Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian dua)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
  • print Cetak

Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)

 

Bagi kami waktu masih kanak kanak, bulan Ramadhan ini adalah bulan dimana setan dan jin diikat. Entah ngikatnya dimana wallohualam. Ada pula yang bilang, di batang pisang di belakang rumah ompung Jamangkilang. Sok tau.

Begitulah orang orang tua menyampaikan dan kami hanya manggut manggut, seperti sudah paham betul adanya. Tapi yang pasti selama bulan Ramadhan kami wajib melaksanakan puasa, menahan lapar dan dahaga.  Sedari kecil kami sudah dilatih berpuasa. 

Bila malam tiba, kami ikut bertaraweh di mesjid  yang ada di kampung kami, bahkan ada yang ikut tadarusan sampai menjelang sahur. Paginya setelah sholat subuh kampung kami menjadi sunyi,  hanya ada beberapa orang yang melintas di jalan raya. Tepian pemandian pun menjadi lengang. Maklum tak ada yang bersekolah, tak ada yang mandi pagi. Ada satu dua orang yang nampak sibuk memunguti ikan ikan kecil dari alahan yang sudah dikeringkan. 

Setelah subuh banyak yang mendengkur berdendang ria, baru menjelang siang tinggalkan peraduan. Lumayan tanpa terasa,  setengah hari puasa sudah dijalani. Toh, tidurnya orang yang berpuasa itu, juga merupakan ibadah. Kami  membenarkan perkataan pak guru.  Ahh… Itu bagi si penidur mencari pembenaran. 

Bagi sebagian kami, ada juga yang sudah mempersiapkan alat pancing. Kemudian ikut menumpang pedati pak tua, yang akan

menyabit rumput dan memandikan kerbaunya, ke sungai di ujung kampung. Sambil berdendang ria kami mengikuti ayunan pedati,  “tircak tircak padati lombu,  magotap solopku, sirit… ” tak usah kuteruskan. Para generasi sepuh pasti tau lanjutannya.

Hhhmmm… Lumayan hasil tangkapan dan sedikit sayur pakis serta rebung bulu parupuk yang kami petik di pinggir sungai, bisa menambah nambah lauk dan sayur untuk berbuka puasa. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • CV Sumber Rezeki Terkesan Tinggalkan Masalah di Pasar Baru Panyabungan

    CV Sumber Rezeki Terkesan Tinggalkan Masalah di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pasar baru panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal sebentar lagi akan di tempati pedagang. Namun masih banyak pasilitas pendukung pasar yang belum memadai. Jalan keliling pasar contohnya, meski sudah selesai dikerjakan, namun kondisinya tergenang air ketika diguyur hujan. Pasilitas pendukung lainnya seperti paving blok banyak yang rusak. Kontraktor terkesan tinggalin masalah meski […]

  • Mahasiswa Madina Kembali Turun ke KPK Plus Kejagung

    Mahasiswa Madina Kembali Turun ke KPK Plus Kejagung

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Mahasiswa Peduli Mandailing Natal (FMMP Madina) kembali melalukan aksi Jilid 2  di depan gedung KPK RI dan KEJAGUNG RI, Rabu (24/2/2021) di Jakarta. Dalam tuntutannya FMMP meminta  ketua KPK agar segera memanggil dan memeriksa seluruh oknum yang terlibat dalam menggunakan anggaran penanganan dana covid 19 […]

  • DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina saat ini memprioritaskan mengeluakan 13 warga Batahan I dari tahanan polisi. Itu dikatakan Ketua DPRD (Mandailing Natal ) Madina, Hj. Leli Hartati menjawab wartawan usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II yang dihadiri warga Batahan I Kecamatan Batahan, Rabu (30/3/2016). Mengenai nasib rekomendasi Pansus DPRD Madina tentang pencabutan […]

  • Shooting Film “Senandung Willeam”

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kru Tympanum Novem ketika melakukan shooting film “Senandung Willeam” atau lebih dikenal Willeam Iskandear di Desa Hutabangun Kecamatan Bukit Malintang. Film colosal yang mengangkat tokoh pendidikan Mandailing ini merupakan kerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal.(Hol)

  • Siti Fatima, Juara Astronomi dari Sebuah Gubuk

    Siti Fatima, Juara Astronomi dari Sebuah Gubuk

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampang: Gubuk itu sederhana dan berlantai tanah di tengah tegalan di Dusun Dualas, Pangongseyan, Sampang, Madura, Jawa Timur. Tidak akan ada yang menyangka jika gubuk itu dihuni seorang siswi yang baru-baru ini keluar sebagai juara nasional bidang astronomi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2011 di Manado, Sulawesi Utara. Kemiskinan agaknya membuat Siti Fatima terpacu untuk […]

  • DPR Minta Garuda Beri Sanksi Operator Lalai

    DPR Minta Garuda Beri Sanksi Operator Lalai

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejumlah anggota Komisi V DPR meminta kepada manajemen PT Garuda Indonesia untuk memberi sanksi tegas kepada operator pada sistem operasi baru BUMN Penerbangan itu. “Jika hasil investigasi menunjukkan ada unsur `human error` (kelalaian manusia) pada operatornya, maka Garuda harus beri sanksi tegas,” Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Muhidin M. Sahid, kepada pers […]

expand_less