Jumat, 17 Jul 2026
light_mode

Antusias Dukung Patujoloon Mandailing, Raja Adat Mompang Siap Bergerak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
  • print Cetak

Baginda Daulat Sori Alam (kiri), Patuan Mandailing (tengah), Mangaraja Gunung (kanan)

MOMPANG (Mandailing Online) – Silaturrahmi Patuan Mandailing dengan Raja Adat Mompang Jae Baginda Daulat Sori Alam bersama namora natoras, hatobangan dan parkahanggian berjalan antusias.

Pertemuan berlokasi di Kelurahan Mompang Jae, Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Kamis malam (30/5/2024).

Ini adalah putaran kelima dari rangkaian tastas nambur (langkah awal atau membuka jalan) yang dilakukan Patuan Mandailing dari Hutasiantar bersama para Raja-Raja Mandailing mensosialisasikan Patujoloon Mandailing, suatu konsep standar baru kemajuan daerah yang diusung bersama Ivan Iskandar Batubara kandidat bupati Madina.

Sekitar 60-an tokoh yang diundang menyimak dialog tentang gagasan Patujoloon Mandailing itu dengan sangat antusias.

Patuan Mandailing yang didampingi Mangaraja Gunung dari Bagas Godang Gunungtua, Sutan Pelembang dari Bagas Godang Panyabungan Julu, Sutan Pulungan Naposo (Ali Sutan Nasution) dari Bagas Godang Hutabargot dan aktivis budaya Abdul Hamid Nasution alias Mariati dari Pidoli Lombang mengungkapkan harapannya.

Seperti apa pun kondisinya saat ini, Madina harus terus bergerak hingga ke posisi terdepan. Itulah esensi dari ungkapan yang saat ini sudah viral, yaitu Patujoloon Mandailing.

“Karena itu, kita harus mampu mengatasi permasalah yang ada. Madina juga harus siap dengan tantangan dan hambatan baru di depan. Seperti apa keadaan Madina setelah ada di barisan terdepan kabupaten/kota yang ada di Sumut atau Indonesia?” ungkapnya.

Kegiatan tastas nambur Patuan Mandailing, H Hasanul Arifin Nasution S.Sos seperti biasanya diawali kalimat pemangkal hata (pengantar) dalam bahasa Mandailing yang sangat halus.

IPM dan PAD

Di posisi terdepan itu, tentu Madina sudah harus mampu menyelesaikan problem-problem yang sebelumnya membelenggu. Soal IPM (Indeks Pembangunan Manusia) sudah mesti terdepan, PAD-nya (Pendapatan Asli Daerah), sudah harus naik.

Untuk bisa bergerak, apalagi untuk mendapatkan beberapa kali lipat dari PAD 2023 yang nampaknya belum menyentuh angka Rp 100 milyar, butuh banyak terobosan.

Dengan PAD Rp 300 milyar saja, lanjut Patuan Mandailing, APBD pun bisa mencapai Rp 2 triliun, maka dunia usaha dan pertanian di Madina sudah jauh membaik sehingga lapangan kerja yang terbuka pun akan jauh lebih memadai.

“Namun, untuk sampai ke posisi terdepan itu, tentu Madina butuh energi, tenaga atau SDM yang sangat-sangat besar atau banyak. Bagaimana strategi, program, kegiatan dan caranya agar masyarakat Madina makmur, bahagia lahir-batin?” tanya Patuan Mandailing menggugah.

Dia pun menambahkan sentuhannya, “Karena itulah, harajaon yang terlibat dalam peletakan dasar-dasar pembentukan kabupaten ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Mandailing Natal. Sudah seharusnya kami berinisiatif bikin kegiatan silaturrahmi seperti ini”.

Sehingga, masyarakat umumnya memiliki pemahaman yang sama dan pergerakan yang sinergis sehingga memungkinkan untuk sampai ke posisi terdepan itu.

“Bukankah kita yang di sini juga siap berpartisipasi marsialap ari  dalam rangka “Patujoloon Mandailing”?” tanyanya.

Lebih jauh lagi, Patuan Mandailing pun menegaskan bahwa kalau hanya silaturrahmi ke Panyabungan Selatan, Siabu, Muarasipongi dan Pakantan yang bisa menjadi motivasi untuk mengambil peran partisipatif, mustahil program kita bisa membawa Madina ke posisi terdepan. Mompang sekitar juga mesti solid dan komit.

Dia bermohin agar tidak ada pihak yang salah paham dengan kegiatan silaturrahmi itu. Itu bukan kerja-kerja politik. Hanya silaturrahmi budaya.

“Jadi, dengan silaturrahmi seperti ini, jangan pula kami atau kita dianggap sebagai tim sukses. Kita punya kepedulian dan inisiatif. Kita sudah ambil peran. Semuanya untuk Patujoloon Mandailing secara elegan, bersahaja dan semangat penuh.”

Siap Pasang Badan

Pada sesi dialog, mengemuka pertanyaan terkait dengan peran harajaon di kemudian hari. Bisakah harajaon itu menjadi jembatan atau saluran aspirasi masyarakat?

Menanggapi pertanyaan tajam yang secara khusus diarahkan kepadanya, Baginda Daulat Sori Alam dari Bagas Godang Mompang Jae mengutarakan: “Dalam rangka Patujoloon Mandailing, insya-Allah kami siap pasang badan terlibat dalam mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat, utamanya di luat Mompang ini.”

Ivan Iskandar Batubara

Terkait soal pertanian di luat Mompang yang sejak Madina mekar dari Tapanuli Selatan, nyaris tidak ada penyuluh pertanian yang datang memberikan informasi mumpuni, advokasi dan dukungan yang diharapkan, dia mengatakan, “Kita juga siap pasang badan untuk memastikan luat Mompang punya penyuluh pertanian yang bisa bekerja total dengan skill cukup.”

Tokoh Panyabungan Utara itu mengaku bahwa pihaknya sebenarnya tidak tutup mata dengan problem yang ada, terutama dalam pertanian.

“Kita merasa miris ketika petani kesulitan dalam pengairan, bibit, masa tanam, pupuk, perlatan panen seperti rontok dan harga gabah yang naik-turun. Kami sebenarnya merasa semakin sedih karena tidak bisa berbuat apa-apa.

Apa daya, tambahnya, sejak menyerahkan mandat tanpa syarat kepada NKRI ini pada 1945, harajaon itu sudah tidak berdaya, bahkan semakin tersisih. Lebih-lebih karena pemerintah daerah pun tidak membuka ruang agar para pemimpin informal punya kesempatan untuk mengabdi dalam dinamika pembangunan Madina. (rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rugikan Negara Rp10 M Mantan Kadinkes Labusel Ditahan

    Rugikan Negara Rp10 M Mantan Kadinkes Labusel Ditahan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Poldasu, Jumat (19/7), akhirnya melakukan penahanan terhadap lima tersangka dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). “Sekarang tersangkanya masih dalam perjalanan, dijemput anggota kita dari sana (Labusel, red). Kelimanya akan langsung kita tahan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol […]

  • Camat dan Tokoh Masyarakat Dukung Renegosiasi
    Tak Berkategori

    Camat dan Tokoh Masyarakat Dukung Renegosiasi

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selain Muspida, dukungan juga muncul dari sejumlah camat terhadap upaya renegosiasi kontrak karya PT.Sorikmas Mining bagi menyelesaikan perseteruan antara masyarakat Naga Juang dengan pihak perusahaan. Dalam dokumen deklarasi para camat dan tokoh masyarakat tertanggal 25 April 2013 itu,m pertama, menyatalkan bahwa para tokoh masyarakat dan camat mendukung sepenuhnya upaya yang dilakukan […]

  • Garda Bangsa Deklarasi “Perang Transparansi”, Tagih Pemkab Madina Buka Data APBD 2025

    Garda Bangsa Deklarasi “Perang Transparansi”, Tagih Pemkab Madina Buka Data APBD 2025

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Garda Bangsa Mandailing Natal resmi menyatakan “Perang Transparansi” ke Pemkab Madina. Pemicunya portal resmi Pemkab kosong melompong soal realisasi APBD 2025 dan capaian 1 tahun pemerintahan. “Perang yang kami maksud adalah perang data, perang argumen, dan perang akuntabilitas di ruang publik. Bukan kekerasan, bukan fitnah,” tegas Ketua Plt Bidang Advokasi Garda Bangsa Madina, […]

  • Atika Ungkap Alasan Berpasangan dengan Saipullah

    Atika Ungkap Alasan Berpasangan dengan Saipullah

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Keputusan berpasangan dengan Saipullah Nasution untuk mengarungi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) tahun 2024 lahir dari pertimbangan dan dukungan banyak pihak, termasuk Bupati HM Jafar Sukhairi Nasution. Hal itu diungkapkan calon wakil bupati Atika Azmi Utammi Nasution usai menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu […]

  • Tak Berkategori

    KPK datangkan tukang kunci ke rumah bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangkan tukang kunci ke rumah Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara di Jalan Sei Asahan No 76 Medan, yang mereka geledah, Selasa (14/5) petang. Namun, si tukang kunci tidak berhasil membuka kunci lemari di rumah itu. “Saya kemari dipanggil mereka (KPK). Saya disuruh buka pintu lemari […]

  • Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Kasat Pol PP ) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Yuri Andry dinilai gagal dalam membina anggota nya pasca keterlibatan oknum pegawai honor satpol dalam kasus pemerasan dan perkosaan terhadap inisial SN ( 20 ) warga Pidoli  yang terjadi pada rabu lewat dan […]

expand_less