Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Sungai Bisa Jadi Sumber Penyakit. Ini Penjelasan Kadinkes Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
  • print Cetak

Sungai aek mata di pusat kota panyabungan saat dimanfaatkan anak anak untuk mandi ( fikri)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kesehatan Madina Dr. Faisal Situmorang ungkap bahaya pada kesehatan jika sampah terus mencemari sungai. Pasalnya, Fenomena seperti Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, iritasi kulit, gatal gatal, diare dan lainnya bersumber dari lingkungan yang kotor atau sungai yang tercemar.

“Bahaya kalo sungai jadi sarangnya sampah, yang pasti itu bisa mengakibatkan penyakit menular. Misal penyakit DBD, iritasi kulit, diare, mencret, dan masih banyak jugalah, tidak cuma dari sungai saja, yang pasti dari lingkungan yang tidak terawat atau kotor,” Kata Faisal pada Mandailing Online Rabu 14/8/2024

Lanjut Faisal, jika pencemaran lingkungan terus terjadi hal itu juga turut mengundang gangguan pernapasan. Sungai yang tercemari tidak dianjurkan untuk dipakai pada kehidupan sehari hari, sebab ada ambang batas dari aspek kesehatan.

“Kalo sungai sudah tercemari, itu sangat tidak dianjurkan untuk tubuh kita. Karena itu ada ambang batas kelayakan, untuk di konsumsi atau digunakan,” Ujarnya.

Ia menyarankan, sungainyang bisa dimanfaatkan untuk sehari hari adalah sungai yang kebersihannya terjaga. Seyogyanya individu atau kelompok menjaga lingkungan dan kebersihan diri. Apalagi di musim yang tak menentu akhir akhir ini.

Untuk di lingkungan rumah tangga menurut Faisal perlu dibudayakan kehidupan yang bersih dan tak apatis pada semua jenis sampah. Bekas bekas sampah Ia uraikan, serta sampah rumah tangga dikumpulkan dibuang pada tempat yang telah disediakan serta membiasakan kehidupan bergotong royong menjaga lingkungan.

“Saat ini kita meningkat dengan kasus DBD, banyak masyarakat itu menganggap solusinya cuma fogging. Dalam hal ini solusi yang sebenarnya saya sampaikan ialah menjaga kebersihan lingkungan tentunya dengan gotong royong,” Tandas Kadinkes.( fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Drop 11 Ton Bahan Pangan dan Obat

    Pemkab Madina Drop 11 Ton Bahan Pangan dan Obat

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sejauh ini Pemkab Madina telah menyalurkan bantuan 11 ton bahan makanan dan obat-obatan dan selimut. “Kita salurkan ke posko bencana yang sudah kita bentuk di kecamatan Natal dan Kecamatan Muara Batang Gadis,” ujar Subuki dalam keterangan pers, Selasa (21/12/2021). Bantuan sembako itu selanjutnya akan disalurkan oleh pihak kecamatan ke desa-desa yang […]

  • H Chairuman Harahap dan Komjen Pol Oegroseno Figur Yang Tepat Pimpin Sumut 2013-2018

    H Chairuman Harahap dan Komjen Pol Oegroseno Figur Yang Tepat Pimpin Sumut 2013-2018

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Menjelang Pilgubsu 2013 masyarakat sudah banyak yang menggadang-gadang kandidatnya untuk ikut bertarung. Salahsatu harapkan masyarakat adalah, Gubsu periode 2013-2018 merupakan figur yang tegas, kredibel, bersih, punya prinsip dan acceptable serta jauh dari masalah. PARLIN POHAN-SIDIMPUAN “Kita tidak mau Gubsu mendatang tersandung korupsi alias dinonaktifkan atau diberhentikan sementara, bahkan diberhentikan permanen. Bilamana kepala daerah sudah mempunyai […]

  • Urus Naik Golongan, Guru Dimintai Uang

    Urus Naik Golongan, Guru Dimintai Uang

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALUTA – Sejumlah guru di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengaku dipersulit beberapa oknum di Dinas Pendidikan (Disdik) Paluta saat hendak mengurus naik golongan. Mereka juga dimintai sejumlah uang dengan dalih untuk menghitung angka kredit jam kerja. Menurut guru-guru yang meminta namanya tidak dituliskan ini, meskipun sudah dimintai uang dengan nominal antara Rp1 […]

  • IBUKU LEBARAN DI SYURGA

    IBUKU LEBARAN DI SYURGA

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen Rina Youlida   “Santi, ayo bangun, mari bantu mamak menyiapkan sahur kita, kamu panaskan air di periuk kecil itu supaya masak nasinya lebih cepat”. “iya mak”, jawabku dengan suara lembut sambil mengucek mataku karena masih terasa sangat berat untuk beranjak dari tempat tidurku yang hanya beralas sebuah tikar tipis dari anyaman daun pandan berduri […]

  • Terpantau Ada 63 Titik Api di Madina, Wabup Atika Pimpin Apel Penanggulangan Karhutla

    Terpantau Ada 63 Titik Api di Madina, Wabup Atika Pimpin Apel Penanggulangan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya ada 63 titik api yang terpantau di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan 36 titik di antaranya sulit terjangkau dan ditemukan, sementara sisanya telah berhasil dipadamkan. Untuk itu, Pemkab Madina dan unsur TNI-POLRI menggelar apel gabungan Kesiapan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Mako Polres Madina, Jumat (12/8). […]

  • RUPIAH DARI MAMBAYU

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Harga tikar pandan di Mandailing Natal sebenarnya sudah cukup memadai dari sisi hitungan ekonomi usaha anyaman tikar. Hanya saja, serapan pasar terhadap produk tikar pandan dan sejenisnya kian menyurut seiring gempuran produk tikar buatan pabrik dan sejenisnya yang berbahan baku non pandan. Bu Kholilah (50), pengayam tikar pandan dari Desa Pintu Padang […]

expand_less