Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
  • print Cetak

Kabid Keagamaan dan Kerohanian MPC Pemuda Pancasila Madina Syamsul Hidayat Borotan/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi penemuan ladang ganja yang terus berulang di Mandailing Natal (Madina), Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) meminta agar stakeholder duduk bersama mencari solusi terbaik.

Demikian disampaikan Ketua Bidang (Kabid) Keagamaan dan Kerohanian Syamsul Hidayat Borotan, S.Pd.I kepada Mandailing Online, Senin (21/2).

“Penemuan 2 hektare berisi 10.000 ribu batang ganja beberapa hari yang lalu harus jadi catatan sekaligus koreksi bagi seluruh pihak,” kata Syamsul.

MPC Pemuda Pancasila Madina menilai terjadi penemuan ganja yang berulang terlihat seperti sinetron tanpa akhir.

“Apakah kejadian ini akan terus berulang kembali, tanpa ada solusi? Ibarat sinetron, kita terus dipertontonkan dengan adegan temuan ladang ganja, dengan drama kolosal bersambung, tanpa diketahui kapan episode ini akan berakhir?,” tegas lelaki yang pernah menjadi Aktivis PMII ini.

Syamsul menambahkan, kejadian ini seperti menunjukkan tidak adanya langkah konkret dari pemerintah dan instansi terkait dalam penanganan ladang ganja.

“Ini sudah mencoreng nama baik Mandailing Natal. Sangat ironis. Apalagi kita dikenal sebagai serambi Mekkah dan kota santri,” sebutnya.

Untuk itu, sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dengan generasi berikutnya, MPC Pemuda Pancasila Madina menawarkan beberapa solusi.

Pertama, penegakan hukum yang tegas untuk memberikan efek jera.

“Tugas BNN dan Polri untuk mencari tau siapa oknum dalang, pemilik, bandar atau donatur dan harus segera diseret ke pengadilan. Jangan hanya menangkap kelas teri,” ujarnya.

Kedua, daerah Panyabungan Timur punya kultur masyarakat homogen dan jarang menerima pendatang. Untuk itu harus ada program naturalisasi, akulturasi campur baur personal dan budaya di wilayah yang teridentifikasi sebagai daerah ladang ganja.

“Dan masyarakat yang diajak untuk transmigrasi harus dibenahi dengan berbagai skill, modal dan agama,” imbuhnya.

Ketiga, menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi, dan instansi terkait lainnya untuk alih fungsi lahan.

“Perlu diinisiasi Grand Desain Alternative Development (GDAD). Program ini sudah berhasil diterapkan di Aceh,” terangnya.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Al Hasan Nasution, S.Pd mengungkapkan bahwa narkoba dengan segala jenisnya harus dijadikan sebagai musuh bersama (common enemy), tentunya perlu sinergitas dan kekompakan seluruh komponen masyarakat untuk memerangi itu.

“Kita dari Pemuda Pancasila telah lama mengibarkan bendera perang terhadap Narkoba. Kita tidak main-main dalam hal ini. Siapa saja anggota PP yang terlibat narkoba akan kita pecat secara tidak hormat dan memprosesnya ke ranah hukum,” ujar Al Hasan.

Terkait solusi yang ditawarkan Pemuda Pancasila di atas, pihaknya siap untuk diajak diskusi lebih lanjut serta implementasi oleh pihak-pihak terkait, agar peredaran narkoba, khususnya ladang ganja di Kab Madina, dapat diberangus habis ke akar-akarnya.

 

Editor: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal 11 Ranperda, Kedepankan Kepentingan Rakyat

    Soal 11 Ranperda, Kedepankan Kepentingan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda oleh DPRD Mandailing Natal (Madina), Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution mengajak semua pihak agar mengedepankan hati yang bersih dalam suasana Ramadhan serta mengedepankan kepentingan rakyat dan daerah. Menurutnya, apapun alasanya, asal dengan muatan hati yang bersih, kemauan yang murni serta berdasar kepentingan rakyat dan daerah, semua […]

  • Nasib Rekomendasi Palmaris, DPRD Madina Harus Tanya Pemkab Madina

    Nasib Rekomendasi Palmaris, DPRD Madina Harus Tanya Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) harus menanyakan kepada Pemkab Madina sudah sejauh mana nasib rekomendasi pencabutan izin PT. Palmaris. Sebab, setelah DPRD menerbitkan rekomendasi pencabutan itu pada tahun 2013 lalu, maka Pemkab Madina yang harus melakukan eksekusi. Jika eksekusi tak jalan, maka lembaga DPRD Madina harus menanyakannya kepada Pemkab Madina, mengapa tak […]

  • Pengumuman CPNS Sibolga Terkendala Nilai

    Pengumuman CPNS Sibolga Terkendala Nilai

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIBOLGA – Pemko Sibolga belum bisa mengumumkan hasil seleksi CPNS formasi 2013. Hal ini terkendala nilai dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN & RB). “Hasil ujian peserta sudah kita terima tanggal 24 Desember 2013. Namun Kementerian PAN belum mencantumkan nilai peserta ujian. Makanya hasil seleksi itu belum bisa kita umumkan. Kondisi ini […]

  • Komunitas Minang Kabau Saiyo Dukungan Paslon SAHATA

    Komunitas Minang Kabau Saiyo Dukungan Paslon SAHATA

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah menyimak rekaman video debat publik Pilkada Madina, komunitas Minang Kabau Saiyo (MKS) Mandailing Natal (Madina) akhirnya beralih dukungan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA). Organisasi masyarakat Minang tertua di Madina itu mendeklarasikan dukungannya kepada Paslon SAHATA di Posko […]

  • Batang Pungkut Green Beberkan Ketidakbecusan CI di Madina

    Batang Pungkut Green Beberkan Ketidakbecusan CI di Madina

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Conservation International (CI) dinilai tidak becus bekerja di Mandailing Natal. Dan dana sebesar 20 US dollar yang dikucurkan USAID dan the Walton Family Foundation kepada CI melalui program Sustainanle Landscapes Partnership (LSP) atau Program Kemitraan Pembangunan Berkelanjutan di Madina dianggap menjadi sia-sia. Meski Terrestrial Comunication Manager CI, Primatmojo beberpa waktu lalu […]

  • “Sebelum PT SMGP hadir, kami tidak pernah keracunan”

    “Sebelum PT SMGP hadir, kami tidak pernah keracunan”

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  “Sebelum PT SMGP hadir, kami tidak pernah keracunan”. Kalimat itu disampaikan Ketua BPD Sibanggor Julu, Binsar Rajab dalam Rapat Evaluasi Tim Investigasi Lapangan di wellpad A-AE 05. Rapat evaluasi itu dipimpin Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution di aula Pemkab Madina, Rabu (16/3/2022). “Kami belum pernah merasakan apa yang […]

expand_less