Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Togel dan KIM Kembali Marak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
  • print Cetak

Judi toto gelap (togel) dan KIM kembali marak di wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng).

Menurut beberapa sumber METRO, dari berbagai daerah di Tapteng, Senin (25/10), menyebutkan judi togel kian merajalela di Tapteng. Meski tidak secara terang-terangan, namun bukan rahasia umum lagi bahwa judi togel itu tumbuh subur di Tapteng. “Saat ini, hampir setiap warga yang nongkrong di warung-warung kopi, pembicaraannya tak lepas dari nomor (angka togel), bahkan yang paling hangat jadi bahasan baik siang dan malam hari,” sebut T Daulay, salah seorang warga Pandan.

Bahkan katanya, salah satu indicator bahwa judi togel itu memang sedang tumbuh di Tapteng adalah kebiasaan warga yang sedang nongkrong di warung sembari membuka buku tafsir mimpi. “Buku itu sengaja dibuka untuk mencari jawaban atas setiap kejadian aneh, unik yang dilalui si calon pemasang togel,” tukas Daulay.

Menurutnya togel sangat tidak bermanfaat. Sebab kata dia, akibat togel tidak sedikit warga yang menghabiskan waktunya untuk membahas angka-angka tebakan.

Hal yang sama juga diungkapkan 3 Ibu Rumah Tangga (IRT), R br Harahap, Umak Gina dan Umak Udi, kepada METRO saat ditemui di Pasar Pandan. Menurut ketiga IRT itu, judi togel dan KIM saat ini kembali marak. Bahkan terkadang telah menyebabkan mereka bertengkar dengan suami mereka masing-masing. “Karena togel dan KIM ini, kadang saya sampai berantam dengan suami. Bayangkan saja, setiap hari suami saya minta uang Rp20 ribu, katanya untuk sekadar beli rokok dan minum kopi di warung. Eh ternyata dia malah asyik-asyikan membahas togel di warung, bahkan kadang hingga malas pergi ke laut untuk mencari ikan dengan berbagai alasan. Sudah tidak mencari uang, malah meminta uang kepada saya. Ini yang membuat kami sering bertengkar,” ketus Boru Harahap.

Mereka berharap agar pihak kepolisian segera memberantas judi togel dan KIM. “Tangkap saja bandar besarnya. Kalau bandar besarnya ditangkap, bandar-bandar kecil ini tak punya donatur lagi dan mereka pun mungkin tak berani lagi membuka judi togel. Kalau perlu polisi sering-sering mengadakan razia ke warung-warung kopi yang diduga menjadi salah satu tempat pembelian kupon togel dan KIM,” tegas mereka.

Kapolres Tapteng AKBP Dicky Patrianegara SH SIK MS, kepada METRO, menyatakan, pihaknya pasti serius memberantas segala macam tindakan kriminal di wilayah hukumnya, termasuk judi togel dan Kim. “Tentu saja kita serius memberantas judi togel dan KIM. Buktinya, sudah banyak parekap dan bandar togel yang kita tangkap. Bila masyarakat ada yang mengetahui siapa bandar atau parekap togel, tolong informasikan kepada kami, pasti akan kita tindaklanjuti. Kita harapkan kerjasama dari masyarakat untuk memberikan informasinya,” ujarnya. (ahu)
Sumber : Metro Siantar

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDIP Sumut gelar uji kelayakan calon ketua parpol

    PDIP Sumut gelar uji kelayakan calon ketua parpol

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Untuk mendapatkan calon pemimpin yang berkarakter dan memiliki integritas serta membawa nama partai politik dalam pembangunan bangsa, PDI Perjuangan memberikan sejumlah tes bagi kader yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua parpol. Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Sumut, Panda Nababan mengatakan, proses uji kelayakan dan kepatutan untuk menjadi ketua tingkat kabupaten/kota itu […]

  • Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – “Semua ini karena ekonomi Bang. Bapakku sudah tidak ada lagi. Ibuku hanya tukang jahit. Aku ini anak paling besar. Jadi, aku yang menanggung semua biaya kehidupan kami sekeluarga,” ucap WS, cewek 17 tahun yang dijual seharga Rp2 juta. Pengakuan ini disampaikan WS dengan linangan air mata, kepada wartawan Jumat (18/10). WS […]

  • Setahun Dibayar Rp 1 Miliar Plus Gaji Rp 65 Juta per Bulan Julio Alkorse Pemain Asing Termahal di PSMS IPL

    Setahun Dibayar Rp 1 Miliar Plus Gaji Rp 65 Juta per Bulan Julio Alkorse Pemain Asing Termahal di PSMS IPL

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Sukses bermain bagus sebagai penyerang tersubur di klub lamanya Floriena FC (Malta), Julio Cesar Alkorse yang telah berlabuh di PSMS Indonesian Premier League (IPL) menjadi salah satu pemain asing termahal di tim kebanggaan masyarakat Medan tersebut. Pemain asli dari Argentina itu mendapatkan bayaran per tahunnya lebih kurang Rp1 miliar dan bergaji per bulannya Rp […]

  • Korupsi lahan PLTA, rekening Bupati Tobasa diblokir

    Korupsi lahan PLTA, rekening Bupati Tobasa diblokir

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Poldasu telah melakukan pemblokiran rekening atas nama Pandapotan Kasmin Simanjuntak senilai Rp.1,1 miliar. “Dana dari pelepasan lahan proyek PLTA Asahan III senilai Rp3 miliar yang masuk ke rekening pribadi Bupati Tobasa, sebagian sudah habis dibelanjakan, seperti membeli jam tangan dan lain-lain. Namun ada sebagian dari dana itu […]

  • Tes Paet Pake Sendok

    Tes Paet Pake Sendok

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Serial Lopo si Kodir Nisuratkon: Askolani Nasution   Pupu tatap tu jae, tatap tu julu, lek naso dong kalak ro. Marsak roa si Kodir. Olo, marlopo ibantong, ngadong na ro. Nga he marsak iba i? Goreng manyogoti pe lek dursat soni di talam nai. Taru pisang sitambatu na malamun tu muse. Melel doma songon parpibir […]

  • DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

    DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) banyak menemukan kejanggalan pada pelaksanaan proses tender LPSE (Layanan Pengadaan Cara Elektronik) di Dinas Pekerjaan Umum Madina. “Tidak masuk logika bila ada satu perusahaan bisa memenangkan paket proyek 18 milyar lebih padahal kelas perusahaan yang ikut dalam proses tender itu sama kualifikasinya ataupun kelasnya dengan yang lain,” […]

expand_less