Rabu, 20 Mei 2026
light_mode

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Petinju ternama Indonesia Chris John akhirnya memutuskan gantung sarung usai mengalami kekalahan dari petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka,

“Setelah 10 tahun mempertahankan gelar juara dunia, sekarang sudah waktunya bagi saya untuk menggantungkan sarung tinju” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, hari ini.

Pria berusia 34 tahun ini juga menyatakan tidak kecewa kehilangan gelar juara dunianya. “Meski akhirnya gelar juara terlapas, namun inilah olahraga. Ada saatnya menang dan ada saatnya kalah” kata Chris.

Soal rencananya usai tinju, juara dunia keempat asal Indonesia ini akan menjauhi olahraga yang membesarkan namanya tersebut untuk sementara waktu.

“Terima kasih paling utama saya ucapkan kepada Tuhan. Lalu saya juga ucapkan terima kasih pada seluruh rakyat Indonesia di berbagai penjuru dunia.” ucapnya.

“Terima kasih juga buat tim saya yang selama ini solid. Untuk Mega istri saya, anak-anak saya Ferisal dan Rossa, ayah saya yang telah memberikan banyak hal tentang tinju sejak kecil, dan ibu saya yang selalu memberikan doa dimanapun saya berada” jelas Chris John.

Sejak memulai karir profesionalnya pada 1997 lalu, Chris John punya rekor 48 kali menang sekali kalah dan tiga kali seri dalam 52 kali tanding, Ia juga sukses mempertahankan gelar kelas bulunya selama 18 kali sejak 2003 lalu sebelum kandas di tangan Simpiwe Vetyeka.

Chris John gagal mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA setelah dikalahkan petinju Afrika Selatan Simpiwe ‘V12’ Vetyeka pada pertarungan di Metro City, Perth, Australia Barat, Australia, 6 Desember lalu.

Pada pertarungan yang disiarkan langsung oleh televisi swasta nasional  tersebut, Chris John kalah TKO ronde keenam atas petinju Afrika Selatan tersebut. Dengan kekalahan tersebut gelar juara dunia yang dipegang petinju dengan julukan The Dragon tersebut selama 10 tahun tersebut akhirnya lepas.(antara/republika)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Asal Jadi

    Proyek Asal Jadi

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Proyek Asal Jadi : Dek jalan di desa Parmompang kecamatan Panyabungan Timur yang baru beberapa minggu selesai kini, sudah terkelupas. Diharapkan kepada Dinas PU dan DPRD Madina untuk meninjau ulang proyek pembangunan jalan di Panyabungan Timur. Foto : MO

  • Pemda Main-main Urus Seleksi CPNS

    Pemda Main-main Urus Seleksi CPNS

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kewenangan proses seleksi CPNS 2013 yang ditangani pemerintah pusat membuat sebagian besar pemerintah daerah (pemda) kecewa. Kekecewaan ini dilampiaskan dengan caranya sendiri, yakni tidak serius memproses lanjutan tahapan seleksi, yakni penetapan, pengumuman, dan pengusulan pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi peserta yang lulus CPNS. Demikian disampaikan Koordinator Sentra Advokasi untuk Pendidikan Rakyat (Sahdar), […]

  • ” Reshuffle Kejutan” Era Saipullah Nasution. Kadis Perkim dan Plt Kominfo Madina Dicopot

    ” Reshuffle Kejutan” Era Saipullah Nasution. Kadis Perkim dan Plt Kominfo Madina Dicopot

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Gerbong mutasi di Pemkab Mandailing Natal kembali bergerak. Selasa sore (28/4/2026), dua pejabat eselon II kena rotasi mendadak. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Ruli Andri dicopot dari jabatannya. Posisi itu kini diisi Kepala Dinas Koperasi Pandi Lubis sebagai Pelaksana Tugas. Tak hanya Perkim, Plt Kepala Dinas Kominfo Rahmad Hidayat juga ikut […]

  • Gubuk Terpal, Saksi Kemiskinan yang Terlupakan

    Gubuk Terpal, Saksi Kemiskinan yang Terlupakan

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah Guru dan Pegiat Literasi Islam Menyedihkan dan membuat gerimis hati siapa saja yang melihatnya. Potret kemiskinan di negeri ini memang seperti fenomena gunung es. Data dan fakta yang tersembunyi lebih banyak lagi. Pendataan tak rapih menjadi pangkal persoalan dari kasus kemiskinan serupa. Jika di ibukota ada yang tinggal di bawah jembatan, […]

  • Ibalun Amantaido Boto Ningna  Anggo Napatikal-Tikalkon

    Ibalun Amantaido Boto Ningna Anggo Napatikal-Tikalkon

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dompak libur ni pagawe tar rami-ramido manyogot kombur dilopo si Jabulelei salaos manyirup-nyirup kopi sanga tes manis otik gulona, songoni dei antong dompak baru-baru pemilihan Bupati kecek nihalakpe antong kecek politikma, baru-baru margonti Bupati kecek pagawe musema natarbege, tup-tap dom ilala Jabulele manambai aek milas arana mur mrsitutu kombur ni halak. Anggo udai si Karaddul […]

  • Srikandi PP Madina Gelar Muscab

    Srikandi PP Madina Gelar Muscab

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Srikandi Pemuda Pancasila Cabang Mandailing Natal (Madina) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) I di aula hotel Payaloting, Sigalapang, Panyabungan, pada Kamis (24/3). Muscab yang mengangkat tema “Re-aktualsasi Peran dan Eksistensi Srikandi Pemuda Pancasila, Mengukuhkan Kiblat Pergerakan Kaum Perempuan” ini dihadiri secara langsung oleh Ketua DPW Srikandi PP Sumut Rosda, SE dan beberapa […]

expand_less