategis Pengusulan Pahlawan Nasional

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Pegiat di Gerep Institute (pusat kajian Mandailing)   Seminar usulan gelar Pahlawan Nasional bagi Sutan Iskandar (Willem Iskander), insya-Allah akan diselenggarakan besok (Jum’at, 19/6/2026) di STAIN Madina. Diselenggarakan Pemerintah Daerah Madina bersama Gerep Institute. Seminar boleh saja selesai. Narasumber berbicara. Makalah dipresentasikan. Akademisi, budayawan, tokoh adat dan masyarakat menyampaikan pandangan. Itu […]

  • Sumut Daerah Terkorup, Kerugian Negara Rp400 M

    Sumut Daerah Terkorup, Kerugian Negara Rp400 M

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Sumatera Utara menempati ranking pertama provinsi dengan potensi terkorup di Indonesia. Hal itu tergambar dari catatan yang dikeluarkan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra). Dari 278 kasus korupsi yang terjadi di Sumut, jumlah kerugian negara diperkirakan mencapai sekitar Rp400 miliar. “Urutan pertama Sumut, kemudian disusul Provinsi Aceh, Papua Barat dan DKI Jakarta. Kerugian […]

  • Moncak di Mandailing

    Moncak di Mandailing

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

     LATAR BELAKANG Moncak adalah seni bela diri yang terdapat di dalam suku Mandailing. Baik di Mandailing Godang, Mandailing Julu dan Mandailing Angkola. Mocak ini mirip dengan seni bela diri Silat, juga hampir sama dengan Silek di Sumatera Barat. Di dalam suku Toba juga dinamakan Moncak (baca: Mossak). Berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah penggiat budaya Mandailing, […]

  • SBY Mengeluh Lagi

    SBY Mengeluh Lagi

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Merasa Jadi Sasaran Fitnah JAKARTA- Dugaan kasus yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin kian melebar. Setelah dugaan keterlibatannya dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011 dan pemberian uang kepada Sekjen Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M. Gaffar, muncul pesan singkat (SMS) gelap yang mengatasnamakan Nazaruddin. SMS gelap bernomor Singapura yang […]

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURAT PALSU, Surat persetujuan perpindahan Pejabat Madina yang diduga palsu (kiri) dan yang betul-betul dikeluarkan oleh Bupati Labura (kanan). Surat yang diduga kuat palsu milik Drs Muhammad Idris Batubara ( abang Sekda Madina ). (nmedanbisnis / zamharir rangkuti)

  • 4 Pejabat Ikuti Seleksi Calon Sekda Madina

    4 Pejabat Ikuti Seleksi Calon Sekda Madina

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Total empat pejabat yang tertarik menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sejak pengumuman seleksi calon sekda Madina tanggal 25 Juni 2019 hingga batas akhir penerimaan berkas 2 Agustus 2019, tercatat empat calon yang mengajukan berkas yang diterima panitia seleksi. Keempat pejabat itu, Alamulhaq Daulay (saat ini menjabat Asissten […]

expand_less