Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
  • print Cetak


Jelang Lebaran 1432 Hijriyah

TEBING TINGGI-
Untuk menghindari kepadatan arus mudik jelang lebaran 1432 H, pemudik diimbau memilih jalur alternatif saat melangsungkan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Juliani Prihatini, kepada Sumut Pos diruang kerjanya, Jumat (26/8) menyarankan, bagi pemudik, hendaknya meng gunakan jalur alternatif menuju Ko ta Medan melalui jalur Dolok Masihul.

“Titik-titik rawan kemacatan terdapat di Jembatan Titi Kuning, perbatasan Kabupaten Serdang Bedagai-Tebing Tinggi, tepatnya KM 72-77, diperkirakan akan padat pada H-3 dan H-2. Pasalnya, badan jalan di lokasi ini, mengalami penyempitan karena banyaknya truk yang parkir istirahat,” terang Juliani.

Ditambahkan Juliani, di Jalan Sudirman inti kota juga diperkirakan mengalami kemacatan, karena banyaknya warga yang berbelanja. “Untuk mengatasi itu semua, personel telah kita tempatkan di Pos Pam sampai 24 jam,” katanya.

Sementara untuk jalur alternatif Tebing Tinggi-Medan via Dolok Masihul, sebutnya, sangat baik dilalui pengendara sepeda motor dan mobil pribadi tujuan Medan. Rute yang ditempuh sekitar 75 Km, diantaranya melalui Pos pam Simpang Beo, Jalan KL Yosudarso, Kota Tebing Tinggi, memutar kekiri langsung menuju Dolok Masihul, Kota Galang, kemudian keluar di Kota Lubuk Pakam.

Sementara untuk titik rawan kecelakaan, ucapnya, berada di Jalan Tebing Tinggi-Pematang Siantar, tepatnya KM 100-101 di Desa Limbong, jalur Tebing Tinggi-Asahan KM 87-88 tepatnya di Desa Paya Pasir, Sergai. Untuk Jalan Soekarno Hatta, kondisi jalan terdapat median pembatas jalan setinggi hampir satu meter dan di kawasan Gunung Lauser Kota Tebing Tinggi, kondisi jalannya berlobang.

Dia mengimbau, agar mudik berjalan lancar, sebaiknya pemudik terlebih dulu memeriksa kondisi ban, tekanan angin dan air radiator. “Periksa kelengkapan surat kenderaan, patuhi semua rambu dan marka jalan, tetap dilajur kiri, lajur kanan hanya untuk mendahului, pilih jalan alternative untuk menghindari kemacetan dan khusus pengendara roda dua, wajib memakai helm SNI dan lampu utama di nyalakan,” jelasnya.
Terpisah, Dinas PU Deli Serdang menyiapkan beberapa jalur alternatif untuk kendaraan roda dua dan empat.

“Ada beberapa jalur alternatif yang kita siapkan bagi kendaraan roda dua dan roda empat di beberapa titik di wilayah Kabupaten Deli Serdang,” kata Kepala Dinas PU Pemkab Deli Serdang Ir Faisal melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Khairum Rizal, Jumat (26/8).

Rizal menjelaskan, untuk jalur alternatif yang dapat dilalui roda dua dan roda empat, terdapat di jalur Simpang Tuntungan-Kutalimbaru-Taburan-Tanduk Benua-Bandar Baru (Simpang Pramuka), dengan panjang jalur 37, 8 kilometer (Km).

“Warga yang ingin pulang kampung ke Berastagi, tidak harus melintasi Jalan Djamin Ginting, tapi bisa melewati jalur alternatif lain,” sarannya.
Jalur alternatif lain yang dapat dilintasi, jalur Kecamatan Deli Tua atau melintasi Lapangan Sejati Medan Johor-Simpang Batu Penjemuran-Namorambe-Sembahe panjang jalur 30 Km.

Selain itu, bagi pemudik yang hendak menghindari kemacetan di pasar tradisional dan adanya jalan longsor di jalan Djamin Ginting Km 26, tepatnya di Desa Sugau Kecamatan Pancur Batu, dapat melintasi Batu Penjemuran-Durian Tonggal-Pancur Batu dengan panjang jalur 8 Km.
Disebutkanya, jalur alternatif khsusu mudik itu dipersiapkan dengan kelas jalan kabupaten yang hanya dapat dilalui kendaran roda enam kebawah.(mag-3/btr)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut kembali meraih prestasi dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini WTP ini diraih berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatera Utara (Sumut). Laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut diterima langsung oleh Wakil […]

  • Kepala Desa Minta Pemkab dan Perusahaan Tingkatkan Sosialisasi

    Kepala Desa Minta Pemkab dan Perusahaan Tingkatkan Sosialisasi

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para Kepala Desa di empat kecamatan mengaharapkan kepada pihak Pemkab Madina dan PT SMGP untuk lebih meningkatkan pendekatan kepada seluruh masyarakat yang ada di sekitar lokasi wilayah kerjanya sehingga masyarakat mengetahui dengan jelas bahwa pembangkit listrik tenaga panas bumi tidak berdampak negatif apabila terjadi pengeboran sumur panas bumi tersebut. Kepala […]

  • Dana Reklamasi Tambang Emas Ilegal Kotanopan Dipertanyakan

    Dana Reklamasi Tambang Emas Ilegal Kotanopan Dipertanyakan

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait bekas tambang emas ilegal  di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal yang direklamasi menjadi areal penanaman tanaman muda masih menjadi tanda tanya besar. Pasalnya akrifitas ilegal tersebut seolah dilegalkan oleh pemerintah karena melibatkan diri dalam program reklamasi. Camat Kotanopan Muslih Lubis yang dikonfirmasi seputar dari mana anggaran reklamasi tersebut mengaku tidak […]

  • Mendagri: Pembahasan Pemekaran Tak Mendesak

    Mendagri: Pembahasan Pemekaran Tak Mendesak

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    57 Pemekaran tak Ada Masuk Kategori Baik JAKARTA-Mendagri Gamawan Fauzi menjelaskan, grand design penataan daerah yang akan dijadikan acuan pemekaran daerah, telah dimasukkan dalam draf rancangan revisi UU Nomor 32 Tahun 2004. Hal ini dianggap penting agar ada payung hukum bagi grand design sebagai acuan pemekaran. “Karena ketika grand design akan diaplikasikan, maka harus ada […]

  • Perusahaan Norwegia Siap Eksplorasi Halmahera II

    Perusahaan Norwegia Siap Eksplorasi Halmahera II

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Statoil Indonesia, perusahaan Migas asal Norwegia memenuhi janjinya untuk melakukan survei seismik di lahan seluas 6.000 hektar di blok Halmahera II. Pernyataan itu disampaikan Agus Budiyanto, Humas Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) di Jakarta (22/7). Menurutnya, perusahaan tersebut siap melakukan eksplorasi yang akan memakan waktu lebih kurang 3 bulan. […]

  • Lahan Pertanian di Madina 4,4 Ribu Ha Terdampak Bencana

    Lahan Pertanian di Madina 4,4 Ribu Ha Terdampak Bencana

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGAJUANG (Mandailing Online) – Areal pertanian yang terdampak bencana alam di Mandailing Natal (Madina) mencapai 4.498.78 hektar. Di antaranya mengalami gagal tanam atau puso 3.630.35 hektar. Itu diungkap Kepala Dinas Pertanian Madina Taupik Zulhandra Ritonga saat mendampingi Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi dan pejabat Sekretariat Kementan, Dr. Ir. Ali Jamin bersama Deputi I Bidang […]

expand_less