Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Soal Unas 2014 Diprediksi Tambah Sulit

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Butir-butir soal ujian nasional (unas) 2014 diperkirakan bakal lebih sulit dibandingkan dengan tahun ini. Sebab dalam unas 2014, komposisi soal tidak hanya yang berkategori evaluatif saja. Tetapi juga disusupkan soal berkategori prediktif yang sering dipakai di saringan masuk perguruan tinggi negeri.

Ketentuan baru itu merupakan bagian dari skenario mengawinkan antaran unas dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Sampai tadi malam, komposisi antara butir soal yang bersifat evaluatif dan prediktif masih digodok.

Melalui pertemuan segitiga antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), dan Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP). Ketua MRPTNI Idrus A. Paturussi mengatakan, dalam waktu dekat keluar komposisi pembobotan butir-butir soal Unas 2014.

Pria yang juga rektor  Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar itu menuturkan, selama ini pengawinan antara hasil unas dengan SNMPTN berjalan setengah-setengah. “Selama ini nilai unas tidak kami lihat. Yang kami lihat itu hanya siswa pelamar SNMPTN lulus unas atau tidak,” katanya.

Menurut Idrus wajar jika pihak PTN hanya menjadikan nilai unas sebagai syarat perlu saja untuk penerimaan calon mahasiswa baru. Sebab mereka mendapatkan salinan pengumuman unas hasil dari penilaian BSNP yakni H-3 pengumuman resmi unas. Dia menuturkan waktu itu mepet jika dipakai untuk memeringkat siswa pelamar PTN berdasarkan nilai unas.

Nah untuk tahun ini Idrus mengatakan pengawinan antara nilai unas dengan SNMPTN dijalankan secara penuh. “Keputusan ini sesuai dengan arahan Mendikbud,” paparnya. Dengan sistem baru itu, nilai unas benar-benar memiliki bobot sebagai pertimbangan kelulusan SNMPTN mulai tahun depan. Selama ini pemboobtan penerimaan SNMPTN hanya berdasarkan nilai rapor saja.

Idrus menuturkan skenario pembobotan nilai unas dalam SNMPTN dilakukan mulai dari pembuatan butir-butir soal ujian. Dia mengatakan selama ini materi soal unas seluruhnya bersifat evaluatif. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi hasil belajar siswa selama duduk di bangku SMA.

“Tetapi untuk masuk PTN diujikan materi soal bersifat prediktif. Jadi selama ini tidak bisa nyambung antara unas dengan SNMPTN,” katanya. Supaya bisa nyambung, Idrus mengatakan akan menyisipkan soal kategori prediktif dalam paket materi unas.

Dengan sistem baru itu, diperkirakan materi unas tahun depan lebih sulit dibandingkan tahun ini. Sebab sejumlah soal ujian dibuat untuk tujuan memetakan kemampuan akademik siswa, apakah mampu kuliah. Idrus menegaskan komposisi persentase antara soal ujian yang bersifat evaluatif dan prediktif sampai saat ini belum ditetapkan.

Idrus juga berharap tahun depan MRPTNI atau panitia SNMPTN bisa mendapatkan rekapitulasi hasil penilaian unas dari BSNP lebih cepat. “Sehingga ada waktu untuk me-rangking kelulusan SNMPTN berdasarkan nilai rapor dan nilai unas,” tandasnya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneh! Direktur RSUD Panyabungan Mengaku Tak Tau Jumlah Pegawainyan yang Lolos PPPK Formasi 2023

    Aneh! Direktur RSUD Panyabungan Mengaku Tak Tau Jumlah Pegawainyan yang Lolos PPPK Formasi 2023

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Aneh, Direktur RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dr. Rusly Pulungan tidak tau berapa jumlah tenaga honor di RSUD yang lulus seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) formasi Tahun 2023 lalu. ” sampai saat ini belum ada yang melapor siapa yang lulus dan tidak perihal […]

  • Dugaan Korupsi Dilimpahkan

    Dugaan Korupsi Dilimpahkan

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kejaksaan Negeri Panyabungan melimpahkan kasus dugaan korupsi di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan tersangka Kepala Satpol PP Ali Atas Nasution serta Bendahara Yusnila Hayati ke Pengadilan Negeri Panyabungan. Hal ini dikatakan Kepala Kejari Panyabungan Danang Porwoko Adji Suseno SH MH kepada wartawan di ruang kerjanya di Panyabungan, […]

  • Proses Penegerian STAIM, Kemenag Akan Bentuk Tim

    Proses Penegerian STAIM, Kemenag Akan Bentuk Tim

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Kementerian Agama Republik Indonesia dalam waktu dekat akan membentuk tim yang akan bekerja dalam proses perubahan STAIM menjadi perguruan tinggi negeri. Kepastian pembentukan tim ini merupakan hasil pertemuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dengan Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (22/8/2017). Tim ini akan melakukan cek lapangan meneliti keabsahan […]

  • Poldasu tinjau lokasi PT SRL

    Poldasu tinjau lokasi PT SRL

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG LAWAS, (MO) – Kedatangan Komisaris Polisi Khairul dari Reskrim Polda Sumut, didamping oleh Kapolsek Aek Nabara (Barumun AKP. S. Siregar), Kanit Reskrim Polsek Aek Nabara Barumun (IPDA. Lubis) dan empat anggota kepolisian berpakaian preman mendatangi Masyarakat Desa Tobing Tinggi, Kecamatan Aek Nabara Barumun, kabupaten Padang Lawas. Informasi diterima hari ini, kedatangan Kompol Khairul ingin […]

  • Masyarakat Hutapuli Keluhkan Sertifikat Gratis dari BPN Madina

    Masyarakat Hutapuli Keluhkan Sertifikat Gratis dari BPN Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina, Terkait program pemerintah pusat tentang Program Nasional Pembaharuan Agararia Negara (PPAN) Tahun 2009 memberikan sertifikat secara gratis kepada masyarakat khususnya lahan persawahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak semulus sebagaimana disebutkan waktu sosialisasi sebab hingga saat ini belum juga terealisasi sepenuhnya. Dari hasil investigasi yang dilakukan Analisa di lapangan masyarakat […]

  • Kadin-Pemkab Bahas Pemetaan Potensi Ekonomi Madina

    Kadin-Pemkab Bahas Pemetaan Potensi Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dituntut melakukan pemetaan potensi ekonomi berdasar geografis untuk pengembangan ekonomi. Pemetaan itu bertujuan agar diketahui apa saja yang bisa dikembangkan sesuai potensi wilayah masing-masing. Itu salah satu poin yang disampaikan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Madina Bahran Saleh Daulay pada pertemuan Kadin Madina dengan Bupati Madina Saipullah Nasution dan […]

expand_less