Senin, 20 Jul 2026
light_mode

SK Honorer Diduga Hilang di BKD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


SIANTAR- Akibat keteledoran seorang staf di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Pematangsiantar, Sanna Elplida br Saragih (25) honorer di Bagian Hukum Pemko Pematangsiantar terancam bakal tak diangkat jadi PNS. Pasalnya, SK honorer miliknya hilang di Kantor BKD Kota Siantar.

Menurut Sanna Elplida, SK honorer asli miliknya itu tertanggal 1 April 2005 dan ditandatangani Wakil Wali Kota Siantar Kurnia Rajasah Saragih (karena saat itu Wali Kota Marim Purba sedang non aktif). Sejak 2005 hingga sekarang, ia tetap bekerja sebagai honorer di Bagian Hukum Kantor Wali Kota.

Kemudian, untuk keperluan pengangkatan CPNS menjadi PNS tahap II, sekira seminggu lalu, SK honorer asli ini diberikannya kepada Sugiati, seorang pegawai di Kantor BKD Pematangsiantar. “Tadi (kemarin, Red) sekitar pukul 10.30 WIB, sudah saya tanya sama Sugiati di BKD. Sugiati mengaku sudah memberikan SK ini kepada supir pribadi Kepala BKD yang bernama Parulian Simanjuntak. Namun kami lihat tadi bapak itu (Parulian, red) tidak ada di kantor. Saya khawatir sekali SK saya itu hilang dan digantikan sama orang lain, semuanya kan bisa saja terjadi,” ungkap Sanna dengan nada sedih, Rabu (8/12).

Disebutkannya, ia sangat berharap SK itu bisa ditemukan, karena itu menyangkut masa depannya dan keluarganya. Dia juga mengaku tidak mau mengurus SK lain sebagai pengganti SK tersebut. Pasalnya, dia takut bakal bermasalah di belakang hari atau takut dikatakan ada manipulasi pada SK miliknya.

Sementara, Sugiati saat ditemui di kantor BKD mengakui ada menerima SK honorer asli atas nama Sanna Elplida br Saragih seminggu lalu. Dan pada Sabtu (4/12) SK itu telah diserahkannya kepada Parulian Simanjuntak untuk diteruskan kepada Kepala BKD.

“Ini salah komunikasi saja, kebetulan Pak Simanjuntak lagi ke Jakarta. Sudah saya periksa tadi berkas di lemariku, dan memang tidak ada. Bapak tahulah, Sabtu kemarin merupakan hari terakhir pendaftaran CPNS, jadi kami sibuk sekali. Tapi saya lihat sudah ada ditangan Pak Parulian berkas itu,” jelas Sugiati.

“Seandainya SK honorer asli itu hilang, saya siap bertanggungjawab untuk mengurusnya,” jelasnya lagi.
Sementara Parulian Simanjuntak dan Kepala BKD Kota Siantar Marihot Situmorang saat dikonfirmasi melalui telepon tidak berhasil. Meski sudah beberapa kali di SMS dan ditelepon dan HP keduanya terdengar aktif, namun mereka berdua tidak mau membalas SMS maupun mengangkat HP. (ral/smg)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Negara dalam Kapitalisme vs Peran Negara dalam Islam

    Peran Negara dalam Kapitalisme vs Peran Negara dalam Islam

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Pemerintah mempersiapkan penerapan prosedur standar tatanan baru new normal di sarana publik karena wabah virus Corona COVID-19 belum bisa dipastikan berlalu. Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad tampaknya mendukung wacana pemerintah tersebut. Karena menurut dia, rakyat tidak mungkin dibiayai oleh negara dalam jangka waktu […]

  • KPK Perluas Pengawasan Penggunaan APBD

    KPK Perluas Pengawasan Penggunaan APBD

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi akan memperluas pengawasan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) karena tingkat penyalahgunaan tertinggi saat ini justru berada di daerah. “Saat ini tindak penyalahgunaan korupsi justru lebih banyak berada di daerah, karena itu tugas KPK ke depan akan memperluas pengawasananya di berbagai daerah,” kata Deputi Informasi dan Data KPK, Ade Raharja, […]

  • Nelayan Madina Takut Melaut akibat Cuaca Ekstrem

    Nelayan Madina Takut Melaut akibat Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari ini membuat sejumlah nelayan di kabupaten itu takut melaut. Beberapa petani juga bingung untuk menaman padi karena hujan deras terus mengguyur. Warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Jasmudin Siregar, kepada MedanBisnis, Rabu (3/11), mengatakan, akibat masih tingginya curah hujan dan disertai […]

  • Seluruh Elemen Masyarakat Diminta Sukseskan Gerakan Magrib Mengaji

    Seluruh Elemen Masyarakat Diminta Sukseskan Gerakan Magrib Mengaji

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) terutama para alim ulama, guru agama dan tokoh masyarakat agar mensukseskan program Magrib Mengaji yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Harapan itu dihimbaukan Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam sambutannya pada peringatan Isra’Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Mesjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Kamis, […]

  • DPRD Didesak Paripurnakan Bupati Madina

    DPRD Didesak Paripurnakan Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) didesak untuk memanggil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution terkait surat pengajuan pengunduran diri bupati. Desakan itu muncul dari Forum Mandailing Maju dan Bermartabat, suatu kelompok Civil Society yang terdiri dari LBH Al Amin Madina, GPI Madina, Jatam Madina, LBH UISU dan Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia. Dalam pernyataan […]

  • Owner Mandailing Online Sumbangkan Darah

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Owner sekaligus Maintenance Mandailing Online, Muhammad Rizki Lubis menyumbangkan darah di posko Palang Merah Indonesia (PMI) Mandailing Natal, di Panyabungan, Kamis (6/6/2013). Darahnya disumbangkan sekitar 350 cc. Dia merupakan donor tetap untuk PMI. Menurutnya, mengeluarkan darah secara berjangka sangat bagus untuk kesehatan. “Setelah saya menjadi donor tetap untuk PMI Madina, tubuh […]

expand_less