Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Mantan Polisi Bacok Selingkuhan Istri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

KISARAN- Mantan polisi Mapolres Asahan, Ronggo Warsito (43) menggerebek istrinya, RS (40) sedang berhubungan intim dengan pria selingkuhannya ZE (42) di rumah kontrakannya, Jumat (10/2), di Jalan DR Wahidin Gang Beruang, Kisaran. Akibatnya, Warsito emosi dan membacok ZE.

Informasi yang dihimpun POSMETRO MEDAN (Grup Sumut Pos) di lokasi kejadian menyebutkan, Warsito sudah lama mendengar kabar isterinya memiliki pria selingkuhan. Akhirnya, kabar itu terbukti di depan matanya sendiri, istrinya sedang bercinta dengan ZE, di rumah kontrakannya sekira pukul 00.30WIB. Ketika itu, dia melakukan penggrebekan bersama Kepala Lingkungannya, Marno.

Spontan, Warsito emosi dan menangkap ZE warga Jalan By Pas Tanjung Aur, Padang -Sumbar yang sedang menjalankan bisnis di Kisaran. Sedangkan RS yang merupakan seorang PNS di satu Puskesmas di Asahan langsung kabur meninggalkan rumah kontrakan tersebut.

Kaburnya, RS justru membuat emosi Waristo memuncak, seketika itu juga parang yang diselipkan di pinggangnya langsung membacok bahu kiri ZE hingga mengalami luka serius. Saat Waristo hendak membacok kedua kalinya, ZE langsung lari dan sembunyi di rumah warga.

Waristo yang sudah emosi terus melakukan pencarian, sembari berujar ingin memberi pelajaran terhadap lelaki yang menyelingkuhi isterinya. Bahkan emosinya terus memuncak hingga nekad merusak bagian kaca samping mobil ZE yang tidak jauh di parkir dari rumah kontrakan tersebut.

Mendengar keributan tersebut, Polres Asahan yang bertugas di Pos Kota Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sisingamangaraja Kisaran maupun dari Mapolres Asahan langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kehadiran polisi itu justru mebuat Waristo takut dan menghindar, sedangkan polisi masih mencari keberadaan ZE. Ternyata, ZE bersembunyi di satu rumah warga yang tak jauh dari rumah kontrakan Waristo dan istrinya. Polisi akhirnya membawa ZE untuk diobati dan diminta keterangannya. Kini Petugas Polres Asahan sedang mendalami perkara tersebut.

Akibat perkaran pembacokan itu, ZE melapor ke Mapolres karena merasa dianiaya dan terancam nyawanya. Hanya saja, Waristo yang telah berhenti menjadi polisi sejak lima tahun lalu akibat berbagai kasus pidana hingga kini tak diketahui keberadaannya.

Tapi, sumber POSMETRO MEDAN (Grup Sumut Pos) di Mapolres Asahan, Waristo akan melaporkan ZE dan RS yang telah serumah tanpa ikatan resmi dan terlebih RS masih berstatus isterinya.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Fahrijal SIK mengatakan, kasus perselingkuhan hingga ke pembacokan sedang didalami penyelidikannya, karena perlu mengecek ulang untuk mengetahui perkembangannya.
Di tempat tugasnya, ternyata RS tidak ditemukan pada Jumat (10/2). RS tidak terlihat datang ke tempatnya kerjanya.

Informasi dari sejumlah warga di sekitar rumah kontrakan Waristo menyebutkan, ZE dan RS sering berduaan di rumah kontrakan semi permanen tersebut, bahkan hubungan keduanya layaknya suami-isteri punya ikatan resmi. (van/smg.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Pemkab Madina harus didukung

    Kinerja Pemkab Madina harus didukung

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Wakil Sekeretaris Jenderal (Wasekjen) GM FKPPI Sumut, Alex A Kawilarang mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di kalangan pemuda di Madina agar menjaga suasana kondusifitas untuk menyukseskan pembangunan di Madina. Hal itu disampaikan Alex menanggapi adanya isu-isu negatif yang berkembang di Madina terkait persoalan politik yang sedang bergulir saat ini. Alex menegaskan, agar seluruh […]

  • 8 Kecamatan Rawan Longsor, 6 Rawan Banjir

    8 Kecamatan Rawan Longsor, 6 Rawan Banjir

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Paluta menyusun profile daerah rawan bencana dalam bentuk peta (map) rawan bencana. Tujuannya mengidentifikasi kawasan rawan bencana dan permasalahannya. Berdasarkan data dan analisa BPBD, kawasan rawan bencana banjir meliputi 6 kecamatan yakni Kecamatan Dolok, Dolok Sigompulon, Simangambat, Portibi, Padang Bolak dan Batang Onang. Untuk kawasan rawan bencana […]

  • Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Pengusaha Surung Panjaitan divonis 2,5 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Medan, Senin (21/1). Sekretaris Umum Gapensi Sumut ini terbukti menyuap Bupati Madina Hidayat Batubara Rp 1 miliar untuk mendapatkan proyek pembangunan RSUD Panyabungan. “Menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan kepada terdakwa Surung Panjaitan. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp50 […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

  • Srikandi PP Madina Gelar Muscab

    Srikandi PP Madina Gelar Muscab

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Srikandi Pemuda Pancasila Cabang Mandailing Natal (Madina) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) I di aula hotel Payaloting, Sigalapang, Panyabungan, pada Kamis (24/3). Muscab yang mengangkat tema “Re-aktualsasi Peran dan Eksistensi Srikandi Pemuda Pancasila, Mengukuhkan Kiblat Pergerakan Kaum Perempuan” ini dihadiri secara langsung oleh Ketua DPW Srikandi PP Sumut Rosda, SE dan beberapa […]

  • Kenangan Positif Dari Achmad Fauzi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe S.Ik menyatakan memiliki banyak kenangan positif di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakannya, Jum,at (31/5/2013) sebelum meninggalkan jabatan kapolres Madina dan pindah ke Kabupaten Labuhan Batu sebagai kapolres baru di sana. “Madina bukanlah daerah asing bagi saya, karena di Madina sendiri masih banyak keluarga dari orang tua, terutama […]

expand_less