Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Perusahaan Norwegia Siap Eksplorasi Halmahera II

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
  • print Cetak

Jakarta, – Statoil Indonesia, perusahaan Migas asal Norwegia memenuhi janjinya untuk melakukan survei seismik di lahan seluas 6.000 hektar di blok Halmahera II. Pernyataan itu disampaikan Agus Budiyanto, Humas Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) di Jakarta (22/7). Menurutnya, perusahaan tersebut siap melakukan eksplorasi yang akan memakan waktu lebih kurang 3 bulan.

“Akuisisi seismik 2D ini berjalan sekitar 3 bulan tanpa terjadi kecelakaan kerja, dan akan digunakan untuk mengetahui potensi migas di wilayah itu. Nantinya, data itu akan diolah dan diintepretasikan kembali menjadi data cadangan migas di wilayah itu,” ujarnya.

Walaupun proses survei selasai tahun ini, Agus menilai Statoil Indonesia tidak akan langsung melakukan pengeboran. Perusahaan itu harus mengetahui dan memastikan wilayah yang tepat untuk dilakukan pengeboran dari data yang diperolehnya. Lebih lanjut menurutnya, pengolahan data dari proses seismik 2D biasanya memakan waktu satu tahun, selain itu mereka juga harus mengurus perizinan dan memesan rig untuk mengebor di lokasi pengeboran.

“Statoil menjadi operator di Blok Halmahera II bersama Niko Resources dengan kepemilikan 80% milik Statoil, sementara 20% sisanya dimiliki Niko Resources,” ungkap Agus.

Di blok tersebut, Statoil sendiri telah berinvestasi senilai US$ 1 juta untuk survei Geologi dan Geofisika. Sementara, untuk melakukan seismik 2D seluas 6.000 kilometer mereka berinvestasi hingga US$9 juta. Selain itu, pengembang blok itu harus mengeluarkan US$2 juta sebagai signature bonus.

Sebelumnya, Statoil telah mengembalikan Blok Karama karena tidak menemukan cadangan hidrokarbon yang ekonomis. Pengembalian itu dilakukan setelah perusahaan melakukan seluruh komitmen kegiatan eksplorasi dan kewajiban yang disebutkan dalam perjanjian kontrak bagi hasil. Adapun kegiatan eksplorasi yang telah dilakukan di Blok Karama adalah studi geologi dan geofisika, seismik 3D, dan pengeboran tiga sumur, yakni Sumur Gatotkaca, Sumur Anoman, dan Sumur Antasena yang memakan biaya hingga US$271 juta.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus di Dinas Kesehatan Madina, Jaksa Jangan Main Mata

    Kasus di Dinas Kesehatan Madina, Jaksa Jangan Main Mata

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah kalangan di Mandailing Natal mengharapkan Kejakasaan Negeri  Mandailing Natal (Madina) tidak main mata dengan oknum-oknum di Dinas Kesehatan Madina terkait kasus karupsi yang kini ditangani Kejaksaan Agung. “Saya mengharapkan agar tidak ada yang bermain di kasus Dinas Kesehatan itu. Sebab, pihak Aliansi Masyarakat Peduli  Madina sudah bekerja keras membersihkan koruptor […]

  • Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Idealnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melakukan pemangkasan jumlah honorer (TKS) untuk percepatan pembangunan. Hal itu disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memberikan sambutan pada acara halalbihalal Pemkab Madina tahun 2022 di Masjid Agung Nur Alan Nur, Panyabungan. Sukhairi menyampaikan, saat ini pemerintah harus menganggarkan Rp 80 miliar […]

  • Gubsu Didesak Tuntaskan Batas Madina-Tapsel

    Gubsu Didesak Tuntaskan Batas Madina-Tapsel

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Belasan tahun sudah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berdiri hasil pemekaran dari kabupaten induk Tapanuli Selatan (Tapsel) tepatnya tahun 1998 lalu, toh hingga kini tapal batas antar dua kabupaten ini belum selesai. Dan konflik antar penduduk desa dari masing-masing kabupaten ini pun sudah nyaris berdarah-darah akibat saling klaim soal lahan pertanian. Pun […]

  • Sambut Muswil Sumut, PKS Gelar Jalan Sehat

    Sambut Muswil Sumut, PKS Gelar Jalan Sehat

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA Menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ke-2 pada 8-10 Oktober mendatang, DPD PKS Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar jalan sehat bersama 400-an warga, sekaligus membagi-bagikan hadiah kepada peserta yang beruntung, Minggu (3/10) pagi. Jalan sehat ini mengambil start dari sekretariat DPD PKS Madina, Jalan Willem Iskandar, […]

  • Junaidy Meninggal Dalam Kecelakaan Kerja, PT S3 di MBG Diminta Tanggung Jawab

    Junaidy Meninggal Dalam Kecelakaan Kerja, PT S3 di MBG Diminta Tanggung Jawab

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Seorang Mandor alat berat PT Sawit Sukses Sejati ( S3 ) Mirwan alias Junaidy menjadi korban kecelakaan kerja diwilayah perkebunan  yang beroperasi di Muara Batang Gadis Madina. Kejadian pada Rabu 27/9/2023. Mirwan atau Junaidy ditemukan rekannya tidak bernyawa di dalam jurang dengan kedalaman 150 meter tepat di belakang PKS Daerah […]

  • Kontektualitas PKI di Mandailing

    Kontektualitas PKI di Mandailing

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Askolani Nasution Budayawan Di Tugu Perintis Kotanopan, ada tulisan tentang Pemberontakan Rakyat tahun 30-an. Tak banyak yang tahu kalau pemberontakan yang meluas di nyaris semua wilayah Hindia Belanda itu berkaitan dengan Pemberontakan Silungkang malam tahun baru 1927 di Sumatera Barat. Lalu menjalar ke berbagai wilayah, termasuk ke kawasan Mandailing. Ada tiga kelompok perjuangan penting […]

expand_less