Selasa, 14 Apr 2026
light_mode

Perusahaan Norwegia Siap Eksplorasi Halmahera II

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
  • print Cetak

Jakarta, – Statoil Indonesia, perusahaan Migas asal Norwegia memenuhi janjinya untuk melakukan survei seismik di lahan seluas 6.000 hektar di blok Halmahera II. Pernyataan itu disampaikan Agus Budiyanto, Humas Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) di Jakarta (22/7). Menurutnya, perusahaan tersebut siap melakukan eksplorasi yang akan memakan waktu lebih kurang 3 bulan.

“Akuisisi seismik 2D ini berjalan sekitar 3 bulan tanpa terjadi kecelakaan kerja, dan akan digunakan untuk mengetahui potensi migas di wilayah itu. Nantinya, data itu akan diolah dan diintepretasikan kembali menjadi data cadangan migas di wilayah itu,” ujarnya.

Walaupun proses survei selasai tahun ini, Agus menilai Statoil Indonesia tidak akan langsung melakukan pengeboran. Perusahaan itu harus mengetahui dan memastikan wilayah yang tepat untuk dilakukan pengeboran dari data yang diperolehnya. Lebih lanjut menurutnya, pengolahan data dari proses seismik 2D biasanya memakan waktu satu tahun, selain itu mereka juga harus mengurus perizinan dan memesan rig untuk mengebor di lokasi pengeboran.

“Statoil menjadi operator di Blok Halmahera II bersama Niko Resources dengan kepemilikan 80% milik Statoil, sementara 20% sisanya dimiliki Niko Resources,” ungkap Agus.

Di blok tersebut, Statoil sendiri telah berinvestasi senilai US$ 1 juta untuk survei Geologi dan Geofisika. Sementara, untuk melakukan seismik 2D seluas 6.000 kilometer mereka berinvestasi hingga US$9 juta. Selain itu, pengembang blok itu harus mengeluarkan US$2 juta sebagai signature bonus.

Sebelumnya, Statoil telah mengembalikan Blok Karama karena tidak menemukan cadangan hidrokarbon yang ekonomis. Pengembalian itu dilakukan setelah perusahaan melakukan seluruh komitmen kegiatan eksplorasi dan kewajiban yang disebutkan dalam perjanjian kontrak bagi hasil. Adapun kegiatan eksplorasi yang telah dilakukan di Blok Karama adalah studi geologi dan geofisika, seismik 3D, dan pengeboran tiga sumur, yakni Sumur Gatotkaca, Sumur Anoman, dan Sumur Antasena yang memakan biaya hingga US$271 juta.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyebar Spanduk Pungli Harusnya Buktikan Secara Hukum, Bukan Opini

    Penyebar Spanduk Pungli Harusnya Buktikan Secara Hukum, Bukan Opini

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penasehat Hukum Pemkab Mandailing Natal (Madina) Nur Miswari, SH mengingatkan bahwa ruang publik tidak seharusnya digunakan untuk membangun opini tanpa landasan fakta yang valid. Itu dinyatakan Miswari mewakili Pemkab Madina menanggapi fenomena munculnya spanduk-spanduk bernada tudingan pungutan liar (pungli) dan desakan mundur terhadap kepala daerah di sejumlah titik strategis. Pemkab […]

  • Pemerintah Perlu Waspadai Pekerja Cina di PT SMGP Yang Liburan Imlek

    Pemerintah Perlu Waspadai Pekerja Cina di PT SMGP Yang Liburan Imlek

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah pekerja asal negara Cina di Mandailing Natal, Sumut dikabarkan sedang berlibur untuk merayakan hari raya Imlek. Sayangnya, belum diperoleh data kemana pekerja asal negara Cina itu berlibur. Dan berapa jumlah mereka yang berlibur. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Pemprov Sumatera Utara diminta menelusuri tujuan liburan Imlek pekerja asing itu. […]

  • Pejabat SMGP Akan Diadukan ke Polisi

    Pejabat SMGP Akan Diadukan ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, siang ini, Rabu  (28/9/2022) dijadwalkan akan mengadukan PT SMGP ke Polres Madina terkait pidana lingkungan hidup. Elemen yang akan mengadu tergabung dalam gerakan Masyarakat Madina Menggugat (GM3). Laporan ini sehubungan  jatuhnya kembali korban keracunan yang diduga sebagai dampak aktivitas PT SMGP (Sorik […]

  • KECEWA BERHARAP PADA DEMOKRASI

    KECEWA BERHARAP PADA DEMOKRASI

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah Guru / tinggal di Medan Masyarakat mulai menunjukkan taringnya. Masyarakat ogah ditipu terus oleh demokrasi melalui berbagai ajang Pilkada-nya. Pemilu dirasakan masyarakat sebagai ajang tipu-tipu untuk naiknya komunitas tertentu dalam kekuasaan yang sedang berjalan. Berbagai laporan kecurangan atas satu pasangan calon mulai dilaporkan. Pada Pilkada Medan tampak laporan dari Ahyar – Salman […]

  • Unjuk Rasa Implementasi Kekecewaan Warga Singkuang I

    Unjuk Rasa Implementasi Kekecewaan Warga Singkuang I

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Mandailing Natal (Madina) Teguh W. Hasahatan Nasution mengatakan unjuk rasa warga Desa Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis, di areal perkebunan milik PT Rendi Permata Raya merupakan implementasi kekecewaan terhadap lambannya proses realisasi kewajiban perusahaan membangun kebun plasma. “Apa yang kita […]

  • Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Tebing Tinggi, 15 Formasi Masih Kosong LANGKAT-Jumlah pelamar CPNS tahun 2010 baru mencapai 5.210, menurun hingga 50 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 12.089 orang. Beredar isu, hal ini dikarenakan pelamar banyak yang kurang percaya dengan panitia seleksi CPNS Pemkab Langkat. Kabarnya, kuota CPBS tahun ini sudah diisi anak-anak pejabat dan ’orang kaya’ […]

expand_less