Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Sampai Kapan Batahan Bertahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Des 2019
  • print Cetak

Mobil yang terjebak di jalan raya titik Bintungan Bejangkar, Batahan tiga hari lalu

 

Mobil ini terperosok di badan jalan raya berkubang lumpur.

Tepatnya di titik Desa Bintungan Bejangkar, Kecamatan Batahan, Mandailing Natal, Sumut.

Lihatlah foto itu dengan seksama. Lumpurnya mungkin lebih setinggi lutut pria dewasa.

Berdasar laporan Sobirin warga Batahan menjawab Mandailing Online, Rabu malam (26/12/2019) mobil yang terjebak di jalan berlumpur ini tiga hari lalu saat melaju menuju arah Banjar Aur.

Tak dapat dibayangkan betapa sulitnya rakyat Batahan menghadapi persoalan infrastruktur jalan.

Angkutan umum dipastikan akan berfikir berkali-kali membuka trayek ke kawasan ini.

Mobilisasi sosial hingga mobilisasi ekonomi begitu susahnya.

Juga begitu perihnya.

Bayangkan jika istri anda harus dirujuk melahirkan ke rumah sakit.

Atau keluarga anda sakit keras.

Di Batahan tak ada rumah sakit. Hanya puskesmas.

Gerak laju aktivitas rakyat terkungkung. Ekonomi akan mandeg.

Jalan demikian akan membekkakan biaya angkutan. Harga barang kebutuhan akan lebih mahal dibanding di kecamatan lain.

Sejak Indonesia merdeka, kawasan ini tetap seolah tak merdeka.

Lantas apa arti Indonesia?

Kecamatan Batahan kawasan surga bagi investor perkebunan sawit. Lahan-lahan telah dikuasai perusahaan-perusahaan kapitalis dari Jakarta dan Medan.

Rakyat tak memperoleh apa-apa, kecuali kemiskinan, penderitaan dan badan jalan beraspal lumpur.

Berstatus jalan provinsi, jalan ini merupakan jalur utama di kecamatan itu.

Menghubungkan Kecamatan Batahan dengan kawasan lain di Kabupaten Mandailing Natal.

Lumpur tebal di titik Bintungan Bejangkar itu hanya satu dari banyak titik lumpur di jalur bagian selatan Batahan itu.

Ada jalur di bagian utara. Kondisinya sedikit lebih baik. Kabarnya mulai disirtu.

Jika kewalahan di jalur bagian selatan Anda tak serta merta dapat pindah jalur ke utara.

Karena kedua jalur ini dipisah sungai besar. Kabarnya hanya ada rambin membelah di atas sungai. Yang tak bisa dilewati mobil.

Cobalah pergi ke Batahan. Anda mungkin akan berfikir bahwa sampai kapan rakyat Batahan bertahan di kondisi ini. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Si Balkom Manjalaki Rongkap (2)

    Si Balkom Manjalaki Rongkap (2)

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Na isuratkon: Ramli Hasibuan “Olo Umak, uingotima sipaingotni Umak i, sareto sipaingotni aya na jolo-jolo i,” mangalusi Si Balkom. Tai matani ia leng totop mangaligin tigor tu inangni ia i. “Umak, ra do Umak manangion au Umak. Adong dokonon ku tu Umak. Biado Umak?” ning ia lalu ipadonok ia ibani ia tu Umakni ia. Ipagulung […]

  • Membawa Buruh Keluar dari Jebakan Angka Kemiskinan Madina

    Membawa Buruh Keluar dari Jebakan Angka Kemiskinan Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution   Sebagai Ketua DPC Konfederasi Serikat Buruh Muslim Indonesia Kabupaten Mandailing Natal, saya menyampaikan Selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja, penggerak serikat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah yang menjadi bagian dari ekosistem ketenagakerjaan di daerah ini. May Day bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk melihat dengan jujur kondisi buruh kita […]

  • Tak Takut Lagi ke Polisi, Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Tetap Beroperasi

    Tak Takut Lagi ke Polisi, Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Tetap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPAN – (Mandailing Online) – senin malam (05/05) redaksi Mandailing Online dapat kiriman photo aktivitas tambang emas ilegal di desa jambur tarutung, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal ( Madina ). Aktifitas tambang emas menggunakan alat berat jenis excavator itu kembali meraung raung dikeheningan malam seolah dibiarkan aparat kepolisian dan kantir koramil setempat. Padahal jarak aktifitas […]

  • HUT Madina Selesai, Pemkab Berterimakasih

    HUT Madina Selesai, Pemkab Berterimakasih

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelaksanaan HUT Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke-18 telah selesai. Dan Pemkab Madina mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat atas kesuksesan seluruh kegiatan. Itu diungkap Sekda Madina, Syafe’i Lubis didampingi Asisten III, Sahnan Batubara, Kadis Infokom dan Kabag Humas Muktar Afandi di sekretariat ruang kerja Asisten II, Senin (13/3/2017) dalam konfrensi pers. […]

  • Ibunda H.Mustafa Bakri Nasution Tutup Usia

    Ibunda H.Mustafa Bakri Nasution Tutup Usia

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Innalillahi Wainna Ilaihi Roji’un, kabar duka datang dari keluarga besar Pondok Pesantren Mustafawiyah purba baru, Mandailing Natal. Opung Hj.Zahara Hannum Lubis Istri ( alm ) Syaikhu H. Abdullah Mustafa Nasution,Ibunda H. Mustafa Bakri Nasution meninggal dunia pagi ini Kamis 3/8/2023 Pukul 06. 00 Wib di Rumah sakit Colombia Medan, Almarhum Hj.Zahara […]

  • Kapolres Kecewa Pada Pemkab Madina

    Kapolres Kecewa Pada Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kapolres Mandailing Natal (Madina) mengungkapkan rasa kecewanya terhadap Pemkab Madina yang sudah 10 hari membiarkan pihaknya mengurusi masalah kerusuhan dan pembakaran camp PT. Sorikmas Mining di Naga Juang. Sementara itu, selentingan beredar di Panyabungan bahwa bupati Madina enggan mengikuti arus permainan pihak polisi dan perusahaan karena bupati tidak mau rakyatnya terus berada […]

expand_less