Kamis, 18 Jun 2026
light_mode

Tanaman Tumpang Sari Satu-satunya Solusi Mengatasi Harga Karet

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
  • print Cetak
Kakao varietas Jatirenggo ditanam di antara phon karet di kawasan Simaninggir, Siabu

Kakao varietas Jatirenggo ditanam di antara phon karet di kawasan Simaninggir, Siabu

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pola  tumpang sari dinilai satu-satunya upaya menyelamatkan petani ditengah apatisme terhadap harga komoditi karet alam yang tak kunjung membaik.

Harga karet alam yang tak kunjung lagi menunjukkan kenaikan akan terus menyeret penduduk Mandailing Natal di jurang kemiskinan. Mayoritas penduduk daerah ini  tergantung pada komoditi karet alam.

“Tak ada jalan lain, mau tidak mau petani harus menanam tanaman lain di antara tanaman karet, agar petani tak lagi melulu tergantung pada getah,” kata pamer hati pertanian, Abdul Muthalib Lubis kepada Mandailing Online, di pasar Panyabungan, Kamis (22/9).

Dikatakannya, berdasar perkembangan produksi karet alam di berbagai negara, persaingan pasar karet dunia dinilai akan sulit mendongkrak harga karet. Kondisi itu akan terus memposisikan petani karet di Indonesia dan Madina khusunya dalam kondisi miskin.

“Di antara tanaman karet itu bisa ditanami komoditas lain, semisal kakao atau gambir atau lada. Jangan menebang pohon karet karena walau harga rendah masih bisa menghasilkan meski tak seberapa. Makanya menanam tanaman lain atau tumpang sari yang menghasilkan menjadi solusi,” katanya.

Komoditas kakao dan lada saat ini menjadi pilihan karena jaringan pasarnya sudah tersedia di daerah ini. Sedangkan pasaran kakao ralatif bagus karena industri makanan dan farmasi dunia sangat banyak menyedot biji kakao sebagai bahan baku.

Pohon pelindung sangat berpengaruh terhadap kadar gula pada batang dan cabang kakao. Kakao masuk ke dalam tanaman C3, yaitu tanaman yang mampu berfotosintesis pada suhu daun rendah. Tanaman yang tergolong C3 membutuhkan temperatur optimum 10-25oC.

Selain masih dapat penghasilkan, pohon karet juga menjadi tanaman pelindung bagi tanaman kakao. Meski produksi kakao yang ditanam di antara pohon karet tak akan sebagus jika ditanam di antara pohon petai atau lamtoro, tetap saja kakao yang ditanam di anatara batang karet ini akan menghasilkan.

Oleh karenanya, dia menghimbau Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mengucurkan anggaran bagi penyediaan bibit kakao berkualitas kepada petani. Agar gairah penanaman tumpang sari bangkit di kalangan petani  karet.

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Anggarkan Pelatihan Masuk Akpol dan Sekolah Ikatan Dinas di APBD 2023

    Pemkab Madina Anggarkan Pelatihan Masuk Akpol dan Sekolah Ikatan Dinas di APBD 2023

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution mengatakan pemerintah daerah telah menganggarkan pembinaan generasi muda yang akan melanjutkan pendidikan di Akpol, Akmil, dan sekolah ikatan dinas lainnya. Hal itu disampaikan Sukhairi saat melantik anggota Polisi Khusus Patroli Keamanan Sekolah (Polsus PKS) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Madrasah Aliyah […]

  • Distan Palas akan Panen Raya Benih Padi Varietas Unggul

    Distan Palas akan Panen Raya Benih Padi Varietas Unggul

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Padang Lawas (Palas) diproyeksikan akan panen raya benih padi varietas unggul dari lokasi penangkaran benih padi Distan Palas di atas lahan seluas sekitar 7 hektar (Ha). Panen raya tersebut rencananya dilakukan tanggal 22 Oktober 2014 di Balai benih (BB) Balangka Sitongkon, Kecamatan Lubuk Barumun. “Saat ini usia benih padi sudah […]

  • Atika dan Harapan New Normal Daerah

    Atika dan Harapan New Normal Daerah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Akhirnya semua segmen kelelahan di dalam kungkungan Covid-19. Persoalan virus Corona menimbulkan malapetaka ekonomi dan sosial. Kevakuman ekonomi, kemandegan distribusi, industri melambat, PHK, pengagguran massal, daya beli merosot menjadi hantu nyata di tiap kawasan. Kelelahan itu memunculkan kesadaran baru untuk mensiasati tatanan dunia baru atau lebih populer New Normal. New Normal […]

  • Perusahaan Norwegia Siap Eksplorasi Halmahera II

    Perusahaan Norwegia Siap Eksplorasi Halmahera II

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Statoil Indonesia, perusahaan Migas asal Norwegia memenuhi janjinya untuk melakukan survei seismik di lahan seluas 6.000 hektar di blok Halmahera II. Pernyataan itu disampaikan Agus Budiyanto, Humas Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) di Jakarta (22/7). Menurutnya, perusahaan tersebut siap melakukan eksplorasi yang akan memakan waktu lebih kurang 3 bulan. […]

  • Salut Buat Kejatisu Tidak Petieskan Kasus Melibatkan Sekda Madina

    Salut Buat Kejatisu Tidak Petieskan Kasus Melibatkan Sekda Madina

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Dengan adanya pemeriksaan Sekda Madina M Daud Batubara S sos M.Si terkait dugaan penyelewengan terhadap uang Negara pada waktu beliau menjabat sebagai Kabag tapem di Pemko Padangsidimpuan dengan kerugian Negara sebesar Rp.4,9 miliar di Pemko Padangsidimpuan.Pemanggilan Sekdakab Madina ini menjadi pembicaraan dikalangan PNS yang ada dilingkungan Pemkab Madina serta tokoh-tokoh masyarakat Madina, termasuk […]

  • Warga Aek Galoga Temukan Jasad Bayi Perempuan

    Warga Aek Galoga Temukan Jasad Bayi Perempuan

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) Warga Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi yang tertimbun tanah berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan berusia 2 minggu. Penemuan bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh saksi mata Anwar (53) yang curiga melihat gundukan tanah pas di pekarangan rumahnya pada hari Rabu […]

expand_less