Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Tradisi Nazar Memberi Makan Yatim Usai Panen di Desa Huraba

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) ada suatu tradisi memberikan makan kepada para anak yatim usai panen padi sawah.
Tradisi ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun dan berlanjut hingga era sekarang. Biasanya diselenggarakan setelah semua petani sudah menyelesaikan kegiatan panen.

Tradisi ini terjadi terkait dengan adanya niat bernazar dari masing-masing petani memberikan sebagian hasil sawah kepada anak yatim. Niat itu dilafalkan dalam hati ketika petani memulai musim tanam. Realisasi nazar itu dilakukan setelah panen usai.

Penyaluran kepada anak yatim ini selalu dilaksanakan sekelompok panitia bernama Panitia Santunan Anak Yatim yang dibentuk di desa itu. Para petani membawa sebagian uang hasil penjualan padinya kepada panitia untuk pengumpulan.

Pihak panitia sendiri bertugas melakukan pendataan jumlah anak yatim dan piatu serta bertugas mengumpulkan seluruh uang yang berasal dari nazar petani. Kemudian, panitia ini yang menyelenggarakan acara makan bersama dengan anak yatim tersebut.

Seperti halnya acara yang diselenggarakan pada hari Minggu (6/10/2013) lalu, Desa Huraba I dan Huraba II serentak melaksanakan tradisi ini.

Pantaun Mandailing Online, di hari itu sebanyak 47 orang anak yatim dan piatu diundang dalam acara makan bersama. Acaranya dilakukan di masjid desa itu.

Para naposo nauli bulung (kelompok remaja) sibuk melaksanakan masak bersama di pelataran lingkungan mesjid. Satu ekor kerbau pun disembelih sebagai lauk makan.

Tak hanya dijamu makan bersama, para anak yatim ini pun mendapat uang tunai. Sumber uang tunai ini berasal dari sumbangan warga di acara makan bersama itu.

Di acara ini terkumpul uang tunai sebesar 5.170.000 rupiah. Dana itu kemudian dibagikan kepada selruh anak yatim saat itu juga. Masing-masing anak yatim mendapatkan uang tunai sebesar 110.000 rupiah per orang.
“Kita harapkan dari tahun-ketahun rejeki masyarakat akan terus bertambah sehingga pada tahun-tahun mendatang bisa kita tingkatkan lagi jumlah uang tunai-nya,” harap Baduarif, ketua Santunan Anak Yatim Desa Huraba.

“Merupakan suatu kewajiban bagi kita untuk memberikan makan anak yatim, karena anak-anak yatim tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama,” kata Kepala Desa Huraba I, Domroh.

Disebutkannya, hasil panen yang selama ini diperoleh masyarakat bukan sepenuhnya milik mereka, namun di dalam hasil panen tersebut ada terdapat rejeki anak-anak yatim.

”Kegiatan seperti ini sudah merupakan tradisi bagi kita masyarakat Desa Huraba, dimana setiap habis panen, sebelum memasuki musim tanam, kita memberi makan anak-anak yatim,” ujar Domroh.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Desa Huraba II, Kasmir Dalimunthe, bahwa sebelum masyarakat memasuki masa tanam, masyarakat terlebih dahulu menanam niat, dimana apabila berhasil panen pada musim tanam tersebut maka wajib bagi masyarakat memberi makan anak yatim.

“Kegiatan hari ini merupakan pembayaran niat masyarakat kepada tuhan. Dan kegiatan ini sudah berlangsung puluhan tahun di Desa Huraba ini,” sebut Kasmir.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bolehkah Pria Divasektomi?

    Bolehkah Pria Divasektomi?

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ancaman ledakan penduduk yang menghantui Indonesia membuat pemerintah terus menggalakkan program keluarga (KB). Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), terus berupaya untuk meningkatkan jumlah akseptor (pengguna alat kontrasepsi) KB di Tanah Air. Salah satunya dengan mengajak kaum pria untuk menjadi akseptor KB dengan cara vasektomi. Para ulama di Tanah Air yang tergabung dalam wadah Majelis […]

  • Kapolres Diinstruksikan Berkantor di Polsek Tiap Jumat

    Kapolres Diinstruksikan Berkantor di Polsek Tiap Jumat

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Setelah terjadinya aksi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Solo, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro sangat mendukung dan menyambut baik dilaksanakannya acara silaturahmi dengan tokoh-tokoh agama yang digelar Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Medan di Tiara Convention Hall, Senin (26/09/2011) malam. “Silaturahmi ini sangat tepat, sebab semua […]

  • AL-QURAN DAN POLITIK

    AL-QURAN DAN POLITIK

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah bulan al-Quran. Pada bulan inilah al-Quran diturunkan. Allah SWT berfirman: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan-penjelasan atas petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil) (QS al-Baqarah [2]: 185). Al-Quran […]

  • Tender Proyek di Dinas PU Ditarget Awal April

    Tender Proyek di Dinas PU Ditarget Awal April

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelelangan paket-paket proyek fisik yang dikelala Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal (Madina) tahun anggaran 2015 diterget awal April mendatang. Itu dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina, Risfan Juliandri menjawab Mandailing Online, Kamis (12/2/2015) terkait banyaknya desakan dari kalangan pengusaha jasa konstruksi agar jadwal pelelangan dipercepat. “Kita upayakan dimulai awal […]

  • Proyek Jalan Usaha Tani di Desa Jambur Baru Batangnatal Mankrak. Garda Pantai Barat Akan Lapor Ke Tipikor

    Proyek Jalan Usaha Tani di Desa Jambur Baru Batangnatal Mankrak. Garda Pantai Barat Akan Lapor Ke Tipikor

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online-  Proyek jalan usaha tani di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024 dan 2025 diduga mangkrak dan belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Erisandi Nasution, Ketua Gerakan Pemuda Pantai Barat (Garda Pantai Barat), menyatakan bahwa proyek tersebut terindikasi mangkrak setelah melakukan konfirmasi langsung […]

  • Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Harvina, S.Sos Tradisi gotong royong telah lama hidup dalam masyarakat Indonesia. Tradisi ini dapat terlihat dari kebiasaan masyarakat kita yang saling membantu dalam melakukan setiap kegiatan, misalnya dalam prosesi pernikahan, kematian, menjaga lingkungan dan bercocok tanam. Namun, beberapa tahun terakhir, tradisi gotong royong tanpa disadari mulai terkikis keberadaannya, terutama pada masyarakat yang hidup di […]

expand_less