Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Togel dan KIM Kembali Marak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
  • print Cetak

Judi toto gelap (togel) dan KIM kembali marak di wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng).

Menurut beberapa sumber METRO, dari berbagai daerah di Tapteng, Senin (25/10), menyebutkan judi togel kian merajalela di Tapteng. Meski tidak secara terang-terangan, namun bukan rahasia umum lagi bahwa judi togel itu tumbuh subur di Tapteng. “Saat ini, hampir setiap warga yang nongkrong di warung-warung kopi, pembicaraannya tak lepas dari nomor (angka togel), bahkan yang paling hangat jadi bahasan baik siang dan malam hari,” sebut T Daulay, salah seorang warga Pandan.

Bahkan katanya, salah satu indicator bahwa judi togel itu memang sedang tumbuh di Tapteng adalah kebiasaan warga yang sedang nongkrong di warung sembari membuka buku tafsir mimpi. “Buku itu sengaja dibuka untuk mencari jawaban atas setiap kejadian aneh, unik yang dilalui si calon pemasang togel,” tukas Daulay.

Menurutnya togel sangat tidak bermanfaat. Sebab kata dia, akibat togel tidak sedikit warga yang menghabiskan waktunya untuk membahas angka-angka tebakan.

Hal yang sama juga diungkapkan 3 Ibu Rumah Tangga (IRT), R br Harahap, Umak Gina dan Umak Udi, kepada METRO saat ditemui di Pasar Pandan. Menurut ketiga IRT itu, judi togel dan KIM saat ini kembali marak. Bahkan terkadang telah menyebabkan mereka bertengkar dengan suami mereka masing-masing. “Karena togel dan KIM ini, kadang saya sampai berantam dengan suami. Bayangkan saja, setiap hari suami saya minta uang Rp20 ribu, katanya untuk sekadar beli rokok dan minum kopi di warung. Eh ternyata dia malah asyik-asyikan membahas togel di warung, bahkan kadang hingga malas pergi ke laut untuk mencari ikan dengan berbagai alasan. Sudah tidak mencari uang, malah meminta uang kepada saya. Ini yang membuat kami sering bertengkar,” ketus Boru Harahap.

Mereka berharap agar pihak kepolisian segera memberantas judi togel dan KIM. “Tangkap saja bandar besarnya. Kalau bandar besarnya ditangkap, bandar-bandar kecil ini tak punya donatur lagi dan mereka pun mungkin tak berani lagi membuka judi togel. Kalau perlu polisi sering-sering mengadakan razia ke warung-warung kopi yang diduga menjadi salah satu tempat pembelian kupon togel dan KIM,” tegas mereka.

Kapolres Tapteng AKBP Dicky Patrianegara SH SIK MS, kepada METRO, menyatakan, pihaknya pasti serius memberantas segala macam tindakan kriminal di wilayah hukumnya, termasuk judi togel dan Kim. “Tentu saja kita serius memberantas judi togel dan KIM. Buktinya, sudah banyak parekap dan bandar togel yang kita tangkap. Bila masyarakat ada yang mengetahui siapa bandar atau parekap togel, tolong informasikan kepada kami, pasti akan kita tindaklanjuti. Kita harapkan kerjasama dari masyarakat untuk memberikan informasinya,” ujarnya. (ahu)
Sumber : Metro Siantar

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- “Peninjauan jalan lingkungan ini adalah sebagai bentuk rasa tanggung jawab Pemerintah Daerah kita pada warga yang sudah memberi usulan pembangunan jalan lingkungan ke Pemerintah Daerah Mandailing Natal ( Madina ),” kata Atika Azmi Utammi Wakil Bupati Madina disela sela peninjauan jalan usulan masyarakat di Kota Panyabungan Senin 20/11/2023. Saat meninjau […]

  • Bupati Tak Hadir di Paripurna Pidato Kenegaraan DPRD Madina

    Bupati Tak Hadir di Paripurna Pidato Kenegaraan DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution tidak menghadiri paripurna mendengar pidato kenegaraan Presiden Jokowi di DPRD Madina, Jum’at (14/8/2020). Baru kali ini seorang bupati di Madina yang tak mengahadiri agenda kenegaraan itu. Sekretaris DPRD Madina, Afrizal Nasution yang dihubungi via WhatsApp membenarkan ketidak hadiran bupati. “Benar tidak hadir, diwakili Sekda, kalau alasannya […]

  • Uang Komite SLTA Dihapus

    Uang Komite SLTA Dihapus

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelajar Yang Masuk PT Rp. 5 Juta/Tahun Panyabungan MO– Tahun ini Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengeluarkan kebijakan pembebasan iuran komite sekolah di tingkat SLTA negeri maupun swasta se-Madina. Kebijakan ini merupakan implementasi visi misi Hidayat-Dahlan. Besaran dana untuk itu sebesar Rp.50.000 per siswa per bulan. Kemampuan APBD Madina TA 2012 masih sebatas besaran ini, diharapkan […]

  • Hore, Sebentar Lagi Bisa Telepon Gratis via BBM

    Hore, Sebentar Lagi Bisa Telepon Gratis via BBM

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Ketika BlackBerry Messenger (BBM) untuk iOS dan Android resmi dirilis pada Oktober lalu, pihak BlackBerry menjanjikan bahwa aplikasi pesan instan tersebut bakal memiliki kapabilitas voice call seperti “saudaranya” di platform BlackBerry. Fitur bernama BBM Voice tersebut memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara secara cuma-cuma ke pengguna BBM lain lewat jaringan WiFi. Ketika itu BlackBerry […]

  • Warga Serbu Operasi Pasar

    Warga Serbu Operasi Pasar

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat menyerbu operasi pasar yang diadakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal di Pasar Baru Panyabungan, Kamis (30/12/2010). Dalam operasi pasar kali ini, harga beras Bulog dijual Rp 6.300 per kilo. Sementara harga beras di pasaran saat ini mencapai Rp 8.000-8.500 per kilo. Operasi pasar akan terus digelar sampai harga beras dipasaran normal kembali. […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 6)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 6)

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)   Tak adil rasanya kalau kita tidak melongok kegiatan kaum hawa menjelang Ramadhan tiba. Di awal Ramadhan biasanya mereka mulai sibuk mepersiapkan bahan-bahan marpangir, sepertinya mereka ingin di bulan suci dan penuh rahmat ini,  tampil beda dengan hari hari […]

expand_less