Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Penetapan DPT Diundur 30 Hari

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2013
  • print Cetak

RAPAT dengar pendapat antara Komisi II DPR dan penyelenggara pemilu dan Kemendagri akhirnya menyepakati untuk memundurkan jadwal penetapan daftar pemilih tetap (DPT) di tingkat kabupaten/kota. Menurut jadwal semula, penetapan DPT di tingkat kabupaten/kota dilakukan besok (13 September).

“Penetapan DPT harus diundur selambat-lambatnya 30 hari dari jadwal penetapan semula karena hingga saat ini proses pemutakhiran data pemilih sampai dengan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) belum akurat,” ujar Arif Wibowo, wakil ketua Komisi II DPR.

Arif menyatakan, komisi II meminta KPU bekerja sama dan berkoordinasi dengan semua pihak di atas untuk terus menyandingkan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dengan DPSHP sehingga diperoleh DPT yang akurat. “Komisi II DPR juga meminta KPU dan Bawaslu secara bersama-sama terus melakukan pengawasan di tingkat lapangan terhadap pemutakhiran daftar pemilih yang bermasalah di berbagai daerah,” ujar Arif membacakan kesimpulan terakhir rapat tersebut.

Pada rapat itu, banyak anggota komisi II yang mendesak KPU agar menunda penetapan DPT pada 13 September 2013. Di tengah masih banyaknya persoalan, DPR mengkritik langkah KPU yang ingin memaksakan penetapan DPT walaupun data yang dimiliki masih bermasalah. dan membuka peluang koreksi setelah penetapan. DPR berpandangan bahwa setelah DPT ditetapkan, data itu sudah tidak bisa diubah-ubah.

Di tempat yang sama, KPU membantah tudingan bahwa pemutakhiran data menyimpangi undang-undang atau tidak menggunakan DP4. Anggota KPU Hadar Navis Gumay mengatakan, pihaknya bisa membuktikan bahwa KPU menggunakan DP4 dalam memutakhirkan data pemilih. Walaupun tak tertutup kemungkinan sejumlah daerah tidak sepenuhnya menggunakan DP4 karena prosesnya berbarengan dengan pilkada.

Dengan batas waktu yang sempit, ujar Hadar, beberapa KPU daerah menggunakan DPT pilkada terakhir. “Beberapa daerah seperti itu. Tapi, kalau disimpulkan kami tidak menggunakan DP4, salah besar itu,” tegasnya.

Terkait dengan penundaan penetapan DPT, KPU mungkin akan merevisi Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilu. Hadar memastikan bahwa pemunduran itu akan dimanfaatkan untuk membersihkan data yang bermasalah. Meski ada jadwal yang mundur, penetapan DPT secara nasional mungkin tidak bakal bergeser dari jadwal semula, yakni 23 Oktober 2013. “Harus di akhir Oktober. Karena ini terkait dengan logistik pemilu,” tuturnya. (bay/c9/fa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antusias Dukung Patujoloon Mandailing, Raja Adat Mompang Siap Bergerak

    Antusias Dukung Patujoloon Mandailing, Raja Adat Mompang Siap Bergerak

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MOMPANG (Mandailing Online) – Silaturrahmi Patuan Mandailing dengan Raja Adat Mompang Jae Baginda Daulat Sori Alam bersama namora natoras, hatobangan dan parkahanggian berjalan antusias. Pertemuan berlokasi di Kelurahan Mompang Jae, Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Kamis malam (30/5/2024). Ini adalah putaran kelima dari rangkaian tastas nambur (langkah awal atau membuka jalan) yang dilakukan Patuan […]

  • Pilkada Simalungun, KPU Sumut Tunggu Instruksi Pusat

    Pilkada Simalungun, KPU Sumut Tunggu Instruksi Pusat

    • calendar_month Senin, 28 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN– KPU Provinsi Sumatera Utara masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat terkait langkah yang akan ditempuh pasca putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara yang membatalkan Surat Keputusan Pembatalan Calon Bupati/Wakil Bupati Simalungun JR Saragih-Amran Sinaga. Anggota KPU Sumut Benget Silitonga, Senin (28/12), menyebutkan, ada dua opsi yang bisa dilakukan KPU terkait putusan tersebut yakni […]

  • Depresi, Suami Bunuh Istri dan Anaknya

    Depresi, Suami Bunuh Istri dan Anaknya

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANTEN (Mandailing Online) – Tumijem (43) dan anaknya Dion (9) tewas dibunuh oleh suaminya sendiri bernama Supriyadi (44) yang diduga depresi. Pelaku membunuh korban menggunakan senjata tajam di dalam rumah. Peristiwa terjadi pada Jumat (8/4/2022) dini hari pukul 02.00 WIB di Kampung Baru, Kabupaten Serang, Banten. Warga Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Serang. Istri dan anaknya […]

  • Eksekusi Duo Bali Nine Setelah Rabu Mendatang

    Eksekusi Duo Bali Nine Setelah Rabu Mendatang

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    CILACAP  – Dua terpidana mati asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, telah menerima pemberitahuan resmi dari otoritas Indonesia kalau mereka akan menjalani eksekusi mati setelah Rabu (29/4) pagi. Pasangan Duo Bali Nine ini menerima surat pemberitahuan resmi mengenai penundaan eksekusi mereka. Namun kapan tanggal pasti pelaksanaan eksekusi mati mereka tidak diumumkan. Hari ini saudara […]

  • Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Kecerdasan dan dan prestasi yang ditorehkan Atika Azmi Utammi Nasution selama menjadi wakil bupati Mandailing Natal (Madina) menjadikan dirinya sebagai panutan kalangan milenial di Desa Tambangan Tonga, Kecamatan Tambangan. Itu sebabnya, sejumlah generasi milenial di Desa Tambangan Tonga itu menginginkan calon wakil bupati Madina nomor urut 2 itu melanjutkan karier politik […]

  • KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha Kopi Mandailing memiliki peran penting di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal. Selain upaya menstabilkan harga kopi. Koperasi ini juga sebagai benteng penolakan terhadap eksplorasi alam oleh perusahaan  pertambangan di kecamatan itu. “Sebelum koperasi ini didirikan, harga jual gabah kopi petani jauh seperti yang diharapkan, meskipun kopi terbaik di […]

expand_less