Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Sepanjang Tahun 2011, sedikitnya hampir 17 kasus korupsi yang ada di Sumatera Utara di tangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, dari 17 kasus tersebut, sembilan diantaranya telah memasuki tahap penyidikan dan dalam pengawasan ketat pihak Polda Sumut, sedangkan sisanya baru memasuki tahap pemberkasan.

Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Nugroho ketika dijumpai di ruangan kerjanya, kemarin. “Sepanjang 2011 ini hingga pertengahan tahun, ada sekitar 17 kasus Korupsi yang masuk ke Polda Sumut. Namun dari 17 kasus itu hanya sembilan kasus yang sudah masuk ke tahap penyidikan, bahkan ada beberapa yang sudah ditetapkan tersangka, selebihnya baru tahap pemberkasan,” ujar Sadono.

Sadono menambahkan dari keseluruhan kasus yang ditangani Diteskrimsus Polda Sumut, hanya ada beberapa kasus yang sudah mulai menjadi konsentrasi khusus dari pihaknya, kasus-kasus tersebut dikategorikan kedalam kasus yang tingkat korupsinya paling tinggi, dan tingkat dampaknya paling tinggi.

“Kita juga dalam menetukan kasus-kasus korupsi ini harus bisa menempatkan tingkat korupsinya paling tinggi, dan tingkat dampaknya, seperti kasus Korupsi Bina Marga Kota Medan, dan Kasus korupsi Master Plan Kota Medan, oleh karena itu kita hanya baru bisa konsen pada beberapa kasus saja dulu, namun tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan ke kasus lainnya dalam waktu dekat ini,” ujar Sadono.

Sementara, Kasubdit I Tipikor Polda Sumut, AKBP Ferdy Kelele yang dikonfirmasi wartawan, seputar data-data korupsi yang berkasnya sudah masuk ke Kejaksaan mengaku belum bisa memberikan seluruhnya kepada masyarakat, dikarenakan masih dalam penyidikan lanjut, namun dirinya sempat berkata bahwa kasus Master plan Kota Medan sempat ditolak Kejaksaan karena alasan kelengkapan berkas.

Kesembilan kasus yang ditangani, diantaranya, pertama, Kasus dugaan penyimpangan dan Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) Tahun 2009. Kemudian, kedua, kasus dugaan Korupsi Master Plan Kota Medan di tahun 2016 mendatang. Dibuat tahun 2006 untuk jangka waktu 10 tahun atau hingga tahun 2016 juga telah disidik. Pada proses pengerjaan proyek yang ditangani Bappeda Medan ini juga ditengarai telah merugikan keuangan negara miliaran rupiah. Polda Sumut sudah membidik tiga tersangka.

Ketiga, dugaan kasus korupsi Bina Marga Kota Medan, dalam hal ini ada tiga kasus dugaan korupsi, yaitu : pengadaan alat berat masih diselidiki pelakunya, pengaspalan jalan juga masih dilidik, dan pembuatan drainase juga masih dilidik, total korupsinya mencapai belasan milyar rupiah. Dan keempat, kasus pengadaan dugaan korupsi pada penyaluran minyak goreng bersubsidi yang dikelola oleh Dinas Perindag Sumut. Sedangkan, Lima kasus lainnya masih dirahasiakan Direskrimsus Polda Sumut dengan alasan penyidikan. (fer/tribun-medan.com)
Sumber : Tribun

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof David Keldani, Pendeta yang Menemukan Kebenaran Islam

    Prof David Keldani, Pendeta yang Menemukan Kebenaran Islam

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Saya tidak bisa menghubungkan sebab-sebab saya memeluk Islam, kecuali kepada petunjuk Allah RabbulAlamin. Tanpa petunjuk Allah, segala pelajaran atau ilmu, pembahasan dan lain-lain usaha untuk menemukan kepercayaan yang lurus ini bahkan mungkin menyebabkan orang tersesat,” ujar Prof Abdul-Ahad Dawud B.D, bekas Pendeta Tinggi di David Bangamni Keldani, Iran. Pendeta David Benjamin Keldani,B.D, merupakan namanya sebelum […]

  • Anggota DPD  RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    Anggota DPD RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA KAPUAS, (MO) – Satu di antara empat anggota DPD RI asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah H. Hamdani MP pada Kamis 2/8 kemarin kunjungi Kabupaten Kapuas setelah sebelumnya kunjungi sejumlah daerah kabupaten lainnya sebagai rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalimantan Tengah. Dalam kunjungannya Ke Kapuas H. Hamdani menyempatkan diri untuk bersilaturrahmi dengan insan pers dan LSM […]

  • Sekumpulan Anak Muda di Madina Gaungkan Tolak Politik Uang di Pilkada 2024

    Sekumpulan Anak Muda di Madina Gaungkan Tolak Politik Uang di Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menuju Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 (Pilkada) di Madina sekumpulan anak muda dan Mahasiswa selenggarakan kegiatan sosialisasi Koalesi Pemilih Millenial tolak dan lawan politik uang serta antisipasi polarisasi politik. Wadih Al Rasyid selaku Sekjen Indonesia Youth Epicentrum Mandailing Natal (IYE Madina) mengatakan, pengaruh peranan uang dan materil dalam proses politik punya […]

  • Advokad Minta Menteri ESDM Tutup PT. SMGP di Madina

    Advokad Minta Menteri ESDM Tutup PT. SMGP di Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Advokat Sumatera Utara (PB PASU) Eka Putra Zakran, SH.MH meminta Menteri ESDM mencanut izin dan sekaligus menutup beroperasinya PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Mandailing Natal. Eka Putra menyatakan itu menyusul hasil investigasi Walhi Sumut yang menemukan indikasi pelanggaran HAM oleh PT. SMGP pada […]

  • Bersaing dengan 22 Negara, MAN 1 Madina Raih Perak dan Perunggu di IID 2021

    Bersaing dengan 22 Negara, MAN 1 Madina Raih Perak dan Perunggu di IID 2021

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DENPASAR (Mandailing Online) – Madrasah Aliah Negeri 1 Madina mampu bersaing dengan 22 negara dalam Indonesia Inventors Day (IID) 2021. IID 2021 berlangsung di Denpasar, Bali, tanggal 26-29 November 2021, diikuti  23 negara. Tim Riset MAN 1 Mandailing Natal (Madina) berhasil meraih Perak dan Perunggu. IID adalah ajang tingkat internasional bagi para penemu lokal dan […]

  • Miniatur Mandailing Makin Mudah Didapat

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehadiran Kampoeng Kaos Madina (KKM) dalam memproduksi miniatur rumah adat Mandailing semakin memudahkan pencinta barang seni mendapatkanya di panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Sebelum, miniatur seperti Bagas Godang dan miniatur Gordang Sambilan harus terlebih dahulu melakukan pesanan ke Bukit Tinggi. Rasyid, yang tinggal di rantau asal Panyabungan kepada wartawan, Kamis (23/5/2013) mengatakan […]

expand_less