Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Soal Unas 2014 Diprediksi Tambah Sulit

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Butir-butir soal ujian nasional (unas) 2014 diperkirakan bakal lebih sulit dibandingkan dengan tahun ini. Sebab dalam unas 2014, komposisi soal tidak hanya yang berkategori evaluatif saja. Tetapi juga disusupkan soal berkategori prediktif yang sering dipakai di saringan masuk perguruan tinggi negeri.

Ketentuan baru itu merupakan bagian dari skenario mengawinkan antaran unas dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Sampai tadi malam, komposisi antara butir soal yang bersifat evaluatif dan prediktif masih digodok.

Melalui pertemuan segitiga antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), dan Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP). Ketua MRPTNI Idrus A. Paturussi mengatakan, dalam waktu dekat keluar komposisi pembobotan butir-butir soal Unas 2014.

Pria yang juga rektor  Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar itu menuturkan, selama ini pengawinan antara hasil unas dengan SNMPTN berjalan setengah-setengah. “Selama ini nilai unas tidak kami lihat. Yang kami lihat itu hanya siswa pelamar SNMPTN lulus unas atau tidak,” katanya.

Menurut Idrus wajar jika pihak PTN hanya menjadikan nilai unas sebagai syarat perlu saja untuk penerimaan calon mahasiswa baru. Sebab mereka mendapatkan salinan pengumuman unas hasil dari penilaian BSNP yakni H-3 pengumuman resmi unas. Dia menuturkan waktu itu mepet jika dipakai untuk memeringkat siswa pelamar PTN berdasarkan nilai unas.

Nah untuk tahun ini Idrus mengatakan pengawinan antara nilai unas dengan SNMPTN dijalankan secara penuh. “Keputusan ini sesuai dengan arahan Mendikbud,” paparnya. Dengan sistem baru itu, nilai unas benar-benar memiliki bobot sebagai pertimbangan kelulusan SNMPTN mulai tahun depan. Selama ini pemboobtan penerimaan SNMPTN hanya berdasarkan nilai rapor saja.

Idrus menuturkan skenario pembobotan nilai unas dalam SNMPTN dilakukan mulai dari pembuatan butir-butir soal ujian. Dia mengatakan selama ini materi soal unas seluruhnya bersifat evaluatif. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi hasil belajar siswa selama duduk di bangku SMA.

“Tetapi untuk masuk PTN diujikan materi soal bersifat prediktif. Jadi selama ini tidak bisa nyambung antara unas dengan SNMPTN,” katanya. Supaya bisa nyambung, Idrus mengatakan akan menyisipkan soal kategori prediktif dalam paket materi unas.

Dengan sistem baru itu, diperkirakan materi unas tahun depan lebih sulit dibandingkan tahun ini. Sebab sejumlah soal ujian dibuat untuk tujuan memetakan kemampuan akademik siswa, apakah mampu kuliah. Idrus menegaskan komposisi persentase antara soal ujian yang bersifat evaluatif dan prediktif sampai saat ini belum ditetapkan.

Idrus juga berharap tahun depan MRPTNI atau panitia SNMPTN bisa mendapatkan rekapitulasi hasil penilaian unas dari BSNP lebih cepat. “Sehingga ada waktu untuk me-rangking kelulusan SNMPTN berdasarkan nilai rapor dan nilai unas,” tandasnya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

    Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Ingin jadi PNS, malah ditipu. Inilah yang dialami Supriyanti alias Yanti (35) dan rekan-rekannya, warga Dusun I, Desa Alur Gadung. Mereka rela melakukan apa saja, termasuk menyerahkan uang tabungan mereka berjumlah Rp418,5 juta kepada Budiono (43) warga Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, selaku calo PNS yang menawari mereka menjadi PNS. Informasi […]

  • Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (2)

    Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (2)

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    REVITALISASI KEBUDAYAAN MANDAILING Bila kita cermati eksistensi kelompok etnik Mandailing sebagai bagian yang integral dan tidak terpisahkan dari Bangsa Indonesia, semenjak proklamasi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga pada masa sekarang ini boleh dikatakan sangat sedikit sekali national event yang dilaksanakan untuk membicarakan dan sekaligus mengangkat eksistensi kebudayaan Mandailing. Upaya yang demikian itu dipandang […]

  • Mendagri didesak nonaktifkan Bupati Madina

    Mendagri didesak nonaktifkan Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP IMA Madina) hari ini menyurati Menteri Dalam Negeri ( Mendari) Gamawan Fauzi meminta agar Bupati Madina Hidayat Batubara yang saat ini dipenjarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur Jakarta terkait kasus suap segera di nonaktifkan. Menurut Ketua DPP IMA Madina Ahmad […]

  • Ketika Program Plasma PTPN IV Tak Mensejahterakan di Madina

    Ketika Program Plasma PTPN IV Tak Mensejahterakan di Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Syufrin 2007-2019 rentang waktu yang diberikan kepada PT.Perkebunan Nusantara IV untuk membangun kebun plasma seluas 9.000 Ha kepada 4.500 KK petani plasma yang telah di revitalsasi oleh Dirjen Perkebunan RI. Dan selama 13 tahun berjalan pembangunan kebun kelapa sawit yang telah dilaksanakan oleh BUMN ini sepatut dan sewajarnya kita pertanyakan: sejauhmana prosfektif […]

  • Madrastah Kotasiantar Gagas Pendirian Tsanawiyah Plus

    Madrastah Kotasiantar Gagas Pendirian Tsanawiyah Plus

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun Ajaran 2014/2015 menjadi sangat istimewa bagi masyarakat Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal. Dinamika pendidikan madrastah yang selama ini dikelola sendiri oleh masyarakat terus berprogres membaik. Selain dapat menamatkan sebanyak 98 murid MDTA Islamiyah Darussalam Kotasiantar, lembaga pendidikan swadaya masyarakat ini juga mewisuda sebanyak 64 anak didik Rohudotul Athfal  Darussalam. […]

  • Puncak HUT ke-58 Golkar di Madina Ditandai Tasyakuran dan Masuk Kantor Baru

    Puncak HUT ke-58 Golkar di Madina Ditandai Tasyakuran dan Masuk Kantor Baru

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menandai puncak perayaan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-58 partai dengan tasyakuran masuk kantor baru. Puncak perayaan dilaksanakan di halaman kantor partai, Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut. Selain tasyakuran, DPD Golkar Madina juga memberikan santunan kepada anak […]

expand_less